Inicio / Romansa / Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot! / 73. Kaizen Xavier Adam Tercinta

Compartir

73. Kaizen Xavier Adam Tercinta

Autor: CacaCici
last update Fecha de publicación: 2026-06-12 21:10:50

Aluna segera menghampiri Kaizen, di mana setelah di depan pria itu Kaizen langsung mendongak lalu menyerahkan HP tersebut pada Aluna. Sebelum Aluna memintanya.

Aluna memeriksa HP-nya karena takut Kaizen melakukan sesuatu pada ponselnya.

Kaizen berdiri dari kursi, segera meraih pergelangan tangan Aluna lalu menariknya supaya ikut dengannya.

"Aku tidak ikut pulang," ucap Aluna cepat.

Kaizen menoleh pada Aluna, melayangkan tatapan tajam dan membunuh pada istrinya. "Tidak ingin pulang?" dingin
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado
Comentarios (4)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Huhuhu ... kelihatan yah, Kak, kalau Kaizen cinta sama Aluna?(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
goodnovel comment avatar
Nina Tantina
Dasar Kaizen walaupun tembok tpi dia mencintai Aluna dgn caranya sendiri , Aluna nya aj yg negative thinking terus ke Kaizen...
goodnovel comment avatar
CacaCici
Kalau bukan si Tembok yah kan, Kak. (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
VER TODOS LOS COMENTARIOS

Último capítulo

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   464. (GD) Daddy Marah

    "Sudah mati." Elzeren memotong cepat, duduk di sebelah istrinya sambil merangkul pundak Kaina dengan mesra. "Rangga-nya?" tanya Kaina dengan mata melotot. Elzeren menganggukkan kepala secara pelan. "Kau takut?"Kaina menyingkirkan tangan Elzeren yang ada di pundaknya. "Takut apanya? Mas nggak seru, nggak ngajak-ngajak," cemberut Kaina. Elzeren senyum tipis sambil mengacak surai pada pucuk kepala istrinya. Ah, dia lupa jika istrinya ini seorang tuan putri Adam dan adik kesayangan dari Xavier Ghazan Adam. Jelas hal seperti ini biasa untuk istrinya. Maksudnya … menghabisi seseorang yang terlalu mengusik dan kelewatan. "Dia itu punya banyak salah padaku, Mas. Dulu … dia pernah memfitnahku penyuka sesama jenis." Kaina setengah mengomel, tak terima Rangga mati begitu saja. "Dia sudah mati, kau seharusnya senang, Janu," ucap Elzeren sambil mengumpulkan anakan rambut istrinya lalu menyelipkannya ke belakang daun telinga. Tatapannya sama sekali tak lepas dari istrinya, wajah cemberut Kain

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   463. (GD) Dendam Kaina

    "Kau sedang apa, Eiren?!"Elzeren menatap cukup serius pada sosok pria paruh baya di depannya, lalu melirik ke belakang—menatap ke arah sosok perempuan cantik yang sedang senyum kaku padanya. Elzeren buru-buru melangkah masuk kemudian mengunci pintu agar pria paruh baya tersebut tidak melihat ke luar. "Apa yang kau sembunyikan, Hum?" Pria paruh baya itu menatap dingin dan penuh peringatan pada Elzeren. Elzeren menggelengkan kepala secara pelan lalu senyum tipis pada sosok berwibawa di depannya. "Tidak ada hal apapun yang kusembunyikan, Daddy," ucapnya pelan dan terkesan ramah, lagi-lagi senyum tipis untuk meyakinkan daddy-nya. Setelah itu, Elzeren menatap ke arah perempuan di belakang daddy-nya, tak lain istrinya yang … pengadu. Elzeren senyum tetapi melotot galak dan penuh peringatan. Calean Dante Smith, daddy-nya, mendidiknya dengan penuh kelembutan tetapi tegas. Intinya, hal yang Elzeren lakukan di halaman belakang, itu sangat dilarang oleh daddynya. Ada aturan untuk menghukum

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   462. (GD) Tak Termaafkan

    "A-aku diancam sama Kak Freza supaya a-aku bersedia membantunya." Elzeren hanya diam sambil menatap ke arah Rangga yang sedang dieksekusi—di telanjangi lalu dicambuk di hadapan semua orang. Pria ini berniat melecehkan istrinya, ingin menghancurkan istrinya, Heh?! Baik! Elzeren balas dengan cara yang sama. Dia akan membuat pria ini mati dalam keadaan hina dan malu. "E-El, demi persahabatan kita yang sudah belasan tahun, to-tolong maafkan aku. A-aku hanya khilaf sebab terlalu men-mencintaimu. A-aku melakukan semua ini su-supaya kamu jadi milikku, E-El. Pliss!" pinta Freza, yang sama ketakutan dengan Sabela. Melihat Rangga yang telanjang dicambuk di hadapan mereka, Freza benar-benar merinding. Masalahnya Rangga sudah seperti mayat hidup, akan tetapi Elzeren tidak membiarkan cambukan itu berhenti. Kaif yang juga ada di sana, menatap cukup miris dan merinding pada Rangga. Pria itu sudah berlumuran darah akibat jatuh dari tangga dan juga cambukan kuat di punggung. Napas Rangga suda

