Share

Chapter 261

Author: Atieckha
last update publish date: 2026-10-02 07:15:16

“Sayang, sini, nak,” panggil Nathan.

Kenzo dan Kenzi noleh ke podium, “Papa, Mama, kita masuk tivi,” ucap mereka kompak. Sambil melihat ke arah kamera itu dan tubuh keduanya udah penuh di layar kamera. Suasana langsung riuh dengan ucapan polos keduanya.

“Iya, sini dong biar lebih jelas kelihatannya. Ayo, nak,” panggil Nathan dengan suara lembut.

Alea menarik tangan kedua adiknya dan mengajaknya naik ke podium. Sesekali mereka masih menoleh ke belakang. Sampai kesandung dan hampir jatuh gara-g
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
Rasitem
ok dech kami sabar menunggu kelanjutannya thor
goodnovel comment avatar
Ly🕊
aduh nanggung banget itu ceritanya.. hari ini bisa 2 kali kak
goodnovel comment avatar
Wiwik Indah
Ok deh di tggu kelanjutanya... Aamiin makasih atas doanya...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 261

    “Sayang, sini, nak,” panggil Nathan.Kenzo dan Kenzi noleh ke podium, “Papa, Mama, kita masuk tivi,” ucap mereka kompak. Sambil melihat ke arah kamera itu dan tubuh keduanya udah penuh di layar kamera. Suasana langsung riuh dengan ucapan polos keduanya. “Iya, sini dong biar lebih jelas kelihatannya. Ayo, nak,” panggil Nathan dengan suara lembut.Alea menarik tangan kedua adiknya dan mengajaknya naik ke podium. Sesekali mereka masih menoleh ke belakang. Sampai kesandung dan hampir jatuh gara-gara belum ikhlas menjauh dari kamera besar itu. “Gila, Pak Nathan benar-benar selembut itu sama anak si janda,” wartawan masih gibahin Nathan. Sebagian besar dari awak media itu geram dan merasa Clara adalah orang yang paling tersakiti. Mereka semakin kesal saat melihat Salsa masih bisa tersenyum dan bercanda dengan pria yang berhasil direbutnya. Si kembar duduk diantara mama dan Papanya. Sementara Alea memilih berdiri di dekat Raka, karena setelah adik-adiknya diperkenalkan ke hadapan publik,

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 260

    “Ternyata Pak Nathan nakal juga ya. Aku pikir dia laki-laki yang baik, bahkan banyak orang menjadikannya sebagai panutan. Selama pacaran dengan Clara mana pernah dia ada kasus perselingkuhan. Eh ternyata borok juga. Siapa sangka asap yang selama ini ditutupi ternyata terpendes juga oleh yang lain,” ujar wartawan itu masih berbicara buruk tentang Nathan dan Salsa. Pokoknya di mata mereka, Salsa ini adalah seorang pelakor yang menjijikkan. “Namanya laki-laki punya banyak uang. Sama seperti pak Darmawan, Padahal dia punya anak cewek. Tapi tanpa sepengetahuan anak dan istrinya, dia sering sekali menghabiskan waktu bersama gadis-gadis belia. Begitulah kalau orang punya banyak uang,” timpal yang lain.“Iya benar, kalau sudah berduit apapun bisa dilakukan.”“Udah diem. Kita nggak pernah tahu kan apa sebenarnya yang terjadi di antara mereka. Kalian ini sudah melebihi Tuhan saja ngomongnya,” wartawan laki-laki tampak geram mendengar dua rekannya yang terus-terusan menghakimi Nathan dan Salsa.

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 259

    Malam harinya, tepatnya di rumah sakit tempat Kenzo dirawat, Nathan berhasil meminta kedua orang tuanya untuk tidur di rumah. Dia dan Salsa yang menjaga si kembar. Sementara kedua pengasuh si kembar juga diizinkan pulang dan harus kembali esok pagi. Tentu saja itu sengaja dilakukan oleh Nathan agar dia bebas bermesraan dengan calon istrinya. Terlebih si kembar kalau sudah tidur jarang sekali terbangun tengah malam. Nathan dan Salsa tiduran di sofa yang lebar itu, tangannya udah mulai masuk ke dalam bra calon istrinya. “Sayang,” panggil Salsa berbisik setelah puncak dadanya dimainkan oleh calon suaminya ini.“Kangen banget, sayang,” balas Nathan berbisik karena tak ingin desahan mereka didengar oleh kedua anak mereka. “Hadap sini, sayang. Pingin hisap,” bujuk Nathan. Karena sudah tidak tahan dengan godaan calon suaminya ini, Salsa pun membalikkan badannya dan mereka jadi berhadap-hadapan. Tanpa menunggu lama Nathan langsung menaikkan baju Salsa dan juga bra yang dipakai calon istrin

