LOGINBianca Galensea tidak pernah menyangka, niat awalnya ingin melamar pekerjaan karena dikejar hutang oleh Debtcollector, justru membuatnya terjebak pernikahan kontrak dengan atasannya yang dingin dan kejam, bernama Keyvando Antares Eduardo. Keyvando yang memang sejak awal sudah tertarik dengannya tidak membiarkan kesempatan itu lepas, memanfaatkan semua kelemahan Sea, ia mengikat Sea dengan pernikahan kontrak yang membuat Sea menjadi miliknya. Tapi semua yang mereka jalani tidak mudah, gangguan dari keluarga Sea, hingga terhalang restu dari Ibu Keyvando dan keluarga Ibunya membuat kisah mereka semakin rumit. Lalu, mampukah mereka melewati semuanya? Baca lengkapnya di sini!
View MoreGUITY
(She stole my heart)
Episode One
By Authoress Aria
AlexanderI walked in my mansion and saw my father at the door with that angry looks he always has.
"Hi dad"I greeted pulling of my tie.
"How could you Xander,how could you ask the board members to play chess with you who does that"he scolded with a loud voice.
"Easy dad or you may have an heart attack and die because your unnecessary shouting"I said.
"That's no way to speak too your father Alex"Gabby scolded and I looked at her with disbelief.
"If I were you I would shut that pretty mouth of yours and figure out how to watch my weight cause you look like an air balloon"I warned sternly with a smirk,she huffed and puffed glaring at me.
"And as for you dad I have toldyou several times not to meddle in the affairs of company if so wish we gamble instead of chess then so be it. You should worry about your self and your teenage bitch"I said and walked to my room upstairs.
I immediately took off my clothes and stepped into my cool shower. I let my worries flow down like the water on my body. I came out and wore my sweatpants and a sweater,I laid on my bed and stared at my blue ceiling."I really miss you mom"I sighed and let myself wondering into the dream world.
Am Alexander Gideon Qin,am 32 years old,a multi millionaire and that's all you need to know.Catalina
I smiled seeing the blue gem
"Finally you will be all mine"I stated and picked it up, immediately putting a fake on there. I found the window and jumped on it. I came out of the washroom and carried my bag following the group of college students who came for an excursion.
"Mama am home"I smiled sitting on the sofa in my mommy's mansion.
"Ma"am cata"Pricilla our maid called me I opened my eyes giving her a disapproving look...
"Sorry Cata,your mom's at the hospital"
"What the heck!!"I stood up immediately...
"What did she do this time"I said grabbing my sport car keys.
"She wanted to excercise the way johnny does and she is sprained her ankle"Pricy narrated.
"What the hell is wrong with that woman she keeps forgetting that she's not 23 years old she's 53"I talked to myself as I rushed to the hospital.
"Mom"I called but just to see my mom flirting with the young doctor in front of her.
"Come on I will here for a few more days it will be fun"she winked at him and he laughed.
"Am sorry ma'am but am married"he said showing her the ring and her smiled faded.
"Get outta here your making me sick"she screamed frightening the poor man and he left.
"Coming in lina, I can smell your fury from a mile away"she smirked. I entered smiling just seeing her melts my anger. My mom doesn't actually look like her age she looks like a 33 year old with does deep blue eyes and dark brown hair.
"My baby"she said throwing her hands for a hug ,I rolled my eyes feigning anger.
"Mom are you sure am your baby or your the baby am very mad at you,you know-how much I love you and need you still yet you hurt yourself" I said as tears flowed my eyes.
"Am sorry"she said pouting and I ran and hugged.
"Promise me you won't do it again"
"Yeah I learnt my lesson"we laughed.
"Catalina I need you to do something for me please"mom pleaded with puppy eyes and I frowned titled my head.
"What is it momma"I said raising my brow.
"Take over the company please"
"Huh"I said in shock.
