共有

Bab 87

作者: Stary Dream
last update 公開日: 2026-06-15 20:35:26

"Hentikan, Ria!"

Aluna dan Ria sontak menoleh. Disana ada Langit yang tengah memandang mereka tajam.

"Mas Langit. Aku ingin bicara!" Seru Ria.

"Di ruanganku!"

Langit berlalu menuju ruangannya. Begitu juga dengan Ria yang menabrak bahu Aluna dan melewatinya.

"Perempuan itu!" Aluna mendengkus sembari memegang bahunya.

"Biarin aja, mbak. Anggap aja orang gila!" Ketus kasir wanita yang tadi hampir berkelahi dengan si pirang.

"Siapa it
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (1)
goodnovel comment avatar
Adfazha
Asih jgn cerita dl ke fiona & Arkan klo ktmu Aluna ya biar mrka tau dr video viralnya aja wkwkwkk Aluna jiwa pembisnis ON nih duh Langit km msh GaMon gt sm mantan pirang mu itu hmmm
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 105

    "Kamu yakin, Aluna?" Langit memandang ragu pada wanita yang tengah menyiapkan dua buah hatinya itu. Aluna mendesah pelan lalu mengangguk. "Kalau mereka malah berusaha mengintimidasimu dengan anak-anak ini bagaimana?" "Maka mereka akan salah lawan!" Sahut Aluna tanpa takut. "Aluna.." panggil Langit sekali lagi. Aluna membalas tatapan pria ini. "Setidaknya aku harus memberikan hukuman pada mereka. Dimana dulu mereka semua pernah meragukan darah yang mengalir di kedua tubuh anakku. Hari ini, aku ingin menampar mereka dengan kenyataan." "Baiklah. Aku ikuti ucapanmu. Tapi jika terjadi sesuatu, aku nggak segan untuk bertindak!" Ujar Langit mengingatkan. Aluna tersenyum dan mengangguk lagi. Dua orang dewasa ini membawa dua anak kecil yang tampak kegirangan. Dipakaikan baju rapi lalu diajak keluar itu sama saja dengan bermain di taman hiburan. Senyum tak lep

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 104

    "Bagaimana keadaan Arkan, mbak?"Pada siang hari Farah datang seorang diri mengunjungi keponakannya. Di atas ranjang Arkan terlihat masih tertidur dengan nyenyak."Begitulah. Tadi masih ada muntah dua kali. Makannya juga masih sedikit.""Kasihan sekali.." gumam Farah memandang lekat Arkan. "Dari hasil usg juga ditemukan tukak di lambungnya.." sambung Fiona."Oh, apa itu?""Semacam sakit yang lumayan parah di lambung. Arkan memang ada sakit maag. Biasanya dia rutin minum obat. Tapi.. beberapa bulan ke belakang Arkan nggak memperhatikan dirinya sendiri. Dia makan atau tidak aku juga kadang tidak tahu."Fiona jadi merasa bersalah karena kurang perhatian pada putra tunggalnya. Ah, bukan karena tidak perhatian. Lebih tepatnya Arkan yang tak mau menerima kasih sayang dari ibunya sendiri."Apa mbak Fiona sudah memberitahu Arkan kalau kita sudah menemukan anak-anaknya?"Fiona mendelik ke arah adiknya. Wanita i

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 103

    Arkan dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami muntah hebat. Hasil pemeriksaan dokter, Arkan mengalami dehidrasi tingkat sedang disertai dengan gastritis. Pria ini pun membutuhkan perawatan lebih lanjut. "Arkan.." lirih Fiona memanggil sambil menangis. Mendengar suara itu membuat mata Arkan yang terpejam jadi terbuka. Ia pun menatap ibunya dengan mata yang memerah. Pedih sekali hati Fiona melihat keadaan putranya saat ini. Ada selang infus yang terikat di tangannya. Begitu juga dengan wajah Arkan yang pucat pasih. Fiona meminta ampunan kepada Yang Kuasa karena selama ini tak memperhatikan kondisi putranya. "Nak.. apa yang terjadi?" "Aku nggak apa-apa." Jawab Arkan dengan helaan nafas berat. Fiona menggeleng sambil menangis. Dia sungguh bersedih dengan keadaan putranya. Kabar sakitnya Arkan juga sampai ke telinga keluarga besar, termasuk Brastya. Saat Aamir pulang ke rumah, ayahnya ini langsung mengajukan pertanyaan. "Arkan dirawat di rumah sakit." Ucap Brastya mema