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 258

    Ponsel Nyonya Abimanyu yang tergeletak di atas meja tiba-tiba berdering nyaring. Layarnya menyala, menampilkan nama salah satu kerabat dekat keluarga besar Abimanyu. Begitu tombol hijau digeser, belum sempat Nyonya Abimanyu menyapa dengan tenang, suara semprotan emosi langsung terdengar nyaring dari seberang telepon.“Kamu ini gimana sih? Harusnya kamu itu ngasih tahu Nathan! Di saat Clara lagi tertimpa musibah besar kayak gini, jangan malah ditinggalin begitu aja! Belum tentu juga Darmawan itu beneran bersalah. Eh, si Nathan malah udah viral ke mana-mana sama cewek lain yang jelas-jelas nggak lebih baik dari Clara! Di mana sih otakmu? Di mana hati nuranimu sampai nggak bisa ngajarin anakmu sendiri cara berterima kasih?” cecar kerabatnya itu dengan kalimat menyakitkan yang penuh amarah. Keluarga besar Nyonya Abimanyu yang tidak mengetahui permasalahan yang sebenarnya tentu saja langsung menyalahkan Nathan dan menganggap Nathan laki-laki brengsek.Di luar sana, padahal bukti sudah terp

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 257

    Nathan langsung menunduk dan mengecup lembut perut Salsa yang mulai membuncit. Dia menempelkan telinganya di sana, berbisik seolah-olah sedang bernegosiasi langsung dengan calon bayinya.“Gimana, Sayang? Belanjanya tiap weekend aja, ya? Soalnya kalau hari kerja, Papa harus nyari duit yang banyak buat masa depan kamu sama kakak-kakak. Oke, Nak?” ucap Nathan santai.Salsa langsung mencebikkan bibirnya. Jujur saja, dia sendiri merasa aneh dengan kondisi tubuhnya saat ini. Rasa mual parah yang kemarin bikin dia tersiksa tiba-tiba saja hilang tanpa jejak. Bau badan Nathan yang tadinya tercium sangat busuk di hidungnya, sekarang malah berganti jadi aroma maskulin yang bikin betah dekat-dekat. Mau dijelaskan seperti apa pun rasanya bingung, tapi cuma Nyonya Abimanyu yang mengerti situasi ini. Kata Mommynya Nathan, itu tanda kalau si jabang bayi sudah mau berdamai sama Papanya.Nathan mendongak, menatap Salsa dengan cengiran tanpa dosa. “Kata anak kita, dia setuju kok belanjanya pas weekend a

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 256

    “Sayang, sebentar lagi kita akan menikah. Tanpa kamu mau bulan madu kita akan jadi sangat berkualitas, meskipun kita tidak bisa pergi ke luar negeri? Kamu udah janji kan mau mengajak aku liburan ke Bali?” tanya Salsa. Wajahnya dibuat memelas saat Nathan sudah memarkirkan mobilnya di basement hotel yang dulu sering mereka kunjungi. “Tapi aku gak tahan, sayang. Sejak kamu ngambek aku gak pernah nyentuh kamu,” Nathan mulai merajuk. Matanya tertuju pada belahan dada Salsa yang mulai besar. Demi apapun Nathan sudah tak tahan dan ingin langsung menghisap dada itu memberi banyak kepemilikan di sana. “Kenapa kamu gak bisa menahan padahal nggak sampai 3 kali 24 jam lagi kita akan sah sebagai suami istri? Kenapa kamu nggak berusaha menahan diri dulu, kalau sekarang kamu mulai menyentuh tubuhku dan saat kita berlibur setelah menikah maka rasanya tidak akan sama lagi. Kita 5 tahun pernah berpisah, masa nungguin sebentar aja kamu tidak mau?” Mulutnya mulai maju tanda kalau Salsa lagi ngambek. Na

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Tubuhmu Milikku

    “Tapi, Om…” “Kalau kamu punya barang berharga sebagai jaminan, boleh pakai itu. Asal nilai jualnya lebih besar dari uang satu miliar yang kamu butuhkan sekarang,” ucap Nathan cepat, memotong kalimat Salsa sebelum gadis itu sempat menyelesaikannya. Salsa tampak semakin frustasi. Detik jam dinding

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Tubuhku jadi Jaminan Utang

    Di dalam taksi online, air matanya menetes membasahi layar ponselnya yang menunjukkan jam digital. Sepuluh menit perjalanan rasanya seperti berabad-abad. Begitu mobil berhenti di depan sebuah gerbang rumah mewah di pusat kota, Salsa langsung turun.Rumah mewah itu berdiri megah, seolah tak tersentu

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Satu Miliar

    Salsa berjalan mondar-mandir di depan ruang ICU, lalu bersandar lemas ke dinding ruang tunggu. Tatapan matanya terus-terusan tertuju pada pintu kaca buram di depannya. Pikiran Salsa sudah kacau sejak mendapat kabar kalau ayahnya kritis dan mengalami pendarahan hebat di otak akibat kecelakaan maut ya

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Ternyata Masih Perawan

    Nathan menatap tubuh Salsa dari atas hingga bawah, sementara gadis itu hanya bisa meneteskan air mata sampai akhirnya suara Nathan membuatnya buru-buru mengusap air mata yang membasahi kedua sudut matanya.“Jangan buat nafsuku hilang. Kau disini wajib melayani nafsuku dan membuatku puas,” ujar pria

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status