Compartilhar

Rembulan Gugur di Ujung Awan
Rembulan Gugur di Ujung Awan
Autor: Yena

Bab 1

Autor: Yena
Saat ini ponselku berdering, memperlihatkan panggilan dari Gustav yang bekerja di kantor hukum Vina.

Aku menekan tombol speaker.

"Kak Nathan, aku punya petunjuk baru soal pelakunya. Sepuluh hari lagi, pelaku bakal melakukan transaksi di arena tinju bawah tanah Kadaka."

"Tempat itu benar-benar terlalu berbahaya, Kak. Kakak jangan sampai pergi ke sana, ya!"

Setelah menutup telepon, aku mengedarkan pandangan ke semua orang yang berada di lokasi, sementara air mataku menetes tanpa henti.

Aku perlahan berjongkok, lalu menggulung celana dan lengan bajuku yang longgar untuk memperlihatkan tubuh yang penuh bercak bekas luka.

Bekas besi panas yang dagingnya masih hancur di pergelangan kaki ini, kudapatkan dari seorang pria berpenutup wajah yang menempelkan besi membara saat aku melacak pelaku di atas kapal.

Petunjuk itu diberikan oleh Kenzo Somar, sahabat terbaikku.

Demi mengumpulkan uang mahar, dia menanggung utang judi yang menumpuk. Akulah yang melunasi seluruh utangnya dan membantunya mendapatkan pekerjaan yang benar.

Bekas cambukan besar berwarna hitam keunguan di punggung ini, kudapatkan saat melacak pelaku di kasino perbatasan, ketika kelompok kriminal menangkapku dan memukuliku sehari semalam.

Petunjuk itu diberikan oleh sahabat Vina.

Saat ibunya menderita kanker, aku memberinya uang 160 juta, dia selalu merasa berutang sangat banyak padaku.

Bekas luka tusukan bayonet yang dalam di perut bawah ini, kudapatkan saat melacak keberadaan sebuah rumah potong hewan yang terbengkalai, ketika seorang penjahat menikamku.

Luka tusuk itu sangat dalam, beruntung aku menemukan abu kayu untuk menghentikan pendarahan, kalau tidak, aku pasti sudah mati di sana.

Petunjuk itu diberikan oleh Haikal, anak kurang mampu yang sudah kubantu selama 12 tahun.

Kini, mereka semua berada di lokasi ini.

Aku benar-benar ingin bertanya kepada mereka, padahal mereka tahu Vina dan kakakku tidak meninggal, padahal mereka tahu kalau pelaku itu tipuan semata.

Kenapa mereka memberiku petunjuk-petunjuk yang bisa mencabut nyawaku ini?

Melihat luka lama dan luka baru yang saling menumpuk di tubuhku, mata mereka sama sekali tidak menunjukkan rasa bersalah seperti yang kubayangkan, melainkan sebuah kepasrahan yang memang sudah mereka duga.

Setelah keheningan sejenak, Vina membelah kerumunan orang lalu melangkah perlahan menghampiriku.

Dia mengelus lembut bekas luka di tubuhku, lalu menghela napas pasrah.

"Nathan, kamu itu dari dulu selalu penuh akal. Kalau kami nggak pakai petunjuk palsu buat mengalihkan perhatianmu, kamu pasti bakal cepat sadar kalau aku sama Adit sama sekali belum mati."

"Para penjahat itu cuma aktor profesional yang kami sewa. Mereka tahu batasan pas mukul, jadi nggak bakal benar-benar mengancam nyawamu."

Kenzo menarikku menjauh dari sisi Vina dengan tidak sabar.

"Penjahat-penjahat itu cuma aktor aja, kok. Luka yang kamu dapat cuma luka luar, seberapa sakit, sih, memangnya?"

"Vina sekarang udah jadi istrinya Kak Adit. Nggak gampang buat mereka bisa kabur dari kamu dan hidup bersama, bisa nggak kamu punya batasan diri sedikit!"

Seluruh darah di tubuhku seolah mendadak membeku.

Dengungan keras di telinga menyelimutiku. Aku memegang dada, tidak tahu apakah rasa sakit di hati atau rasa jijik yang jauh lebih mendominasi.

