Share

Bab 83

Penulis: Jimmy Nugroho
Pada saat itu, Kelvin duduk tegak.

Di sudut bibirnya, terukir senyum penuh ejekan.

Dirinya yang sekarang benar-benar berbeda jauh dari sosok lemah tak berdaya beberapa saat lalu, seperti dua orang yang sama sekali berbeda.

Daniel dan Charles sama-sama terpaku.

Raut wajah Adrian berubah drastis.

Mata Adrian bergerak sedikit, lalu dia mendengus dingin sebelum berkata, "Memang di luar dugaanku. Tapi Kelvin, hari ini kamu pasti tetap akan kehilangan nyawa. Kamu nggak akan bisa lolos."

"Hari ini, law
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 308

    Kelvin melihat Felix menghilang di kejauhan.Pria itu benar-benar terlihat seperti seorang jagoan.Kelvin menatap batu yang hancur itu, lalu mulai merenungkan kata-kata Felix.Untuk apa dia membutuhkan pedang?Awalnya, Kelvin ingin menjadi seorang kultivator pedang hanya karena dia merasa itu sangat keren. Selain bisa memenggal kepala musuh dari jarak jauh, dia juga bisa terbang di atas pedang.Namun, selain itu, ada apa lagi? Sepertinya tidak ada apa-apa.Memikirkan hal ini, Kelvin tak kuasa melamun. Dia menatap Pedang Matahari Biru yang dibelinya di pertemuan kultivator dan tenggelam dalam pikirannya. Bagaimana dia bisa mencapai tingkatan seperti itu?Tujuannya hanya untuk pamer dengan terbang di atas pedang. Berhubung orang yang sudah mencapai Tahap Pemeliharaan Spiritual bisa melakukannya, bagaimana jika dia menyerah untuk menjadi kultivator pedang?Nanti, dia bisa memurnikan beberapa pil untuk ditukar dengan artefak spiritual pedang terbang yang memungkinkannya untuk terbang di at

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 307

    Kelvin menggeleng dengan bingung dan menjawab, "Nggak pernah dengar. Apa dia sangat terkenal?"Felix menatap Kelvin dengan ekspresi kehabisan kata-kata, lalu bertanya, "Kamu nggak kenal sama Wanita Idaman Nasional?""Wanita Idaman Nasional? Dia pemain film?" tanya balik Kelvin."Dia juga bermain dalam film. Lebih tepatnya, dia artis multitalenta yang punya karya di layar lebar, televisi, dan dunia musik. Dia itu artis paling populer di negara ini." Felix berkata sambil tersenyum tipis, "Posternya ada di mana-mana.""Emm, aku nggak perhatikan hal-hal seperti itu." Kelvin menggeleng dan bertanya, "Apa dia punya hubungan denganku?"Felix tersenyum tipis dan menjawab, "Tentu saja. Dia akan adakan konser di Kota Lamur. Yang terpenting, dia ... sebenarnya seorang kultivator. Menjadi artis adalah hobinya. Selain itu, tingkat kultivasinya cukup tinggi. Dia sudah membuka delapan lubang batinnya. Yang terpenting ...."Dia berhenti sejenak, lalu tersenyum tipis dan melanjutkan, "Dia dipelihara ol

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 306

    Kelvin mengerutkan kening, lalu berpikir sejenak sebelum bertanya, "Kamu merasa dia akan mencoba membunuhku?""Aku juga nggak yakin." Felix menjawab, "Cuma mau ingatin kamu saja. Gimanapun, Arvin nggak akan membiarkanmu lolos begitu saja.""Ngomong-ngomong, bukannya kalian bertugas untuk jaga ketertiban antara dunia biasa dan dunia kultivasi?" Kelvin berujar, "Tapi, Keluarga Jahan bisa berkembang menjadi begitu kuat pasti karena sudah melakukan banyak hal yang nggak adil. Mereka juga pasti sudah sering melakukan hal semacam pembunuhan diam-diam. Kenapa kalian nggak hadapi mereka?"Felix mengerutkan kening dan menjawab, "Situasi Keluarga Jahan sangat khusus.""Oh? Apa kalian takut pada mereka?" tanya Kelvin."Mereka bukan apa-apa di mataku," jawab Felix dengan acuh tak acuh. "Tapi ... Pengawas Malam juga nggak sepenuhnya kompak. Ada banyak hal rumit yang nggak bisa kujelaskan kepadamu. Selain itu, meski pakai beberapa trik, Keluarga Jahan melakukannya dengan bersih dan nggak tinggalkan

