Share

69. Akun Peneror

Author: CacaCici
last update publish date: 2026-06-10 21:23:57

"Cuma bercanda doang, Mas," ucap Aluna dengan nada pelan, gugup dan bimbang. Satu sisi dia takut oleh aura intimidasi suaminya yang mengerikan, akan tetapi di sisi lain dia tergoda oleh ABS Kaizen yang terpampang jelas di depan wajahnya.

Aluna duduk di sofa sedangkan Kaizen berdiri tepat di depannya. Perut pria ini berada tepat di depan Aluna, posisi strategis untuk Aluna yang sudah sangat ingin menyentuhnya.

"Bercanda?" Kaizen menaikkan sebelah alis, menatap istrinya dengan raut muka datar.
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (6)
goodnovel comment avatar
CacaCici
⊂⁠(⁠´⁠・⁠◡⁠・⁠⊂⁠ ⁠)⁠∘⁠˚⁠˳⁠°⊂⁠(⁠´⁠・⁠◡⁠・⁠⊂⁠ ⁠)⁠∘⁠˚⁠˳⁠°
goodnovel comment avatar
CacaCici
Hihihi ... betul tuh, Kak. Kesannya si Vanessa kek dikacangin kan.
goodnovel comment avatar
CacaCici
Semoga saja Salu adalah Kaizen yah, Kak.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   387. (GD) Di Kota Selatan

    "Jangan mengajari putriku untuk sesat seperti kamu, Mas," ucap Aluna pada suaminya. Kaizen senyum tipis pada istrinya, menatap dalam pada Aluna. Setelah itu, dia kembali menatap putrinya, "Azam itu nekat. Jadi lebih baik temukan yang kau sukai, Nak." "Ini sama saja Daddy memaksaku untuk menikah," ucap Kaina berang. "Atau kau ingin Eiren?" Kaizen menaikkan sebelah alis, menatap lekat dan teliti pada putrinya. "Apalagi ini?!" Kaina kembali memutar bola mata secara jengah setelah itu menatap malas pada daddynya. Dari luar, dia mungkin tampak seperti muak dan jengah. Namun, di dalam dia begitu gugup dan jantungan. Dia tahu daddy-nya sedang mengujinya dan Kaina harus bisa menyembunyikannya sebaik mungkin. "Mommy setuju kalau kamu sama Kak Elzeren." Aluna langsung bertepuk tangan—tak menimbulkan suara karena tepukannya pelan. Senyumannya mengembang, menatap penuh binar pada putrinya, "Sera juga setuju kan kalau Kaina dengan Kak Eiren?" "Se-setuju, Mom," jawab Sera kikuk, meliri

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   386. (GD) Dipaksa Menikah?

    "Hais." Kaina kembali menunjukkan ekspresi jijik dan geli secara bersamaan. Sungguh dia mual dan merasa geli dipanggil sayang oleh pria ini. Apalagi mendengar suara Zidan yang sengaja di berat-beratkan. "Putriku tidak mengenalmu dan aku lebih percaya pada putriku," ucap Kaizen tegas, "jam bertamu sudah habis. Silahkan pergi," tambahnya, kali ini nadanya dingin—menatap tajam pada ketiga tamunya. "Caramu mengusir kami terlalu arogan. Kami ini Azam!" kesal Galuh, ayah Zidan. Dia tak terima diusir oleh Kaizen. Dia adalah orang yang sangat terhormat dan semua elit segan padanya karena dia seorang Azam. "Tidak ada yang bertanya." Kaizen berkata santai. "Silahkan," lanjutnya. Galuh berdiri dengan wajah masam, lalu setelah itu segera pergi dari sana sambil menggandeng istrinya. Sedangkan istrinya, sejak tadi hanya diam karena terus memandangi seseorang yang sangat mempesona di matanya. "1 minggu lagi aku akan datang untuk melamarmu, Kaina. Aku akan membawa keluarga Azam lainnya." Zi

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   385. (GD) Pacar Kaina Datang

    Setelah makan malam bersama, Kaina berniat mengajak keponakannya untuk jalan-jalan. Sebenarnya Kaina ingin jalan-jalan dengan Sera juga, hanya saja suami sahabatnya tersebut tak mengizinkan.Namun, semua rencana yang ingin dia lakukan tersebut terpaksa batal karena tiba-tiba saja ada tamu dari keluarga Azam. "Aku dan orang tuaku datang untuk membahas hubungan saya dengan Kaina. Aku ingin lebih serius dengan Kaina, Om," ucap seorang pria dengan wajah tegas dan cukup tampan. Caranya berbicara penuh percaya diri dan auranya cukup kuat, berusaha mendominasi siapapun di ruangan mewah dan megah tersebut. "Lebih serius?" Kaizen menaikkan sebelah alis, menatap lekat dan teliti pada pria tersebut. "Ya, Om Kaizen." Pria itu menaikkan dagu, senyum tipis dan cukup arogan. Zidan Az! Dia seorang Azam, sekalipun bukan Azam inti tetapi keluarganya sangat dekat dengan Azam inti. "Putriku tidak boleh menikah dengan keluarga Azam," tegas Aluna tiba-tiba, bersamaan dengan Kaina yang baru tiba di ruan