Rupanya tidak hanya kematian Vina dan kakakku saja yang merupakan sandiwara.

Bahkan petunjuk-petunjuk yang kuburu setengah mati itu juga palsu.

Para kelompok kriminal itu hanyalah aktor yang mereka sewa.

Bekas luka yang kuanggap sebagai lambang kehormatan ini, rupanya tidak lebih dari sebuah lelucon.

Di mata mereka, asalkan kakakku bisa bahagia, apa pedulinya kalau tubuhku harus hancur penuh luka?

Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App

Último capítulo

  • Rembulan Gugur di Ujung Awan   Bab 10

    Binar di mata Vina perlahan padam. Dia menatap putrinya yang menangis sesenggukan di sampingnya, lalu tidak tega dan merangkulnya.Vina memeluk putrinya, memohon padaku dengan sangat rendah hati."Nathan, aku tahu aku udah salah sama kamu, aku makin tahu kalau aku nggak pantas dapat maaf darimu.""Tapi, anak ini gimanapun juga nggak bersalah.""Tolong lihat Sella, kasih aku satu kesempatan lagi, ya? Ke depannya, aku pasti bakal makin baik sama kalian berdua, aku sumpah nggak bakal sakiti kamu lagi!"Wajah Sella sudah belepotan air mata. Dia menatapku dengan mata kabur terhalang air mata, mulutnya terus-terusan memanggil "ayah".Aku menatapnya dingin. Setelah rasa sakit yang singkat di hati, aku tidak luluh."Dia dari dulu udah nggak mau akui aku sebagai ayahnya, buat apa aku akui dia sebagai anak?""Kalian pergi aja."Aku menutup pintu tanpa rasa iba sedikit pun.Setelah pertama kali ditolak di luar pintu, Vina tidak menyerah.Dia bolak-balik datang ke rumahku setiap beberapa hari seka

  • Rembulan Gugur di Ujung Awan   Bab 9

    Kepolisian mempertimbangkan bahwa aku memiliki alasan khusus dan berprestasi besar, sehingga tidak menuntut tanggung jawab atas pura-pura matiku.Pimpinan secara pribadi menyematkan lencana penghargaan jasa ke dadaku, lalu tersenyum tulus."Nathan, besok langsung kembali bekerja di tim reserse kriminal, ya."Aku mendadak tertegun. Rasa pedih pertama-tama menyeruak di hidungku, lalu dengan cepat menyebar ke seluruh tubuh.Aku tidak bisa mengendalikan tubuhku yang gemetaran hebat.Hari ini, akhirnya datang juga.Aku memberi hormat dengan khidmat kepada pimpinan, merasa sangat emosional hingga air mata berlinang."Nathan, kembali ke tim!"Malam harinya, rekan-rekan kerja menggelar pesta perayaan yang meriah untukku.Ada yang memuji keberanianku, ada yang merasa iba dengan kesulitan yang kulewati sepanjang jalan ini, ada pula yang meminta maaf atas ejekan serta cemoohan mereka selama bertahun-tahun ini.Kebaikan-kebaikan itu membuatku merasa hangat.Namun, untuk permintaan maaf yang terlam

  • Rembulan Gugur di Ujung Awan   Bab 8

    Adegan demi adegan saat Nathan menyusup di kelompok kriminal terpampang jelas di depan mata semua orang.Saat menjadi mata-mata, identitas Nathan dicurigai oleh para penjahat, lalu dikurung di penjara air selama tiga hari tiga malam.Lukanya terendam air bau hingga infeksi berulang kali, ditambah gigitan ular dan tikus yang tidak terhitung jumlahnya.Dia demam tinggi hingga kesadarannya kabur, tapi masih berusaha merekam menggunakan kamera tersembunyi di tubuhnya."Kalau kalian berhasil menemukan mayatku, kalian pasti bisa menemukan bukti yang ada di tubuhku ini.""Jangan bersedih buat aku, asalkan para penjahat bisa diadili, kematianku bakal sepadan."Saat mengambil foto bukti secara sembunyi-sembunyi, Nathan ketahuan oleh penjahat, mereka mendorong Nathan turun dari lantai empat hingga seluruh tulang bahu Nathan patah remuk.Sambil merayap ke dalam semak-semak, dia merekam pesan terakhirnya."Kalau aku beruntung bisa selamat, aku bakal serahkan sendiri bukti ini ke kepolisian.""Kala

