ホーム / Romansa / Sentuhan Lembut Om Duda / CHAPTER 157: Amarah Leo

共有

CHAPTER 157: Amarah Leo

作者: Heiho
last update 公開日: 2026-03-15 15:00:46

“Anda baik-baik saja, nona Hani?”

Leo menatap cemas Hani yang menelungkup di atas meja. Sudah beberapa hari anak bosnya seperti itu.

Ia suka mengeluhkan badannya sakit dan pegal-pegal. Padahal, Leo jarang sekali mengajaknya untuk pergi observasi ke hotel-hotel.

Apa Leo memberikan terlalu banyak tugas untuknya sehingga membuat Hani terlalu lama duduk?

Tapi, rasanya tidak juga karena gadis itu selalu bisa menyelesaikan pekerjaannya
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 170: Mau Menciumku?!

    Jefri segera mengatur wajahnya dengan tersenyum tipis, “Iya, saya akan pergi sejenak,”“Kemana?”Bukankah wanita ini terlalu ingin tahu?Jefri menimbang-nimbang sejenak perlu memberitahu secara jujur atau tidak. Tapi, mengingat kelakuan Sandra tadi pagi, mungkin wanita itu akan melakukan sesuatu lagi jika Jefri berkata akan bertemu Rara sekarang. “Bertemu kolega di hotel saya,” balas Jefri ringan, “Sebentar lagi ada acara kembang api saat malam tahun baru, kan? Saya harus mengatur hotel sebagai persiapan menyambut para tamu,”Sandra masih menatapnya curiga. Tapi, ia akhirnya mengangguk-angguk. “Baiklah. Kalau begitu, hati-hati, tuan,” Jefri hanya mengangguk sekilas. Ia akhirnya berjalan menuju mobil di bawah tatapan Sandra. Begitu masuk mobil, Jefri menatap Sandra dingin dari jendela depan. Ia mencengkram kemudi mobil dengan erat lalu mulai mengeluarkan mobilnya dari motel.Jefri melirik Sandra yang

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 169: Rara Mengundang Jefri

    “Om Leo, orang yang kamu sukai itu, sudah memiliki tunangan,”“Bohong,” ucap Hani, suaranya sedikit bergetar. “Kamu pasti bohong,”Septa mengalihkan pandangannya dan menggelengkan kepala pelan. Hani menggeram. “Aku tidak pernah mendengar soal itu,” desis Hani, “Bagaimana mungkin kamu bisa tahu sedangkan aku, orang yang sudah mengenalnya sejak lama, tidak tahu apa-apa?!”“Om Leo memang sengaja menyembunyikannya,” balas Septa, “Walaupun aku tidak tahu apakah om Jefri mengetahui itu atau tidak,”“Menyembunyikan? Kenapa dia harus menyembunyikannya?” desak Hani, “Tidak, tunggu, kalau dia memang menyembunyikannya lalu kenapa kamu tahu?!”“Aku pernah melihatnya,”Napas Hani tercekat mendengar jawaban Septa. Dadanya sesak. “Melihatnya?” tanyanya dengan suara yang semakin bergetar. Septa mengangguk pelan. Ia merasa semakin tidak tega melihat Hani sekarang. Tapi, ia harus melakukannya. “Aku pernah me

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 168: Jauhi Dia

    “Apa benar tidak terjadi sesuatu antara kak Sandra dan om Jefri?” tanya Rara ke Sandra. Ia sudah berada di luar kantor sekarang, tapi masih belum beranjak pergi.Rara masih memikirkan interaksi Jefri dan Sandra tadi. Padahal, ini pertama kalinya Jefri menyetujui ajakan Sandra dengan cepat dan hal tersebutlah yang dinanti Rara selama ini.Apa Rara terlalu memikirkannya saja?Sandra menaikkan alisnya, “Kami baik-baik saja. Bahkan hubungan kami lebih dekat kan sekarang?“ Sandra menyeringai.“Buktinya tuan Jefri mau menerima ajakanku tanpa berpikir lama-lama,”Rara menelan ludah. Perkataan Sandra benar, tapi rasanya tidak benar juga. Entahlah, rasanya hubungan mereka tidak ‘baik’ yang seperti Rara bayangkan.Melihat wajah kesulitan Rara, Sandra menepuk pelan bahu perempuan itu hingga ia tersentak kaget.“Harusnya kamu senang karena tidak perlu susah payah lagi menyatukan kami sekarang, bukan malah berpikiran macam-macam,” de

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 167: Terlihat Baik?