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 305

    "Kamu!" William menoleh ke arah Jimmy dan berkata, "Beraninya kamu menggoda Bu Niveria di depan umum. Cepat atau lambat, orang sepertimu akan menimbulkan masalah bagi perusahaan. Sekarang ...."Dia menunjuk ke pintu dan melanjutkan, "Keluar dari sini sesegera mungkin!"Semua mata tertuju pada Jimmy. Dia merasa sangat tidak nyaman. Dia tidak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini....Rapat itu berlanjut lama. Kelvin, Niveria, dan Deven masih menunggu di kantor. Sekitar pukul 11.30, Victor dan William baru kembali. William memperlakukan Kelvin dengan sangat hormat.Mereka menandatangani kontrak dengan lancar, lalu makan siang bersama.Semuanya berjalan sangat lancar hari ini. Sore harinya, Niveria mendaftarkan perusahaan modal dan baru pulang!Tentu saja, dia juga tidak beristirahat di rumah. Sebaliknya, dia mulai menyusun rencana akuisisi perusahaan.Selama rantai industri terbentuk, ekspansinya akan diperluas secara perlahan. Ketika seluruh perusahaan mulai beroperasi, dia perca

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 304

    Grup Sirait adalah salah satu perusahaan paling elite di Kota Lamur. Rapat pagi ini dihadiri banyak peserta. Hampir semua eksekutif di kantor pusat berkumpul. Sekitar 100 orang duduk di ruang konferensi yang besar.Setelah semua orang duduk, Victor melirik dokumen di tangannya, lalu menatap Jayden yang duduk di sebelah.Jayden duduk dengan angkuh di kursinya dan mendengus dingin."Semua orang sudah hadir, 'kan?" Pada saat ini, Victor berujar dengan tenang. "Sebelum rapat dimulai, aku mau umumkan dua keputusan yang diputuskan tiba-tiba.""Yang pertama, Grup Sirait akan sepenuhnya bekerja sama dengan tiga perusahaan Bu Niveria," ujar Victor dengan tenang.Namun, kata-kata ini segera menimbulkan kericuhan. Beberapa anggota Keluarga Sirait yang duduk di paling depan mengerutkan kening dalam-dalam.Jayden menggebrak meja dan segera berdiri sambil berkata, "Victor, apa kamu mau menyeret Grup Sirait ikut jatuh bersamamu?"Victor meliriknya dan bertanya, "Kamu keberatan?""Huh! Niveria sudah

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 303

    Kelvin mengulangi apa yang dikatakan Jimmy.Victor tiba-tiba berbalik, lalu menatap Jimmy dengan dingin dan berkata, "Kemasi barang-barangmu dan pergi dari sini!"Jimmy awalnya sedikit terkejut. Kemudian, dia mencibir, "Pak Victor, sepertinya kamu nggak punya hak untuk tentukan aku dipecat atau nggak!"Victor menatapnya dengan dingin dan berujar, "Mari kita lihat apa aku berhak atau nggak. Memecatmu sekarang justru untuk menyelamatkan harga dirimu. Kalau aku umumkan pemecatanmu di depan semua orang di rapat nanti, kamu akan lebih malu lagi!"Seusai berbicara, dia berkata kepada Kelvin, "Mari kita ke kantorku dan bicara di sana."Kelvin mengangguk.Keduanya berjalan memasuki gedung.Jimmy berdiri di tempat dengan ekspresinya tidak bisa ditebak. Kemudian, dia mengeluarkan ponselnya dan menelepon Jayden. Jimmy segera berkata, "Victor ... mau memecatku!""Coba saja kalau dia berani!" Jayden mencibir di ujung telepon, "Kamu anggap saja nggak terjadi apa-apa dan kerja sebagaimana mestinya. A

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 167

    Aaron sungguh merasa emosi.Dia benar-benar tidak menyangka dirinya akan diremehkan seperti itu oleh Kelvin.Aaron mengepal erat tangannya, seolah-olah ingin menghantam Kelvin. Hanya saja, ketika melihat dua orang yang berbaring di lantai dan tidak berhenti kejang-kejang itu, dia juga tidak berani t

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 189

    Setelah mencari secara online di mana toko obat tradisional terbesar di Kota Lamur, Kelvin menemukan beberapa toko obat besar yang terletak di tempat bernama "Cakrawala Asri". Tempat itu sepertinya merupakan pasar barang antik di Kota Lamur.Kelvin langsung naik taksi ke Cakrawala Asri.Sekitar puku

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 184

    Setelah Kelvin pergi, Dennis mendekati Revan dan menepuk-nepuk bahunya.Revan bertanya sambil tersenyum menyanjung, "Pak Dennis, gimana kalau kita biarkan saja masalah ini berlalu?""Biarkan masalah ini berlalu?" Dennis menatapnya dengan dingin dan menjawab, "Mereka mau kamu dirawat di rumah sakit u

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 186

    "Musuh?" tanya Julia."Ya, mereka mau bunuh aku!" jawab Kelvin sambil mengangkat bahu."Hmm?" Julia menatap Kelvin dengan terkejut, lalu perlahan-lahan mengembuskan napas dan berkata, "Meski mabuk, aku juga tahu sedikit informasi tentangmu.""Eh? Misalnya?" tanya Kelvin."Misalnya, 'ahli alkimia lev

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status