MasukIstriku yang seorang pengacara dan putri kami yang berusia lima tahun diculik. Saat aku tiba di lokasi, bom meledak dan membuat mereka hancur menjadi abu tepat di depan mataku. Kakakku yang seorang jaksa mencoba membantuku melacak pelakunya, tapi dia juga jatuh ke tangan penjahat dan disiksa hingga tewas. Semua orang bilang, cara kerjaku terlalu kejam sehingga menyinggung terlalu banyak orang. Merekalah yang menanggung akibatnya karena aku, padahal orang yang seharusnya mati adalah aku. Bahkan tim reserse kriminal pun mencopot jabatanku. Selama tiga tahun, aku terus melacak pelaku yang sebenarnya secara diam-diam. Hingga akhirnya aku mengikuti petunjuk yang mengarah ke sebuah restoran. Istri, anak, dan kakakku yang seharusnya sudah meninggal tiga tahun lalu, ternyata sedang merayakan ulang tahun seorang anak laki-laki. Kerabat dan teman-teman juga hadir di sana secara lengkap. Aku yang diselimuti amarah hendak menerjang ke depan untuk minta penjelasan, tapi sahabatku menahanku erat-erat dari belakang. "Nathan, aku tahu kamu nggak bisa terima kenyataan ini, tapi mereka udah jadi suami istri. Kalau kamu makin bertingkah, apa bedanya kamu sama pebinor?" "Tiga tahun lalu Vina hamil anak Kak Adit. Siapa sih yang nggak tahu kalau sifatmu itu kejam? Mereka cuma bisa pura-pura mati buat lepas dari kamu." Ibu yang berdiri di samping menatapku lekat-lekat dengan mata penuh peringatan. "Baguslah kalau kamu udah tahu. Tahun-tahun ini Ibu merasa kasihan lihat kakakmu dan Vina harus sembunyi sana-sini sambil bawa dua anak." "Sekarang mereka berempat sekeluarga udah hidup bahagia. Asal kamu mau mundur, semua orang bakal maafin kamu." Rasa amis yang pekat mendadak bergolak di tenggorokanku. Aku menatap kerumunan orang ini, lalu tertawa hingga meneteskan air mata. Rupanya Vina dan kakakku sama sekali belum meninggal. Selama tiga tahun saat aku hidup dalam penderitaan yang luar biasa, mereka justru hidup tenang dan bahagia. Semua orang mengetahuinya, tapi mereka bersekongkol untuk menyembunyikannya dariku.
Lihat lebih banyakBinar di mata Vina perlahan padam. Dia menatap putrinya yang menangis sesenggukan di sampingnya, lalu tidak tega dan merangkulnya.Vina memeluk putrinya, memohon padaku dengan sangat rendah hati."Nathan, aku tahu aku udah salah sama kamu, aku makin tahu kalau aku nggak pantas dapat maaf darimu.""Tapi, anak ini gimanapun juga nggak bersalah.""Tolong lihat Sella, kasih aku satu kesempatan lagi, ya? Ke depannya, aku pasti bakal makin baik sama kalian berdua, aku sumpah nggak bakal sakiti kamu lagi!"Wajah Sella sudah belepotan air mata. Dia menatapku dengan mata kabur terhalang air mata, mulutnya terus-terusan memanggil "ayah".Aku menatapnya dingin. Setelah rasa sakit yang singkat di hati, aku tidak luluh."Dia dari dulu udah nggak mau akui aku sebagai ayahnya, buat apa aku akui dia sebagai anak?""Kalian pergi aja."Aku menutup pintu tanpa rasa iba sedikit pun.Setelah pertama kali ditolak di luar pintu, Vina tidak menyerah.Dia bolak-balik datang ke rumahku setiap beberapa hari seka
Kepolisian mempertimbangkan bahwa aku memiliki alasan khusus dan berprestasi besar, sehingga tidak menuntut tanggung jawab atas pura-pura matiku.Pimpinan secara pribadi menyematkan lencana penghargaan jasa ke dadaku, lalu tersenyum tulus."Nathan, besok langsung kembali bekerja di tim reserse kriminal, ya."Aku mendadak tertegun. Rasa pedih pertama-tama menyeruak di hidungku, lalu dengan cepat menyebar ke seluruh tubuh.Aku tidak bisa mengendalikan tubuhku yang gemetaran hebat.Hari ini, akhirnya datang juga.Aku memberi hormat dengan khidmat kepada pimpinan, merasa sangat emosional hingga air mata berlinang."Nathan, kembali ke tim!"Malam harinya, rekan-rekan kerja menggelar pesta perayaan yang meriah untukku.Ada yang memuji keberanianku, ada yang merasa iba dengan kesulitan yang kulewati sepanjang jalan ini, ada pula yang meminta maaf atas ejekan serta cemoohan mereka selama bertahun-tahun ini.Kebaikan-kebaikan itu membuatku merasa hangat.Namun, untuk permintaan maaf yang terlam
Adegan demi adegan saat Nathan menyusup di kelompok kriminal terpampang jelas di depan mata semua orang.Saat menjadi mata-mata, identitas Nathan dicurigai oleh para penjahat, lalu dikurung di penjara air selama tiga hari tiga malam.Lukanya terendam air bau hingga infeksi berulang kali, ditambah gigitan ular dan tikus yang tidak terhitung jumlahnya.Dia demam tinggi hingga kesadarannya kabur, tapi masih berusaha merekam menggunakan kamera tersembunyi di tubuhnya."Kalau kalian berhasil menemukan mayatku, kalian pasti bisa menemukan bukti yang ada di tubuhku ini.""Jangan bersedih buat aku, asalkan para penjahat bisa diadili, kematianku bakal sepadan."Saat mengambil foto bukti secara sembunyi-sembunyi, Nathan ketahuan oleh penjahat, mereka mendorong Nathan turun dari lantai empat hingga seluruh tulang bahu Nathan patah remuk.Sambil merayap ke dalam semak-semak, dia merekam pesan terakhirnya."Kalau aku beruntung bisa selamat, aku bakal serahkan sendiri bukti ini ke kepolisian.""Kala
Setelah menaruh ponselnya, Adit membayangkan hal itu dengan penuh suka cita.Di pesta perayaan, di tengah kerumunan istri dan keluarganya, dia disematkan lencana penghargaan jasa tingkat satu yang sangat terhormat, betapa bahagianya hal itu.Sedangkan Nathan, cuma sesosok mayat tidak berguna.Mana mungkin Vina dan orang tuanya terus meratapi Nathan seumur hidup cuma gara-gara sedih sesaat?Dia yakin tidak sampai sebulan, semua orang pasti sudah melupakan bajingan itu.Saat masih hidup saja, Nathan tidak bisa menang darinya, mana pantas bersaing dengannya setelah mati?Bisa menyumbangkan penghargaan jasa tingkat satu sebelum mati, setidaknya pecundang itu masih ada harganya.Saat pintu kamar VIP terdorong terbuka, pelayan mendorong kue ulang tahun raksasa melangkah mendekati Adit.Para atasan dan rekan kerja mulai masuk satu per satu, dengan senyum penuh ucapan selamat di wajah mereka.Setelah itu, Rudi dan Mila menuntun Sella, sedangkan Vina menggendong putranya, Zio, seluruh keluarga


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.