    [Acaramu berjalan lancar? Besok temui aku di kantorku]Hani mengernyitkan alisnya ketika membaca pesan Septa. Kenapa tiba-tiba sekali pria itu mengajaknya bertemu? Apa Septa ingin Hani segera memenuhi janjinya? Bukankah dia terlalu buru-buru?Hani menghela napas. Yasudahlah, Septa memang kadang suka tidak sabaran. Hani membalas pesan tersebut dengan ‘ya’ singkat. Ia lalu memasukkan kembali ponselnya ke tas. Hani kemudian menatap tangannya.Tangan yang masih terasa hangat karena genggaman Leo saat berdansa tadi. Hal itu membuat Hani teringat wangi musk pria itu dan betapa hangat tubuh sang pria ketika mereka berdekatan.Baiklah, sepertinya dia harus berhenti mengingat karena Hani merasa seperti orang mesum sekarang.Hani menarik napas lalu menghembuskannya perlahan. Ia menatap pantulan dirinya di cermin toilet, berusaha menguatkan dirinya untuk bertemu Leo lagi.Ya, tadi setelah berdansa, Hani buru-buru menuju

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 166: Leo Adalah ...

    “Te-tentu saja sudah! Ayo kita masuk ke dalam!” jawab Hani gelagapan. Ia segera melangkah masuk ke dalam hotel sambil menarik tangan Leo. Begitu masuk ke dalam, para staf segera menyapa Hani. Mereka menganggukkan kepala dengan sopan ke Hani, bahkan sesekali ada yang memanggil dengan sebutan ‘bu direktur’. Hani menjawab semua sapaan tersebut dengan kaku. “Apa kita tidak bisa menyuruh para staf untuk tidak memanggilku bu direktur?” bisik Hani ke Leo, “Rasanya aneh mendengar itu. Lagipula, aku juga hanya perwakilan ayah hari ini!”Leo menggeleng pelan, “Sayangnya kita tidak bisa. Semua orang sudah menganggap anda sebagai pimpinan dari kemarin, jadi anda sebaiknya menerima panggilan itu,”Hani menghela napas. Ia tidak menyangka dipanggil dengan sebutan seperti itu akan membebani dirinya. Dulu, waktu kecil, ia selalu kagum tiap ada yang memanggil Jefri dengan ‘pak direktur’. Ia juga ingin dipanggil dengan penuh kesanjungan seperti ayahnya i

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 165: Menjadi Pasanganmu

    Hani sudah menduga para staf itu akan berkata aneh-aneh, tapi ia tidak menduga malah perkataan itu yang keluar!Kalau boleh jujur, Hani sebenarnya tidak keberatan atas dugaan itu. Tapi, bagaimana kalau Leo yang tersinggung?!Ia tidak ingin melihat Leo menunjukkan wajah tidak suka.Hani buru-buru membuka mulutnya, hendak mengklarifikasi perkataan staf itu. “Jaga ucapan kalian,”Terlambat! Leo lebih dulu membuka mulutnya. Hani buru-buru menoleh padanya. Jantungnya berdetak keras ketika melihat wajah mengeras Leo.Apa pria itu beneran tersinggung atas ucapan staf tadi? Dilihat dari wajahnya, sepertinya Leo benar-benar tidak menyukai ucapan itu.Hani merasakan hatinya berdenyut sakit.“Nona Hani itu bos kalian sekarang. Tapi, bisa-bisanya kalian berkata seenteng itu?” tatapan Leo berubah dingin.“Perkataan kalian itu sama sekali tidak menghormati nona Hani!”“Ma-maafkan kami!” seru para staf kompak. Mereka membungkukkan badan dalam-dalam.“Kami tidak bermaksud seperti itu! Kami hanya–”“S

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 109: Saksi Misterius itu Adalah ...

    “Jangan khawatir, nona Rara,” ucap Lexus begitu melihat wajah Rara ketakutan, “Anda lupa kalau kita juga punya kartu AS sekarang?”Rara tersentak. Ia menoleh cepat ke Lexus. “A-anda benar,” ucapnya tidak yakin. Bagaimana pun, Rara belum mengetahui kesaksian yang akan diberikan nanti, jad

    last update最終更新日 : 2026-03-29
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 100: Tuntutan dari Rachel

    “Apa, sih,” gerutu Rara, berusaha menutupi jantungnya yang terlalu menggila. “Om kan bukan suka aku yang kayak gitu—”“Suka,” potong Jefri. Ia menatap Rara serius. “Om suka sama kamu, Ra. Dalam artian romantis,”Rara menggigit bibir. Ia menatap Jefri yang kini mengangkat satu tangannya dan menempe

    last update最終更新日 : 2026-03-28
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 101: Biar Aku yang Lakukan

    Kate menelan ludah. Ia menatap bergantian Rachel dan Jefri yang sedang saling berhadapan. Aura di antara mereka berdua sangat dingin, membuat Kate merinding. Kalau bukan karena tuntutan untuk menjaga Rachel yang baru siuman dari para petinggi agensi, Kate pasti sudah lari ketakutan. “Aku dengar

    last update最終更新日 : 2026-03-28
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 106: Seperti Suami Istri

    “Kita memerlukan bukti yang kuat tentang penyerangan Rachel ini,” ucap Lexus membuka percakapan ketika berkumpul bersama Rara, Hani, Jefri, dan Septa setelah sidang selesai. Mereka berlima kini ada di ruang tengah rumah Jefri. “Posisi kita dan Rachel sekarang sama. Sama-sama belum memiliki bukti ku

    last update最終更新日 : 2026-03-29
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status