Home / Romansa / Secret Service 21+ / 25. Bukan Target Sebenarnya

Share

25. Bukan Target Sebenarnya

last update Petsa ng paglalathala: 2026-05-14 22:05:29

Chapter 25

Bukan Target Sebenarnya

Di dalam kendaraan, Raymond terus memantau kamera lalu lintas kota yang muncul bergantian di layar laptopnya dan Fred mengemudi dengan agresif membelah jalan raya yang masih sepi menjelang subuh.

"Mereka masuk jalur Interstate," kata Raymond cepat. "Kalau terus lurus mereka akan sampai New York dalam beberapa jam."

Fred melirik sekilas. "Kau yakin itu Oleg?"

Raymond memperbesar salah satu frame kamera. Siluet pria di kursi penumpang terlihat samar dengan kepa
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Secret Service 21+   48. Pamit

    Chapter 48Rencana BaruNichole berdiri di depan sebuah rumah yang berada di kawasan tenang di pinggiran Washington, jauh dari hiruk-pikuk pusat kota dan gedung-gedung pemerintahan yang selama beberapa minggu terakhir menjadi bagian dari hidup Nichole. Rumah itu tidak besar, tetapi terlihat kokoh dan terawat. Bangunan dua lantai dengan halaman kecil di depan, garasi sederhana, dan beberapa pohon tua yang membuat suasana terasa lebih tenang. Tidak ada penjaga di depan gerbang sehingga membuatnya terkesan seperti pemiliknya adalah seseorang yang menginginkan ketenangan setelah menghabiskan sebagian hidupnya untuk bekerja demi keamanan orang lain.Nichole berhenti di depan pintu beberapa detik sebelum akhirnya mengetuk, menghela napas pelan beberapa kali karena dirinya sendiri tidak yakin mengapa ia datang. Setelah semua penjelasan dari Grayson dan mengetahui permainan besar yang terjadi di belakangnya, seharusnya ia kembali ke rumah keluarganya dan mempersiapkan kepulangannya ke Cambri

  • Secret Service 21+   47. Kebenaran

    Chapter 47KebenaranPagi itu terasa lebih berat dari biasanya, bahkan saat mereka di Baltimore atau Arlington sekalipun. Nichole duduk di dekat jendela kamar dengan beberapa jenis menu sarapan yang sejak tadi tidak disentuh, pemandangan kota Washington yang mulai ramai di bawah sana tidak menarik perhatiannya sedikit pun. Biasanya ia akan memperhatikan detail kecil di sekitarnya, memperkirakan kemungkinan, dan menyusun rencana berikutnya.Namun, pagi ini ia bahkan tidak memiliki rencana apa pun. Luka di benaknya yang disebabkan oleh kakeknya masih menganga hingga rasanya sulit menerima kenyataan bahwa selama ini ia berjuang mencari jawaban, sementara orang yang memiliki jawabannya hanya diam dan membiarkannya berjalan dalam kegelapan.Max berdiri tidak jauh dari sana, memperhatikan Nichole yang sudah hampir setengah jam duduk tanpa bergerak. Semalam, Nichole cukup lama menangis di pelukannya dan tidak berusaha menenangkan, hanya membiarkan perempuan itu meluapkan kekecewaannya dalam

  • Secret Service 21+   46. Terlalu Lelah

    Chapter 46 Terlalu Lelah Mereka meninggalkan villa dan tidak satu pun di antara mereka yang memulai pembicaraan. Nichole duduk di kursi belakang bersama Max dan sepanjang perjalanan menuju hotel, perempuan itu tidak mengucapkan sepatah kata pun. Ia hanya menatap keluar jendela, memperhatikan lampu kota Washington yang perlahan bergerak melewati pandangannya. Wajahnya muram dan di dalam benaknya merasakan beribu-ribu kekecewaan terhadap kakeknya, sementara Raymond duduk di samping Fred yang mengemudikan mobil dengan perasaan kacau yang hampir tidak bisa digambarkan, ia tidak bisa memikirkan apa tujuan komandannya sehingga memainkan intrik seperti itu. Dari pantulan kaca jendela, Max melihat wajah Nichole yang berusaha tetap tenang. Perempuan itu masih mempertahankan ekspresi yang sama sejak keluar dari villa tadi, tetapi Max melihat sesuatu yang tidak terlihat oleh orang lain. Nichole mulai memerah, pasti menahan sesuatu yang tidak bisa dikatakan sekarang. Nichole terbiasa tidak m

