Beranda / Romansa / Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot! / 73. Kaizen Xavier Adam Tercinta

Share

73. Kaizen Xavier Adam Tercinta

Penulis: CacaCici
last update Tanggal publikasi: 2026-06-12 21:10:50

Aluna segera menghampiri Kaizen, di mana setelah di depan pria itu Kaizen langsung mendongak lalu menyerahkan HP tersebut pada Aluna. Sebelum Aluna memintanya.

Aluna memeriksa HP-nya karena takut Kaizen melakukan sesuatu pada ponselnya.

Kaizen berdiri dari kursi, segera meraih pergelangan tangan Aluna lalu menariknya supaya ikut dengannya.

"Aku tidak ikut pulang," ucap Aluna cepat.

Kaizen menoleh pada Aluna, melayangkan tatapan tajam dan membunuh pada istrinya. "Tidak ingin pulang?" dingin
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (4)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Huhuhu ... kelihatan yah, Kak, kalau Kaizen cinta sama Aluna?(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
goodnovel comment avatar
Nina Tantina
Dasar Kaizen walaupun tembok tpi dia mencintai Aluna dgn caranya sendiri , Aluna nya aj yg negative thinking terus ke Kaizen...
goodnovel comment avatar
CacaCici
Kalau bukan si Tembok yah kan, Kak. (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   314. (G) Ditemukan

    "Ke-kenapa semua orang malah menjauhiku? A-aku … tidak ada yang mau menemaniku?" gumam Gabby pelan, menunjukan ekspresi murung dan sedih. "Akhir-akhir ini mereka semua sangat sibuk, pekerjaan mereka padat. Mungkin karena itu, mereka semua memutuskan untuk tidur karena sebelum liburan ini mereka semua kurang tidur. Kau tahu kan, mereka penggila kerja. Bahkan Elzeren yang masih muda," ujar Gavin, mengedikkan pundak—sama sekali tak mempermasalahkan teman-temannya yang pergi dan memilih tidur dibandingkan menemani Gabby jalan-jalan. "Lagipula masih ada aku. Ayo," lanjutnya. "Tapi … cuma kita berdua?" Gabby mengerutkan kening, menatap tak yakin pada Gavin."Kenapa tidak?" Gavin berujar santai. "Kamu nggak takut Nakilla cemburu?" Gabby menunjukkan ekspresi khawatir, seolah dia adalah orang yang paling peduli pada hubungan antara Gavin dan Nakilla."Tidak." Gavin menggelengkan kepala secara santai, "Nakilla perempuan pengertian. Dia tak akan cemburu dengan mudah. Toh, dia tahu kalau kau i

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   313. (G) Semua Orang Menjauhi

    "Yah, aku setuju!" ucap Kaina sambil merangkul bangga pada Sera, "idemu memang brilian, Sahabatku," puji Kaina, memonyongkan bibir dan berniat mencium pipi Sera. Namun, dia tidak benar-benar berniat. Dia hanya mengoda Sera. "Iii." Sera langsung menjauhkan kepalanya supaya Kaina tidak bisa mencium pipinya. Dia menampilkan ekspresi wajah jijik, menatap muram campur berang pada sang sahabat. "Ajaran sesat sebenarnya. Tapi … sepertinya lumayan untuk dijalankan," ucap Ruby dengan nada rendah, mengamati dan menatap Sera dengan ekspresi wajah ragu. Masalahnya, Ruby dan Xyron saja tak akrab. Semisal Ruby mengikuti ajaran sesat Sera ini—memusuhi Xyron dengan cara mendiaminya, memangnya akan ada efeknya? Namun, ajaran sesat ini memang patut Ruby coba. Setidaknya Ruby tak harus berbicara dengan Xyron untuk beberapa hari ini. "Umm … aku akan coba ide kamu, Ra," ucap Calissya dengan nada canggung. Ini pertama kalinya dia berbicara dengan Sera. Sekalipun mereka sering duduk bersama dan ku

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   312. (G) Ajaran Sesat Sera

    "Pakai sekarang juga! Ini perintah suamimu, Sera Ghazalah Adam!" peringat Xavier. Sera mengerjap beberapa kali setelah itu berdiri dari pangkuan Xavier. Dia meraih lingeri tersebut lalu segera masuk ke kamar mandi untuk mengenakan baju seksi tersebut. Tak lama Sera keluar dari kamar, berjalan kikuk dan mendekat pada Xavier yang sudah pindah ke pinggir ranjang. Sebenernya pria itu duduk menghadap Sera, akan tetapi Xavier terlihat menunduk dan fokus menatap surat laporan medis milik Sera. Xavier terus membaca laporan tersebut secara berulang kali, efek terlalu senang akan jadi daddy. "Ma-Mas," cicit Sera setelah berdiri tak jauh dari suaminya. Dia begitu malu karena dress yang ia kenakan ini sangat seksi. Belahan dadanya terlihat jelas. Dari belakang, punggungnya juga terekspos jelas. Dress ini juga sangat pendek, hanya bisa menutupi pangkal paha. Itupun masih ada guntingan di atas samping, membuat paha dan pinggangnya tampak. "Humm?" Xavier berdehem rendah lalu mendongak