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 102

    "Aluna.." Farah menatap tak percaya ke arah wanita cantik yang berada di sisi Aamir. Aluna yang melihat wanita parah baya itu bergegas menyembunyikan anak kembarnya ke belakang. "Tante. Adel!" Aamir terkejut bukan main. "Sedang apa kalian disini?" "Kami ingin membeli makan siang. Jadi mampir kemari." Jawab Adelina masih terperangah. "Apa itu benar kamu, mbak Aluna?" Tanyanya. "Iya." Sahut Aluna dengan mulut bergetar. Dia lalu memandang Langit. "Langit." Langit mengerti. "Ayo kita pergi!" "Aluna!" Cegah Aamir. "Aluna." Kini Farah ikut memanggil. Matanya beralih pada dua anak kecil yang bersembunyi di balik tubuh ibunya. "Itu anakmu?" "Iya, anakku." Kedua tangan Aluna menggenggam kedua anaknya. Ia lalu berjalan melewati Farah dan Adel sambil dikawal oleh Langit. "Aluna!" Panggil Aamir mengejar. Pria ini tak memperdulikan kehadiran Farah

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 101

    "Sepertinya kita tidak perlu menyewa jasa influencer lagi. Percuma!" Langit menyahuti perkataan Aluna saat morning meeting hari itu. "Kenapa, Langit? Apa kamu sudah putus asa?" Bagaimana tidak? Hampir satu bulan, ayam bakar langit itu beroperasi dan selama itu juga warung ayam geprek ini kehilangan pelanggan. Benar. Komentar ataupun ulasan negatif sudah tak ada lagi. Tapi capaian pelanggan yang datang merosot sampai 50%. Lama-lama kalau begini Langit bisa bangkrut juga. Apalagi ia tengah mengembangkan cabang di tempat lain. "Aku punya ide lain. Pasang banner saja diluar sana. Untuk pembelian dua porsi nasi ayam kita berikan gratis satu porsi. Tulis dengan huruf yang besar untuk menarik pelanggan! Ah, satu lagi, Endang. Menyamar lah menjadi pembeli di restoran ayam bakar depan. Aku ingin lihat apa yang menjadi daya tarik mereka!" Langit memberikan perintah. "S

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 100

    "Mas Aamirr.." Astaga! Aluna sampai menatap wajah Langit yang semakin masam tak sedap dipandang. Di depan sana ada Aamir yang baru turun dari mobilnya. Pria itu seperti biasa memberikan senyum cerahnya. Kepribadiannya yang hangat membuat semua orang merasa nyaman akan kehadirannya. Tapi bagi Langit, Aamir bak guntur yang menyuramkan suasana hatinya. Ketika melihat pria itu berjalan mendekat ke arah Aluna, Langit sampai mendengkus kesal. "Hai, Aluna. Mawar bilang udah dua minggu kamu nggak ke salon. Jadi aku kemari!" Ujarnya terkekeh. "Hai, mas." Balas Aluna tersendat. "Aku lagi sibuk di warung makan." "Begitu, ya?" Aamir lalu memperhatikan warung makan yang tak memiliki pengunjung serta sang pemilik yang menatap dengan mata gagaknya dari jauh. "Hai, Langit. Apa kabar?" "Baik." Jawab Langit ketus. "Mau makan disini atau bawa pulang??" Lang

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 64

    "Aluna hamil?"Farah menyimak kalimat yang dilontarkan oleh Fiona. Malam ini, kakaknya menginap di rumah Farah karena ingin menghibur hatinya yang tengah bersedih.Di tengah perbincangan, Fiona mengatakan jika Aluna sekarang tengah berbadan dua."Iya. Hamil anak kembar.

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 63

    Belum genap satu bulan bayi mungil itu menghirup udara dunia, namun rupanya semesta lebih mencintainya.. Adelina menangis tersedu-sedu dengan lirihan sedihnya. Tangan itu memeluk jasad anaknya yang tak lagi bernyawa. Lama sekali bayi Adel ini berjuang di rumah intens

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 60

    Tiga bulan kemudian.. "Aluna!" Aluna menoleh. Wanita ini baru saja menghapus make upnya di depan cermin. Saat Aluna mendekat, Mawar memberikan satu set parsel. "Eh apa ini, mbak?" "Lotion, sabun dan lulur. Untukmu dari produk r

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 59

    Arkan mematikan panggilan yang berasal dari Nindi. Sesungguhnya hatinya lemah jika berurusan dengan wanita itu. Tapi dia tak boleh terlena.Aluna sudah diambilnya. Ia sudah berjanji setia di depan Tuhan. Istrinya seorang yatim piatu. Kisahnya bahkan lebih pilu dari Nindi. Tak mungkin Ark

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status