  • Rembulan Gugur di Ujung Awan   Bab 7

    Setelah menaruh ponselnya, Adit membayangkan hal itu dengan penuh suka cita.Di pesta perayaan, di tengah kerumunan istri dan keluarganya, dia disematkan lencana penghargaan jasa tingkat satu yang sangat terhormat, betapa bahagianya hal itu.Sedangkan Nathan, cuma sesosok mayat tidak berguna.Mana mungkin Vina dan orang tuanya terus meratapi Nathan seumur hidup cuma gara-gara sedih sesaat?Dia yakin tidak sampai sebulan, semua orang pasti sudah melupakan bajingan itu.Saat masih hidup saja, Nathan tidak bisa menang darinya, mana pantas bersaing dengannya setelah mati?Bisa menyumbangkan penghargaan jasa tingkat satu sebelum mati, setidaknya pecundang itu masih ada harganya.Saat pintu kamar VIP terdorong terbuka, pelayan mendorong kue ulang tahun raksasa melangkah mendekati Adit.Para atasan dan rekan kerja mulai masuk satu per satu, dengan senyum penuh ucapan selamat di wajah mereka.Setelah itu, Rudi dan Mila menuntun Sella, sedangkan Vina menggendong putranya, Zio, seluruh keluarga

  • Rembulan Gugur di Ujung Awan   Bab 6

    Adit mengira Vina pasti akan merendahkan diri dan meminta maaf dengan lembut seperti dulu.Namun, pelukan hangat yang dia bayangkan tidak kunjung datang.Justru tamparan ibu yang lebih dulu mendarat di wajah Adit."Kamu bilang siapa yang penjahat? Nathan itu pahlawan yang udah bongkar banyak kasus besar, dia itu kebanggaan keluarga kita! Dia udah meninggal, tapi kamu masih tega mau fitnah dia?"Vina perlahan berdiri, dia menatap Adit dengan dingin, matanya menyiratkan bayangan rasa benci yang pekat."Adit, apa yang dibilang Sella ada yang salah, hah? Kalau bukan gara-gara kamu nyuri jasanya Nathan, terus nuduh dia pengkhianat, mana mungkin dia bakal putus asa sampai nekat lompat dari gedung? Kamulah yang udah buat Nathan mati!"Adit memegangi wajahnya yang bengkak tertampar, membuka matanya lebar-lebar dengan tidak percaya.Dunia ini pasti sudah gila.Orang-orang yang tadi pagi masih mencampakkan Nathan seperti sampah, kenapa tiba-tiba bertingkah seolah-olah sangat menyayanginya?Apa c

  • Rembulan Gugur di Ujung Awan   Bab 5

    Saat Vina menyusul sampai ke atap gedung, dia sudah terlambat satu langkah.Dia menerjang ke depan, mengulurkan tangan berusaha menggapai bayangan tubuh yang hampir jatuh itu, tapi tidak ada apa pun yang berhasil dia genggam.Dia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, Nathan menghilang di depan matanya.Vina memaksakan diri berpegangan pada pagar pembatas di tepi atap gedung, melihat ke bawah, lalu melepaskan satu teriakan histeris yang memilukan."Nathan!"Sayangnya, tidak akan pernah ada lagi orang yang menjawab panggilannya.Vina berlari sampai ke dasar gedung, di saat yang sama Rudi dan Mila, ayah ibu Nathan juga baru tiba membawa Sella.Mereka pun sama-sama terpaku syok melihat pemandangan di depan mata mereka.Vina berlutut di atas genangan darah segar di depannya, dia sembarang mengulurkan kedua tangannya, ingin memeluk Nathan untuk terakhir kalinya, meskipun hanya mayatnya.Namun, Nathan bahkan tidak menyisakan mayat yang utuh untuknya.Jatuh dari ketinggian ratusan meter,

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status