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   311. (G) Kutukan

    Bug'Xavier menabrak sangat kuat dinding di sebelah pintu kamar. Namun, ekspresi wajahnya sama sekali tak menunjukan rasa sakit. Malah, senyuman pria dingin yang terkenal arogant itu terus mengembang. Tanpa peduli pada keadaannya, Xavier meraba-raba pintu lalu segera masuk ke dalam kamarnya. Demi Tuhan! Rasa senang yang menyelimutinya saat ini sangat kuat biasa, hingga rasanya dia seperti orang linglung yang buta. Dalam kepalanya hanya ada wajah istrinya yang sedang senyum lebar padanya. Lalu di matanya, terpampang jelas sebuah taman bunga indah yang luas. Euphoria yang dia rasakan terlalu kuat, hingga rasanya dia seperti berada di alam lain. Xavier Ghazan Adam akan menjadi seorang daddy, suatu saat anak kecil akan memanggilnya daddy. Hal yang membahagiakannya, anak itu terlahir dari perempuan yang sangat ia inginkan sejak …-Bug' Ketika Xavier akan masuk ke kamar, tiba-tiba saja dia terantuk oleh kakinya sendiri. Dia berakhir jatuh dalam posisi bertekuk lutut di lantai. Alih-alih

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   310. (G) Kabur

    "Ini sudah menjadi milikku! Lepaskan tangan kalian berdua dari hadiahku!" geram Xavier, menatap tajam pada Sera dan Kaina. "Enggak mau! Jangan buka hadiahku. Aku batal ngasihnya ke Mas Xavier," pekik Sera. "Kakak! Dengarkan Kai! Di dalam kotak itu, ada tiga hadiah. Salah satu hadiahnya nggak boleh dipamerin. Dosa!" horor Kaina. Xavier menaikkan kedua alis, cukup kaget karena ternyata ada tiga hadiah di dalam kotak ini. Ah, dia semakin penasaran. "Oh yah?" Xavier menarik kuat kotak tersebut sehingga lepas dari tangan istrinya dan Sera. "Aiden, tahan kedua alien ini," titah Xavier kemudian supaya Aiden menahan istri dan adiknya. Agar dia bisa membuka hadiah dengan tenang. "Ba-baik, Tuan," ucap Aiden cukup gugup, akan tetapi tetap patuh. "Oke-oke, hadiahnya boleh dibuka. Ta-tapi … di dalam situ ada tiga kotak hadiah. Ya-yang kotaknya warna merah jangan dibuka. Pliss!" pinta Sera, menyatukan tangan di depan wajah sambil menatap memohon pada suaminya supaya nanti tak memb

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   309. (G) Berebut Hadiah

    "Menurutku ini tidak perlu dilakukan, X," ucap Xyron dengan nada serius, "apapun yang Sera berikan padamu, jelas itu yang paling spesial untukmu. Jadi kita tak harus membanding-bandingkan begini." "Iya, Kak. Ngapain ngebanding-bandingin hadiah satu dengan hadiah dua." Kaina ikut memperkuat ucapan Xyron. Bagi Kaina, membandingkan hadiah yang satu dengan yang lainnya, itu terlalu norak dan mengurangi nilai ketulusan di dalamnya. Jadi dia sangat tidak setuju dengan usulan Gavin dan Gabby. "Kaina, kau tidak paham …-" Gavin ingin menyangkal. Akan tetapi Kaina yang terkenal keras kepala dan pemberontak, langsung memotong ucapannya. "Apa yang tidak aku pahami? Niatan pamer Kak Gabby?" potong Kaina dengan nada tegas. "Aku tahu kamu hanya ingin melindungi Sera, Kaina. Kamu takut kan kalau hadiah dari Sera tidak istimewa dan kurang memberikan kesan, iya kan?" Gabby berkata santai, senyum penuh percaya diri pada Kaina. "Tidak sama sekali. Aku tidak setuju dengan ide kalian karena memban

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   2. Malam Panjang

    Kaizen segera memeriksa mobilnya, mencari keberadaan sumber suara tersebut. Saat Kaizen menoleh ke belakang mobil, dia tidak menemukan apapun. "Sssst … mmm …." Akan tetapi suara itu jelas dari arah jok belakang. Kaizen memutuskan lebih teliti memeriksa, membuka pintu jok belakang untuk melihat

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   1. Jebakan dan Pertolongan

    "Aku sudah memasukkan obat perangsang ke dalam minumanmu, Aluna Sayang." Aluna Rasya Adam (24 tahun), melebarkan mata saat mendengar ucapan pria tersebut. Ia menatap takut campur panik pada seorang pria yang saat ini berdiri di hadapannya. Pria itu menjulang tinggi, memperlihatkan senyuman miring

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   90. Terdengar Luka

    "Elleh." Sza menatap Aluna dengan mata berang, "katanya mau cerai?" ucapnya. Saat ini Aluna dan Sza berada di kursi tunggu rumah sakit. Kaizen sedang menemui dokter yang memeriksa Aluna untuk menanyakan kondisi Aluna agar lebih pasti dan meyakinkan. "Syuut! Pelan-pelan! Ada Pak Alan," bisik Aluna

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   51. Suami Alergi ….

    "Karena Mas Zen sudah baik padaku, membantuku untuk mengantar bukti rekaman CCTV, hari ini aku mau masakin serba udang buat dia. Umm … sepertinya udang garlic butter enak," monolog Aluna, berjalan antusias ke dalam rumah. Dia baru pulang dari tempat kerja. Sekalipun wajahnya sudah terlihat lelah aka

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status