Alexander
I groaned and answered my ringing phone,
"This better be worth it Gloria"
"Sir your family heirloom has been stolen"
"What the heck!!!"I spranged up immediately
Keyvando mengetuk pintu kamar Sea beberapa kali. Tapi, tidak juga ada sahutan dari dalam kamar itu. Tentu saja hal tersebut membuat Keyvando mengerutkan keningnya. Ia memutar kenop pintu kamar Sea perlahan. Matanya memicing saat melihat Sea yang sedang merenung menatap ke arah jendela kamarnya. "Sea," panggil Keyvando. Sontak saja Sea terlonjak karena mendengar Keyvando yang ada di belakangnya. Ia sedikit menjauh, bersikap waspada pada Keyvando. "Tuan, ada apa?" tanyanya dengan nada pelan. Keyvando menatap Sea dengan pandangan dingin tak berekspresi. "Ikut aku ke mansion utama keluarga Eduardo." Ucapan Keyvando itu membuat Sea melebarkan matanya, bagaimana mungkin ia ke Mansion utama keluarha Eduardo sekarang. Jujur saja, ia belum siap. "Kenapa? Aoa ada yang salah?" tanya Keyvando pada Sea. "Tuan, say-" "Sea, jangan memanggilku Tuan. Panggil namaku saja atau mungkin gunakan panggilan yang tidak formal." Sea terdiam, ia nampak berpikir, hingga akhirnya menatap ke arah Keyvand
Sea duduk dengan tenang seorang diri di meja makan panjang yang terdapat di ruang makan mansion milik Keyvando. Wanita itu tampak makan dengan tenang, hanya seorang diri. Ia tidak mempedulikan bagaimana tatapan beberapa pelayan yang tidak suka dengannya. "Bibi, aku sudah selesai," ucap Sea setelah ia menghabiskan makanannya. Sea mengucapkan terima kasih, lalu ia beranjak dari ruangan makan itu menuju ke kamarnya kembali. Maureen mendekat, lalu mulai memberi kode pada beberapa pelayan untuk mengemas sisa makanan Sea. "Bibi Maureen, kenapa kita harus menurut dengannya? Dia hanyalah gadis kampung yang kebetulan beruntung dipungut oleh Tuan Muda Keyvando," ucap salah seorang pelayan dengan rambut ikal bernama Arina. Maureen menoleh ke arah Arina, matanya menatap tajam Arina. Meminta pelayan muda itu untuk Tidka membantah. Namun Arina justru memberengut sebal. Meski begitu, ia tetap mengerjakan pekerjaannya. "Enak sekali jadi Sea, dipungut menjadi seorang Cinderella oleh Tuan Mud
Wanita muda itu berusaha mendekat ke arah Keyvando, tapi Lucas yang ternyata berpas-pasan dengannya di depan pintu tadi langsung menghadangnya. "Kak, aku Karina. Apa Kakak lupa? Dulu kita satu SMA Kak," ucap Karina ia tersenyum. Keyvando menatap datar Karina, ia tampak jijik dengan senyuman yang sengaja dibuat-buat oleh wanita muda itu. Bahkan Lucas tampak bergidik ngeri, apalagi pakaian yang Karina gunakan terkesan sangat terbuka dengan panjang 5 CM di atas lutut dan belahan dada rendah. "Lucas, urus wanita ini!" perintah Keyvando, lelaki itu kemudian masuk ke dalam ruangannya dan menutup pintu kasar Sedangkan Lucas, ia langsung menarik paksa Karina. Meski wanita muda itu terus berteriak, meminta untuk dilepaskan dan juga ingin bertemu dengan Keyvando. Banyak karyawan Eduardo Company yang menatap heran ke arah Karina. Lucas juga terus menarik paksa Karina dan membawanya keluar. Bruk Lucas mendorong Karina kasar, membuat Karina meringis kesakitan dan tidak terima. "Sia
Sea dan juga Keyvando keluar dari kantor khusus yang mengurus pernikahan dengan ekspresi berbeda. Sea memasang wajah cemberut, seraya memandang buku nikah yang ada di tangannya. Sedangkan Keyvando, lelaki itu tampak puas, ia memandangi buku nikahnya seolah merupakan hak yang paling berharga di hidupnya. "Sekarang kita sudah sah menjadi suami istri. Jangan lupa, kamu juga saat ini merupakan sekretarisku, Sea Sayang," ucap Keyvando berbisik. Sea bergidik mendengar suara Keyvando yang terngiang di telinganya. Matanya membeliak, lalu dengan cepat berjalan menuju ke mobil Keyvando. "Ayo pulang ke rumah Tuan," ucap Sea tanpa basa basi. Keyvando menghentikan langkahnya, menatap Sea tidak percaya. Beberapa detik kemudian, lelaki tersebut membuka pintu mobil untuk Sea. Membiarkan gadis itu masuk dan duduk dengan tenang, tidak lupa ia memasangkan seatbelt pada tubuh Sea. Sea tampak diam, ia mulai terbiasa dengan perlakuan Keyvando yang tiba-tiba. Setelah selesai, Keyvando menyusul Se
Bagus, Seruni, dan juga Karina nampak terkejut melihat seorang lelaki berwajah tampan yang berjalan mendekat ke arah mereka dengan tatapan dinginnya. Selain itu, pakaian yang lelaki itu gunakan dari atas hingga bawah terlihat branded, sehingga membuat mereka semakin berbinar.Hal itu membuat Karina
"Tu-Tuan Bara?!" ucap Bagus saat melihat lelaki berperawakan tinggi besar dengan topi koboi itu datang bersama tiga orang anak buahnya yang lain."Oh, kebetulan sekali, ada kau juga Bagus. Aku ke sini karena ingin menagih hutang pada anakmu itu. Dia berjanji akan melunasinya hari ini," ucapnya lagi
Suara pintu tersebut terbanting kasar. Sea keluar dari dalam ruangan CEO dengan wajah kesal. Tubuhnya terasa panas karena amarah yang siap untuk diluapkan. Matanya tampak datar seolah ingin menyemprot siapa saja yang ada di hadapannya. "Cih, Boss gila, seenaknya aja minta anak orang jadi istrinya.
Suara ujung heals seorang gadis terdengar menggema di sepanjang koridor kantor. Keringatnya membasahi pelipis. Pagi ini, dia datang terlambat lagi. Entah sudah berapa banyak pasang mata yang menatapnya sinis dan bibir yang mengumpatnya secara langsung, maupun di belakangnya."Maaf, maafkan saya kar






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.