تسجيل الدخولDemi menyelamatkan suaminya dari jeruji besi, Sasha terpaksa tidur dengan bos suaminya untuk menciptakan skandal. Sasha pikir, semua akan berhenti dalam satu malam. Namun, Kevin—bos suaminya—marah besar saat mengetahui bahwa ia telah dijebak hingga tidur bersama istri dari pria yang melakukan penggelapan dana di perusahaannya. Kevin bermaksud membalas apa yang telah dilakukan oleh Sasha dan suaminya. Akan tetapi, pembalasan itu justru membawa mereka ke dalam hubungan penuh tantangan yang menegangkan dan gairah yang membara. Mampukah mereka menghadapi segala risiko yang ada?
عرض المزيدSasha langsung bangkit dari tempatnya duduk. Ia berjalan menghampiri kedua orang tua Lukman. Berlutut di hadapan wanita yang masih berstatus sebagai ibu mertuanya. Sasha meraih jemari wanita itu. “I-ibu saya datang untuk meminta maaf atas semua kesalahan. Sa-saya memutuskan untuk bercerai dengan mas Lukman.”Ibu Lukman berdiri terpaku, ia berjalan mundur menjauhi Sasha. “A-apakah kau berselingkuh dari putraku dan membuatnya melakukan kegilaan? Hingga ia dikejar-kejar polisi. Itu semua pasti karenamu, bukan?”Sasha menggelengkan kepala menyangkal apa yang dikatakan oleh ibu Lukman. “Bu-bukan begitu kejadiannya. Mas Lukman yang memaksaku tidur dengan bosya, agar ia tidak masuk penjara. Aku tidak tau siapa ayah dari anak yang sedang kukandung.”Air mata Sasha jatuh membasahi wajahnya mengalir dengan derasnya. Perasaan malu menghinggapi perasaan Sasha, karena ia harus berkata jujur kepada kedua mertuanya. Hubungan mereka yang memang tidak pernah baik akan menjadi semakin buruk saja.Tanga
Sasha mendongak memandangi Kevin, ekspresi wajahnya terlihat terkejut. “Kau sudah bertemu dengannya? Apakah ia mau melakukannya?”Jemari Kevin meremas lembut jemari Sasha. “Iya menyetujuinya. Kau akan terbebas dari pernikahanmu dengan Lukman, begitu kau sudah melahirkan.”Senyum tersungging di bibir Sasha. Rasa bahagia menyelimuti hatinya. Bayangan akan terbebas dari ikatan pernikahan yang sudah tidak sehat lagi untuk mereka berdua.Dalam hati Kevin menggumam, “Harga dari kebebasan Sasha, aku harus membatalkan tuntutan hukumku kepada pria itu.”Kevin keluar dari kamarnya, begitu dilihatnya Sasha tertidur. Ia membiarkan tunangannya itu untuk beristirahat. Kevin memasuki ruang kerjanya untuk menghubungi pengacaranya.Bunyi pintu yang diketuk menyadarkan Kevin dari pekerjaannya. Ia kepada pekerjanya itu untuk masuk. Ternyata itu adalah Sasha.“Kau sudah bangun rupanya.” Kevin memberikan kode kepada Sasha untuk duduk di depan meja kerjanya. “Wajahmu terlihat serius, apakah ada yang ingin
“Saya akan pergi dan tidak akan kembali ke kantor. Kamu batalkan semua janji saya untuk sisa hari ini.” Kevin berjalan menuju lift.Begitu keluar dari pintu perusahaan, sopir pribadinya langsung membukakan pintu mobil bagian penumpang. Kevin duduk di kursinya dengan perasaan yang tidak nyaman. Dicobanya untuk menghubungi Sasha, tetapi panggilan telepon darinya tidak juga diangkat. Pesannya pun, bahkan tidak diangkat oleh Sasha.‘Apakah Sasha marah kepadaku, hingga ia menolak untuk mengangkat telepon, serta membalas pesanku,’ batin Kevin.Kevin meminta kepada sopirnya untuk mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi. Hingga dalam waktu satu jam yang seharusnya ditempuh dua jam. Ia sudah berada di depan pintu gerbang rumahnya.“Berhenti, pak!” perintah Kevin kepada sopirnya.Setelah mobil berhenti Kevin menurunkan kaca mobil, ia memanggil petugas keamanan yang berjaga untuk mendekat.“Sekarang di mana, tunangan saya itu? Ia kamu suruh masuk, bukan?” tanya Kevin dingin.Sontak saja wajah
Lukman meraih Devinna kepelukannya. “Maafkan aku Sayang! Tinggallah di sini. Aku akan menghubungi pak Kevin untuk mencari tau di mana Sasha berada, agar bisa bicara dan membereskan pernikahan kami.”Devinna memasang wajah cemberut, ia masih marah dan sedih. Karena berfikir Lukman tidak sayang dan peduli kepadanya.“Kalau kau cemberut seperti itu. Wajahmu justru terlihat cantik sekali,” goda Lukman.Senyum pun mengembang di wajah Devinna. Ia merangkulkan kedua lengannya di leher Lukman dan memberikan ciuman di wajah, serta bibir kekasihnya itu. “Jangan abaikan aku! Kita menghadapi masalah ini bersama-sama.”***Sudah satu minggu Sasha berada di panti asuhan tempatnya dibesarkan. Ia merasakan kerinduan yang mendalam kepada Kevin. Pria itu menepati janjinya tidak menghubungi atau datang melihat dirinya.‘Kevin benar-benar marah kepadaku. Aku merindukannya apa yang harus kulakukan untuk membuatnya datang kepadaku? Apa aku yang menyusul Kevin,’ batin Sasha.Suara ketukan di pintu kamarnya
Kevin menyentuhkan keningnya dengan kening Sasha. Senyum mengembang di wajahnya dan itu dapat dirasakan oleh Sasha. “Kamu terlalu banyak menonton berita kriiminal dan drama. Aku tidak akan melakukan hal yang jahat kepada wanita yang kucintai.”Tangan Kevin terulur melepaskan sabuk pengaman yang dip
Mata Sasha membelalak tidak percaya, kalau Kevin mendesak dirinya. “Kenapa harus secepat itu melakukan tes? Tidak bisakah kamu menunggu sampai kita menikah saja? Apakah karena alasan anak kau mau menikahiku? Dan seandainya tidak terbukti anak yang sedang kukandung adalah anakmu, kau akan membatalka
Shasa mendorong Kevin menjauh, ia perlu waktu untuk dirinya. Meskipun dirinya harus mengakui terpengaruh dengan godaan yang diberikan Kevin kepadanya. “Kevin! A-aku …”Sasha tidak dapat melanjutkan ucapannya, ia bingung dengan dirinya sendiri. Perasaannya campur aduk saat bersama dengan Kevin.Kevi
Kevin menatap tajam wartawati itu. “Saya akan menjawab, bahwa hubungan saya dengan bu Sasha sama sekali bukan urusan orang lain. Benar suaminya adalah pegawai saya dan ia terlibat dalam penggelapan uang perusahaan bersama dengan kekasihnya. Yang juga merupakan sekretaris saya.”Kevin diam sebentar,


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.