共有

Bab 1215

作者: Si Kecil Tangguh​
Surya benar-benar cemas sampai hampir kehilangan kendali. Dia takut kalau dirinya tak sanggup menahan lagi, batu raksasa itu akan jatuh dan menyeret Andini mati bersamanya.

Tubuhnya yang tadi sudah hampir mencapai batas, entah dari mana, tiba-tiba meledakkan tenaga baru. Dia berhasil mengangkat batu itu sedikit ke atas.

Namun, Andini tak menyadarinya. Melihat darah mengalir di tubuh Surya, hatinya terasa sakit tak tertahankan. Dia juga tahu, untuk menyelamatkan Surya, dia harus memecahkan teka-t
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (1)
goodnovel comment avatar
Ros Dianie
Yah Thor lanjutan nya dikit amat....nambah donk.....Semangat......
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1450

    "Aiyla ...."Suara rendahnya terdengar dari belakang, serak karena perjalanan panjang, membawa sedikit kekeringan yang nyaris tak terasa. Dengan hati-hati, dia mencoba menanyakan, "Kamu ... baik-baik saja?"Seribu kata terasa naik ke ujung lidah, tetapi pada akhirnya hanya menyatu menjadi sapaan paling biasa dan juga paling tak berdaya.Aiyla tidak menoleh. Dia membelakangi Kalingga. Pandangannya terpaku kuat pada ranting-ranting kering berlekuk aneh di rak penjemur obat. Suaranya tenang, tanpa sedikit pun gelombang emosi. "Aku baik-baik saja. Terima kasih atas perhatian Raja.""Kamu ...." Kalingga maju setengah langkah.Hampir di saat yang sama, Aiyla seolah-olah tertusuk jarum tak kasatmata. Dia segera memiringkan tubuhnya, kembali menjauhkan jarak yang nyaris tak berarti itu secara diam-diam.Gerakan menghindar yang begitu disengaja itu bagaikan jarum es, menusuk tepat ke jantung Kalingga. Jakunnya bergerak. Kata-kata yang telah dia siapkan seketika tersumbat rapat.Orang di hadapan

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1449

    "Andin yang terluka, tapi nggak apa-apa," kata Surya dengan suara berat.Melihat itu, Kalingga akhirnya menghela napas lega, lalu bertanya, "Kalau begitu ... Putri ...."Mendengar pertanyaan itu, Surya tak bisa menahan tawa kecilnya. Dia menepuk bahu Kalingga dan berkata, "Dia nggak apa-apa. Ayo, kita kembali ke balai pengobatan. Nanti kita bicarakan."Kalingga mengangguk, lalu berjalan bersama Surya menuju klinik.Saat kembali bertemu Kalingga, Andini jelas tampak terkejut sekaligus senang. "Kak Kalingga!"Laras juga segera memberi hormat. "Hormat kepada Raja."Sementara itu, Aiyla yang berdiri di samping, tanpa sadar menegang sesaat pada detik Kalingga melangkah masuk. Tak lama kemudian, dia memaksa dirinya untuk kembali rileks, menurunkan pandangannya. Namun, kedua tangan di sisi tubuhnya tanpa sadar mengepal erat.Pandangan Kalingga pertama-tama tertuju pada Andini. Melihat wajahnya yang pucat dan lemah, alisnya langsung berkerut. "Bagaimana bisa terluka sampai separah ini?""Cerit

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1448

    "Apa katamu?!" Pupil mata Andini bergetar hebat. Hampir secara refleks dia langsung duduk tegak di ranjang. Gerakan yang terlalu keras itu langsung menarik paksa luka mematikan di perutnya. Rasa sakit yang menusuk meledak seketika, seolah hendak merobek tubuhnya sekali lagi.Penglihatan Andini sampai menggelap. Dia menarik napas tajam dengan keras. Tubuhnya tak kuasa kembali terjatuh ke ranjang. Setelah menekan kuat luka itu, barulah rasa sakitnya sedikit mereda.Hati Surya ikut menegang. Alisnya berkerut saat bertanya, "Kamu baik-baik saja?"Andini menggeleng pelan. Dia terengah-engah cukup lama sebelum akhirnya berhasil menarik kembali sedikit kesadaran dari rasa sakit yang hampir mencekiknya. Dia menatap Soekarno, suaranya bergetar dan dipenuhi ketidakpercayaan. "Kamu bilang siapa? Rangga atau Kalingga?!"Wajah Soekarno serius. Dengan suara berat dia menjawab, "Raja Bestari, Kalingga."Secara refleks Andini menoleh ke arah Aiyla.Wajah Aiyla pucat pasi. Tangan yang memegang mangkuk