  • Secret Service 21+   45. Kecewa

    Chapter 45Kecewa"Kita harus cepat, terlambat sedikit saja kita akan kehilangan kesempatan," kata Raymond dari jok belakang.Sejak Malik menemukan koordinat tersebut, Raymond sudah memiliki perasaan buruk dan melihat kendaraan Grayson Ellingthon berada di tempat yang sama dengan titik keberadaan Igor Volkov membuat semua kecurigaannya semakin dalam.Selama ini ia mengira dirinya sedang mengejar seseorang yang bersembunyi, ternyata mungkin orang itu berada di tempat yang tidak pernah mereka pikirkan."Kau sebaiknya tidak bisa masuk bersama kami," kata Max.Nichole menoleh kepada Max. "Kenapa?"Max menatap villa itu dengan ekspresi berat. "Karena kalau Ray masuk ke sana, Kariernya mungkin tidak bisa dipertahanka. Dan jika kecurigaan kita tidak terbukti, Ray bukan lagi orang yang bisa mengumpulkan informasi, dia akan menjadi agen CIA yang memasuki properti atasannya sendiri tanpa izin.""Max benar, kalau komandanku memang terlibat dalam semua ini, aku harus tetap memiliki posisi untuk b

  • Secret Service 21+   44. Rahasia Hampir Terungkap

    Chapter 44Rahasia Hampir TerungkapRaymond menatap koordinat di layar, titik kecil yang menunjukkan lokasi sebuah villa di Washington itu membuat kepalannya terasa berdenyut. Tempat yang beberapa hari lalu tidak pernah terpikir akan memiliki hubungan dengan Igor Volkov, sekarang tiba-tiba menjadi pusat dari semua pertanyaan yang belum terjawab.Nichole memperhatikan ekspresi Raymond, pria itu selalu terlihat seperti seseorang yang mampu menjaga pikirannya tetap dingin, bahkan saat menghadapi kegagalan. Namun, kali ini terlihat sangat berbeda."Ada sesuatu yang belum kau katakan," ujar Nichole pelan.Raymond mengalihkan pandangannya dari layar dan menatap Nichole. Beberapa detik ia terlihat ragu seolah sedang mempertimbangkan apakah informasi berikutnya akan membuat keadaan menjadi lebih baik atau justru bertambah rumit."Komandanku itu...." Raymond berhenti sejenak sebelum melanjutkan. "Dia adalah salah satu orang yang paling dekat dengan kakekmu."Suasana ruang itu seketika hening,

  • Secret Service 21+   43. Jejak

    Chapter 43 Jejak Suasana di ruang belajar pribadi keluarga terasa sunyi, tidak ada suara percakapan keluarga dari lantai bawah, dan tidak ada aktivitas staf rumah yang biasanya terdengar samar dari balik pintu. Semua perhatian mereka tertuju pada sebuah benda kecil yang terletak di tengah meja kayu besar—ponsel milik Igor Volkov. Benda itu tampak tidak berbeda dari perangkat komunikasi biasa. Tidak ada tanda khusus, tidak ada simbol, bahkan bentuknya terlihat cukup sederhana. Namun, semua orang di ruangan itu tahu bahwa mereka sedang berhadapan dengan sesuatu yang mungkin menjadi kunci dari seluruh kekacauan yang terjadi selama beberapa minggu terakhir. Nichole berdiri di dekat rak buku sambil memperhatikan ponsel itu dari jauh. Setelah semua yang terjadi di Baltimore, Jelena ditangkap, dan Oleg muncul dengan keputusan nekatnya sendiri, akhirnya mereka memiliki sesuatu yang benar-benar berasal dari Igor. Namun, semakin dekat mereka dengan jawaban, semakin besar pula kemungkin

  • Secret Service 21+   34. Node

    Chapter 34NodeAirbnb yang dipilih Fred berada di jalan kecil yang tampak biasa, tersembunyi di antara deretan townhouse tua yang catnya mulai pudar dimakan waktu. Tidak ada yang mencolok dari luar karena tidak ada penjagaan atau kamera yang terlalu jelas, terasa sangat tepat karena tempatnya tida

  • Secret Service 21+   33. Sepuluh Menit

    Chapter 33Sepuluh MenitLorong itu membawa mereka semakin jauh ke dalam gedung yang terasa seperti tidak memiliki ujung. Setiap pintu yang mereka lewati tertutup rapat, setiap sudut dijaga oleh kamera dan petugas yang berdiri tanpa ekspresi seolah emosi adalah sesuatu yang ditinggalkan di luar ber

  • Secret Service 21+   32. Akses Terbatas

    Chapter 32Akses Terbatas"Aku ingin bertemu Jelena," kata Nichole tiba-tiba saat mereka baru saja kembali dari memeriksa sisa-sisa bukti di mansion.Kalimat itu jatuh begitu saja di tengah ruang penginapan yang masih dipenuhi bau kopi dingin dan sisa kelelahan. Max yang sedang membuka jaketnya ber

  • Secret Service 21+   31. Tidak Seharusnya Ada

    Chapter 31Tidak Seharusnya Ada Baltimore siang itu cukup cerah, cahaya matahari jatuh terang tanpa ampun ke permukaan mansion yang kini kehilangan kesan misteriusnya digantikan oleh garis polisi kuning dan kendaraan resmi yang terparkir di sepanjang jalan.Max, Nichole, dan Fred melangkah melewat

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status