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   461. (GD) Para Pelaku

    "A-aku jujur, Tuan." Rangga berkata dengan nada cepat, mendongak sambil menatap penuh ketakutan pada Elzeren, "a-aku be-bekerja sama dengan Freza. Aku dan Freza sama-sama de-dendam pada Nyonya. Du-dulu, aku hampir berpacaran dengan Sera te-tetapi Nyonya mempengaruhi Sera dan membuat Sera be-berubah jadi membenciku. Sera pada akhirnya menikah dengan Kakak Nyonya, aku sama sekali tidak terima. Aku semakin tidak terima karena Kakak Kaina menghancurkan bisnis keluarga kami dan mengusir kami dari kota kelahiranku sendiri. Di sini kami memulai hidup sangat susah dan melarat. Ka-kami berupaya bangkit sedangkan Nyonya … di-dia hidup bahagia. A-aku tidak terima melihatnya bahagia setelah dia merebut Sera dariku dan me-menghancurkan hidup keluargaku. Ja-jadi aku berniat menghancurkannya dengan cara me-melecehkannya."Rahang Elzeren mengatup saat mendengar ucapan terakhir Rangga. Tangannya mengepal kuat dan dadanya bergemuruh hebat. Amarah kembali menguasai dirinya, benar-benar emosi mendengar k

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   460. (GD) Pengantin Biawak

    "Dia siapa, Mas?" tanya Kaina pelan dan ragu-ragu, menatap was-was pada Elzeren yang terlihat mengatupkan rahang dan melayangkan tatapan tajam padanya. Elzeren tak mengatakan apa-apa, tetapi terus menatap ke arah Kaina dengan begitu tajam dan membunuh. Elzeren tidak percaya pada ucapan pria tadi tentang istrinya. Akan tetapi ucapan pria itu berhasil membuat Elzeren tersulut emosinya dan Elzeren semakin tersulut amarah karena istrinya membantah ucapannya—Kaina menolak masuk ke dalam kamar. "Ka-Kaina, a-aku sudah datang, Sayang. A-aku … tolong selamatkan aku. Ba-bantu aku," cicit pria di lantai dengan suara serak karena menahan sakit. Kaina mengerutkan kening karena merasa mengenali suara itu. Tanpa sadar, kakinya maju satu langkah dari ambang pintu karena ingin melihat lebih jelas siapa pria di belakang suaminya. Kaina mencondongkan tubuh, sedikit memiringkan kepala, demi bisa melihat wajah si pria. Sedangkan Elzeren, wajahnya semakin tak bersahabat dan aura mengerikan samakin meng

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   459. (GD) Penyusup

    Ceklek' Elzeren membuka pintu kamar untuk melihat siapa pengganggu yang berani menggedor pintu kamarnya. Sebelah alis Elzeren terangkat, tangannya bersedekap di dada, dan tampang wajahnya dingin campur marah—menatap rendah pada sosok pria yang mengenakan kupluk hitam di depan pintu kamarnya. "Kau siapa?" tanya Elzeren, segera menutup pintu kamar supaya pria tersebut tak bisa melihat ke dalam. Hell! KaiKu-nya sedang mengenakan pakaian yang sangat terbuka. Elzeren tak akan membiarkan pria ini melihat sedikitpun pada istrinya. Elzeren mengerutkan kening, menatap semakin kesal dan marah pada pria di depannya. Pria itu hanya diam, tampak gelisah, dan bingung. Yang jelas, Elzeren tak suka. Pria ini sangat menggangunya. Bug' Elzeren melayangkan kuat ke arah wajah pria itu. Diam si pria benar-benar memancing emosi Elzeren. Di sisi lain, seseorang itu terhempas setelah mendapat pukulan kuat dari Elzeren. Setelah memukul pria itu, Elzeren menginjak tangannya. "Katakan, kau siapa dan ap

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   1. Jebakan dan Pertolongan

    "Aku sudah memasukkan obat perangsang ke dalam minumanmu, Aluna Sayang." Aluna Rasya Adam (24 tahun), melebarkan mata saat mendengar ucapan pria tersebut. Ia menatap takut campur panik pada seorang pria yang saat ini berdiri di hadapannya. Pria itu menjulang tinggi, memperlihatkan senyuman miring

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   6. Menikah

    Aluna dan Kaizen jatuhnya memang dijodohkan, karena selain insiden itu keduanya tidak pernah terikat apapun. Kaizen bukan pilihan Aluna dan Aluna juga bukan pilihan Kaizen. Keluarga mereka lah yang menentukan. Insiden itu bukan alasan mereka menikah, tetapi faktor yang menjadi alasan kuat mereka

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   5. Paksaan Menikah

    "Kak, i-ini wanita yang tidur dengan Kaizen," bisiknya dengan nada gemetar, efek deg degkan bertemu dengan calon menantunya, sosok yang membuktikan pada dunia kalau Kaizen normal! "Hah?" Nindi menunjukan ekspresi kaget, menatap Aluna dengan raut muka kaku lalu kembali menatap adik iparnya dengan e

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   4. Pertemuan

    Kaizen menatap mamanya dengan ekspresi flat, tetapi dengan sorot mata yang intens. Dia diam cukup lama untuk mempertimbangkan sesuatu hingga pada akhirnya mengangukkan kepala sebagai tanda setuju. Naia tiba-tiba membalik tubuh, wajah galaknya langsung hilang, bersama dengan senyuman senang yang m

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status