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1447

    Andini menatap sisi wajah Aiyla yang pucat dan rapuh, tetapi menyiratkan ketegaran. Di dalam hatinya, Andini paham bahwa Aiyla pasti memiliki alasan yang sulit diutarakan.Andini tidak lagi mendesaknya dengan pertanyaan. Dia hanya menggenggam lembut tangan Aiyla yang dingin, lalu berkata dengan nada serius, "Putri, apakah kamu masih ingat kata-kata yang pernah kamu ucapkan kepadaku dulu di barak militer? Kamu bilang aku adalah sahabat terbaikmu. Kalau memang sahabat, kamu nggak seharusnya menyembunyikan kondisi tubuhmu yang nggak nyaman dariku."Mendengar nada bicara Andini yang jelas menyiratkan sedikit kemarahan, Aiyla menundukkan kepala seperti anak kecil yang merasa bersalah. "Aku ... aku memang nggak menemukan kesempatan untuk kasih tahu kamu."Setelah tiba di Negara Tarbo, memang terlalu banyak hal yang terjadi.Andini sudah menguras pikiran dan tenaga demi urusan Rangga. Aiyla benar-benar tidak ingin menambah beban untuknya.Melihat Aiyla mengaku salah dengan begitu patuh, mana

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1446

    Andini dan Surya sama-sama merasakan keanehan pada sorot mata serta sikapnya yang seperti ingin bicara tetapi tertahan. Keduanya saling berpandangan dan langsung memahami isi pikiran satu sama lain.Andini menarik kembali tangannya lebih dulu, lalu berkata kepada Laras, "Laras, aku agak lapar, aku ingin makan bubur beras yang kamu buat."Mendengar ucapannya, Laras langsung sangat senang! Dia hanya merasa bahwa Andini benar-benar tidak bisa lepas darinya, lalu segera menjawab, "Baik, aku akan segera pergi!" Setelah berkata demikian, dia kembali menoleh ke Aiyla, "Putri hari ini juga nggak makan banyak, aku akan memasak lebih banyak, agar Putri dan Nona sama-sama bisa makan lebih banyak!"Sambil berbicara, dia pun melangkah keluar ruangan.Surya yang begitu peka langsung memahami situasinya. Dia pun meletakkan mangkuk obatnya, lalu berkata dengan lembut, "Kalian berdua bicara saja. Aku kebetulan harus mengurus beberapa masalah." Dia memberi Andini sebuah tatapan menenangkan, lalu berdiri

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1445

    Nada bicaranya terdengar sangat ringan.Laras mendengus pelan. Nadanya penuh kebencian, "Semoga memang begitu! Aku ingin lihat, nanti saat dia mengingat semuanya dan sadar dia telah menusuk nona kami dengan tangannya, sampai membuat nona kami melangkah ke gerbang neraka, akan sebesar apa penyesalannya!"Kalimat itu telah diucapkan, tetapi tak terdengar balasan dari Aiyla untuk waktu lama.Laras pun tak bisa menahan diri untuk menoleh ke arah Aiyla. Saat itulah dia terkejut mendapati wajah Aiyla tampak sangat pucat. Dia buru-buru bertanya, "Putri kenapa? Kenapa kelihatan pucat sekali?"Aiyla memaksakan sebuah senyuman tipis. Suaranya sedikit bergetar. "Aku nggak apa-apa. Mungkin karena terlalu mengkhawatirkan Andin, ditambah semalaman nggak tidur. Sekarang ... hanya sedikit lelah ....""Ya ampun, ini nggak bisa dibiarkan!" Laras segera bangkit, lalu menopang Aiyla menuju sisi ranjang dengan hati-hati. "Cepat berbaring dan istirahat! Kesehatan yang paling penting!"Baru setelah Aiyla ber

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 879

    "Kalau kamu tetap di sini, kamu juga akan mati!" Suara Abimana terdengar rendah dan tegas, tak memberi ruang untuk membantah."Nggak! Aku nggak bisa membiarkan Paman Gatot sendirian!" Andini masih berusaha melepaskan diri dari pelukan Abimana.Abimana mulai marah. "Dia memang ditinggalkan Surya untu

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 931

    "Kalau nggak mau beli, pergi saja," hardik si kakek tanpa basa-basi sedikit pun.Andini langsung menyadari bahwa kakek ini berwatak keras dan bukan orang yang mudah diajak bicara dengan cara biasa. Maka tanpa banyak basa-basi, dia langsung berkata terus terang."Tadi kau bilang punya racun yang bisa

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 912

    Andini sebenarnya ingin memberi tahu Surya bahwa dia sama sekali tidak memiliki pikiran yang tidak-tidak terhadapnya. Dia hanya berharap Surya tidak salah paham, tidak menjauhinya, dan tidak bersikap dingin padanya.Andini tentu tidak melihat bahwa di luar kereta, setelah mendengar ucapan itu, sorot

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 911

    Meskipun besar, kereta milik Keluarga Gutawa sangat stabil, sama sekali tidak ada guncangan.Bagian dalam kereta dipenuhi bantalan empuk. Aroma lembut dari ramuan dalam peti kayu di samping terus menguar, membuat Andini merasa sangat nyaman.Seolah-olah teringat sesuatu, Andini duduk mendekat ke sis

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status