Share

BAB 356

Author: Rainina
last update publish date: 2026-05-03 15:00:02

"...Apa?"

Kata itu lolos begitu saja dari bibir Elizabeth yang bergetar hebat. Ia hanya bisa membelalakkan sepasang mata birunya, menatap tak percaya pada utusan resmi Kaisar yang berdiri tegak di tengah ruangan.

Di sofa beludru di sampingnya, Permaisuri Sienna duduk memandang ke arah mereka. Sang Permaisuri lah yang dengan sengaja memanggil utusan pribadi Kaisar tersebu

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 363

    Cahaya matahari pagi yang cerah telah sepenuhnya menerangi kamar tidur utama kekaisaran.Di depan cermin berukuran besar yang berada di ruangan itu, sepasang penguasa benua utara itu telah berdiri dengan penampilan yang sempurna.Sienna tampak luar biasa anggun dalam balutan gaun sutra formal berwarna biru safir dengan sulaman benang emas, sementara rambut pirangnya telah ditata rapi ke atas oleh para pelayan.Di belakangnya, Lucian berdiri menjulang, mengenakan seragam kebesaran Kaisar berwarna hitam legam yang dihiasi medali militer dan jubah merah marun yang menjuntai gagah.Mereka berdua sudah rapi, siap untuk melangkah keluar dari kamar dan melaksanakan tugas kenegaraan mereka masing-m

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 362

    Melihat noda darah itu, keheningan yang luar biasa menyesakkan tiba-tiba turun menyelimuti mereka berdua. Udara di dalam foyer itu terasa seolah membeku.Sebagai seorang prajurit yang telah menghabiskan bertahun-tahun hidupnya di medan pertempuran, Caesar tahu persis bahwa darah yang berada di celana adiknya itu masih segar hanya dari aromanya.Dan di tengah situasi politik yang sedang mencekik keluarganya saat ini, otak Caesar yang brilian dengan cepat merangkai semua teka-teki itu.Ia dapat langsung menebak dari mana adiknya baru saja pulang, dan Caesar tahu persis darah siapa yang kini menodai celana yang dikenakan adiknya tersebut.Urat-urat di leher Caesar seketika menonjol keluar. Rahangnya m

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 361

    Hantaman keras dari tongkat besi itu mendarat telak di kepala bagian belakang Rowan.Rasa sakit yang luar biasa hebat seketika meledak di tengkoraknya. Pandangan Rowan mendadak memutih, duunia di sekelilingnya berputar dengan cepat.Darah segar seketika mengalir deras dari kepala Rowan, membasahi kerah kemejanya. Pertahanan kakinya runtuh, dan tubuh besar sang pahlawan perang itu pun jatuh menghantam jalanan berbatu dalam keadaan tidak sadarkan diri.Pria berpakaian hitam yang memukulnya tadi menurunkan senjatanya. Ia melangkah maju, menatap tubuh Rowan yang tergeletak bersimbah darah."Lord Noah." panggil si pembunuh bayaran dengan suara serak. "Apa yang harus kami lakukan pada mayatnya sekarang?"

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 360

    Namun, di tempat lain, kebahagiaan yang dibayangkan oleh Alice sama sekali tidak dirasakan oleh pria yang menjadi tujuan hadiah sulamannya tersebut.Di dalam sebuah kamar penginapan mewah yang disediakan istana untuk para Ksatria, Rowan berbaring telentang di atas ranjang.Ia masih mengenakan kemejanya yang longgar. Salah satu lengannya diletakkan melintang menutupi kedua matanya, mencoba menghalau cahaya lentera sekaligus bayang-bayang kelam di kepalanya.Pikirannya bergemuruh hebat, terus kembali pada pertemuan singkatnya dengan Elizabeth di taman istana sore itu.Aku akan segera bertunangan.Kalimat yang diucapkan gadis itu terus terngiang-ngiang,

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 359

    Mendengar perkataan ayahnya, Noah melangkah maju, memangkas jarak di antara mereka."Lalu kenapa Ayah tidak memberikan perintah pada Ksatria kita? Caesar menolak untuk bertindak. Kakak terlalu penakut dan hanya menyuruhku untuk menelan harga diri keluarga kita dan mematuhi Kaisar!"Mendengar nama putra sulungnya disebut, rahang Duke Mountford mengeras. Ia mendengus kasar."Kakakmu adalah seorang komandan perang. Otaknya hanya bekerja di dalam barisan dan aturan yang tertulis. Dia terlalu kaku untuk melakukan pekerjaan kotor yang sesungguhnya." ucap sang Duke dengan nada meremehkan."Jika kita menyerang Rowan secara terang-terangan dan tanpa alasan, Kaisar akan menjadikan itu sebagai alasan pemberontakan

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 358

    "Rowan?!" Noah terperangah, mengulangi nama itu seolah kata tersebut adalah racun di lidahnya. Keterkejutan di wajahnya dengan cepat berganti menjadi rasa jijik yang luar biasa. "Maksudmu si mantan pelayan itu?!""Sepertinya dia meminta Elizabeth sebagai hadiahnya karena telah menjadi pahlawan perang." jawab Caesar dengan suara datar, meski matanya menyorotkan kelelahan yang mendalam.Noah mengerutkan keningnya, memancarkan ketidaksukaan yang tak ditutup-tutupi. Ia melangkah maju dengan tangan yang mengepal erat."Ayah tidak mungkin menyetujuinya, kan? Itu sama saja dengan membuang kotoran ke wajah keluarga kita! Rowan itu memiliki darah pelayan. Menikahkannya dengan putri dari Duchy Mountford akan menodai silsilah kita selamanya!"

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 64

    Suara langkah kaki berat menggema di lorong kastil, membelah keheningan mencekam yang memenuhi seluruh bangunan sejak tadi. Lucian telah kembali.Ia memacu kudanya tanpa henti begitu mendengar kabar kekacauan di pesta teh itu melalui surat yang dibawa oleh merpati. Ia juga memberikan sebuah perinta

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 60

    Satu minggu telah hampir berlalu tanpa Sienna sadari. Besok adalah hari pesta teh Duchess Beatrice.Kastil terasa jauh lebih dingin dan sunyi dari biasanya. Duke Lucian tidak ada di sini. Sudah tiga hari pria itu pergi ke perbatasan wilayah untuk menyelesaikan masalah perdagangan di perbatasan wila

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 62

    Suasana di meja itu terasa semakin mencekik seiring berjalannya waktu. Sienna mencoba menyentuh cangkirnya tehnya setenang mungkin, namun tangannya sedikit gemetar. Sienna sudah pernah hadir di acara minum teh wanita bangsawan sebelumnya.Tapi kali ini, tekanan yang ia rasakan begitu memebani dadan

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 66

    Anna membalikkan badannya dengan kaku, jantungnya berdegup begitu keras hingga dadanya terasa sakit.Di ambang pintu, Marta berdiri dengan tatapan tajam. Pelayan itu tidak langsung masuk, hanya mematung di sana dengan satu alis terangkat."Apa yang sedang kau lakukan di meja itu?" tanya Marta, suar

    last updateLast Updated : 2026-03-22
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status