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   384. (GD) Putrimu Uncle

    Ziel juga ingin bayal jajan Auti kayena Ziel peyia sejati!" semangat Daziel pada akhir kalimat. "Hahaha …." Kaizen tertawa pelan, semakin gemas dan merasa lucu pada tingkah cucunya. Point pentingnya anak kecil ini selalu memperhatikan daddy-nya dan juga kakeknya, lalu ingin mencontohnya. "Karena kau dihukum oleh Daddymu dan itu murni karena kesalahanmu, jadi Kakek tidak bisa memberikan uang secara cuma-cuma padamu." Kaizen berkata lembut. "Ziel tahu, oleh kalena itu Ziel minta pekeljaan dayi Kakek." Anak itu menyeru penuh semangat. "Humm." Kaizen berdehem, "Saat ini Nenek sedang membuat Cookies. Bantu Nenek sebaik mungkin. Lakukan apapun yang Nenek suruh. Setelah pekerjaanmu selesai, Kakek akan memberimu uang." "Siap, Big Boss!" seru Daziel penuh semangat dan antusias, setelah itu segera berlari keluar dari ruang kerja kakeknya. Melihat tingkah cucunya yang penuh semangat dan selalu menggemaskan, Kaizen kembali geleng-geleng kepala secara pelan. Senyuman tipis mengembang

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   383. (GD) Pria Sejati!

    Jadi sekalian saja," ucap Elzeren datar, meraih tangan Kaina lalu menarik perempuan itu supaya ikut dengannya. Kaina akhirnya menyerah, bersedia pulang dengan Elzeren. Selama di mobil, mereka hanya diam dan tak saling bersuara. Hingga akhirnya Elzeren bersuara. "Aku sudah mengganti parfum," ucap Elzeren tiba-tiba. Suaranya bariton—berat dan tegas. Kaina mengerutkan kening, menatap bingung pada Elzeren. Mengganti parfum? Kenapa Elzeren harus mengatakan itu padanya? Atau pria ini sedang tidak berbicara dengannya? Ah, sepertinya memang tak berbicara padanya karena Elzeren terlihat menatap lurus ke arah depan. Elzeren tiba-tiba menoleh ke arah Kaina, membuat Kaina kembali bingung. "Tapi kenapa kau masih menghindar, Hum?" "O-oh." Kaina ber-oh-ria dengan gugup, menoleh ke arah lain sejenak lalu kembali menatap Elzeren. Ck, Kaina harus jawab apa?! Dulu dia beralasan parfum dan ternyata Elzeren mengganti parfumnya karena hal itu. Padahal, sejujurnya dulu aroma parfum itu

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   382. (GD) Menghindar Tetapi Gagal

    Kaina menyeret kopernya dengan cepat, begitu gugup dan panik secara bersamaan. Kurang lebih lima tahun dan selama itu dia tak pernah bertemu lagi dengan sosok pria tadi. Terakhir, ketika Sera melahirkan Daziel dan geng Ano datang untuk menjenguk Sera—beberapa hari setelah Sera melahirkan. Setelahnya dia tak pernah lagi bertemu dengan pria itu. Kaina dulu sangat sibuk dengan kuliahnya. Lalu setelah wisuda, Kaina pulang ke negara ini. Namun, dia diusir oleh daddynya karena waktu itu … tiga hari di negara ini, Kaina memotong rambutnya hingga benar-benar pendek—menyerupai potongan rambut pria. Daddynya sangat marah dan menyuruh Kaina untuk menetap di salah satu negara yang ada di benua eropa. Di negara itu ada perusahaan Adam, dan daddy-nya menyuruh Kaina mengurus perusahaan itu. Kaina tak boleh pulang sebelum rambutnya sepanjang pinggangnya. Itu hukuman untuk Kaina. Sekarang rambutnya sudah sepanjang pinggang, jadi hukumannya sudah berakhir. Pertumbuhan rambutnya sebenarnya cepat.

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   3. Nikahi Dia, Kaizen!

    Di sisi lain, Aluna yang panik langsung bersembunyi dalam selimut. Sedangkan wanita yang masuk ke kamar ini, tiba-tiba saja berlari keluar. Di dalam selimut, Aluna mencoba menangkan diri. Namun melihat pria di sebelahnya hanya mengenakan celana pendek, Aluna semakin panik. Rasa paniknya lebih tak

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   2. Malam Panjang

    Kaizen segera memeriksa mobilnya, mencari keberadaan sumber suara tersebut. Saat Kaizen menoleh ke belakang mobil, dia tidak menemukan apapun. "Sssst … mmm …." Akan tetapi suara itu jelas dari arah jok belakang. Kaizen memutuskan lebih teliti memeriksa, membuka pintu jok belakang untuk melihat

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   1. Jebakan dan Pertolongan

    "Aku sudah memasukkan obat perangsang ke dalam minumanmu, Aluna Sayang." Aluna Rasya Adam (24 tahun), melebarkan mata saat mendengar ucapan pria tersebut. Ia menatap takut campur panik pada seorang pria yang saat ini berdiri di hadapannya. Pria itu menjulang tinggi, memperlihatkan senyuman miring

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   90. Terdengar Luka

    "Elleh." Sza menatap Aluna dengan mata berang, "katanya mau cerai?" ucapnya. Saat ini Aluna dan Sza berada di kursi tunggu rumah sakit. Kaizen sedang menemui dokter yang memeriksa Aluna untuk menanyakan kondisi Aluna agar lebih pasti dan meyakinkan. "Syuut! Pelan-pelan! Ada Pak Alan," bisik Aluna

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status