Share

BAB - 28

Author: shart96
last update Last Updated: 2026-01-22 15:12:12

“Aku kira coklat ini kamu yang belikan, karena kemarin kamu bilang janji kalau besok akan membelikan beberapa coklat.” ucap sang kakek, mengira kalau memang coklat tersebut pemberian Kanaya.

“Itu… “ Kanaya mulai gugup karena beberapa orang yang berada diluar satu per satu mulai masuk ke dalam ruangan.

“Jadi benar kamu yang belikan pasien coklat?” tanya Kaira penuh selidik.

“Bukan saya ners, memang saya menjanjikan akan memberikan coklat kepada pasien. Namun itu setelah selesai melakukan pemeriksaan pagi ini, dan jika dokter sudah memberikan izin untuk memakan makanan manis.”

“Lalu bagaimana caranya pasien kini bisa mendapatkan coklat tersebut?” tanya Kaira dengan nada mengintimidasi.

Kanaya bingung harus menjawab seperti apa, karena dirinya sendiri pun tidak mengetahui dari mana sang pasien mendapatkan coklat tersebut.

“Ada apa pagi-pagi sudah ribut sekali?” tanya seseorang masuk ke dalam ruangan untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.

“Dokter Liam.” Kaira buru-buru mendekat ke arah
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Skandal Semalam Dengan Dosenku   BAB - 28

    “Aku kira coklat ini kamu yang belikan, karena kemarin kamu bilang janji kalau besok akan membelikan beberapa coklat.” ucap sang kakek, mengira kalau memang coklat tersebut pemberian Kanaya.“Itu… “ Kanaya mulai gugup karena beberapa orang yang berada diluar satu per satu mulai masuk ke dalam ruangan.“Jadi benar kamu yang belikan pasien coklat?” tanya Kaira penuh selidik.“Bukan saya ners, memang saya menjanjikan akan memberikan coklat kepada pasien. Namun itu setelah selesai melakukan pemeriksaan pagi ini, dan jika dokter sudah memberikan izin untuk memakan makanan manis.”“Lalu bagaimana caranya pasien kini bisa mendapatkan coklat tersebut?” tanya Kaira dengan nada mengintimidasi.Kanaya bingung harus menjawab seperti apa, karena dirinya sendiri pun tidak mengetahui dari mana sang pasien mendapatkan coklat tersebut.“Ada apa pagi-pagi sudah ribut sekali?” tanya seseorang masuk ke dalam ruangan untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.“Dokter Liam.” Kaira buru-buru mendekat ke arah

  • Skandal Semalam Dengan Dosenku   BAB - 27

    Kanaya melihat Liam bersama rombongan yang baru saja masuk ke dalam, namun yang membuatnya melebarkan kedua matanya, ia melihat ibu mertua dan nenek Riana termasuk dalam rombongan tersebut.“Hah? Kok nenek Riana dan ibu mertua ada satu rombongan sama orang-orang petinggi rumah sakit? Jangan bilang pria yang paling depan itu ayah mertua dan beliau yang punya rumah sakit Bardine Hospital ini.” tanyanya dalam hati.Kanaya sedikit kebingungan karena memang sejak awal ia tidak pernah mencari tahu latar belakang Liam dan keluarganya, baginya Liam dan keluarganya sudah bersikap baik dan menerima keberadaannya sudah cukup. Mengingat pernikahan mereka merupakan atas perjodohan dan belum begitu mengenal satu sama lain.Satu per satu menyambut dengan ramah, termasuk Kanaya. Nenek Riana yang melihat cucu menantunya ada disana menghampiri sebentar.“Kanaya kamu ada disini?” sapa nenek Riana mengelus bahu Kanaya.Orang-orang yang ada disana memperhatikan interaksi Kanaya dan nenek Riana, termasuk K

  • Skandal Semalam Dengan Dosenku   BAB - 26

    “Kakak yakin?” Kanaya menatap sedikit khawatir.Namun beberapa detik kemudian Kanaya terdiam sejenak. “Oh tidak, tatapan itu.” Kanaya menatap Liam penuh selidik. “Tatapan yang sama saat kita berada di hotel waktu itu.” ucap Kanaya dalam hati saat menyadari sesuatu.Ia tidak melupakan tatapan itu, tatapan saat Liam berada diatas kendali pria tersebut, meski dalam keadaan setengah sadar ia masih dapat melihat cukup jelas tatapan yang awalnya membuatnya takut namun perlahan menenangkan.****“Kak tadi aku minta untuk turun di dekat rumah sakit saja, kenapa malah jadi dibawa ke parkiran basement sih.” keluh Kanaya.“Memangnya kenapa sih? Ini bukan di area kampus juga, apa di rumah sakit juga harus dirahasiakan?”“Bukan gitu, kan ada beberapa teman mahasiswa juga yang ikut magang disini. Kalau mereka tahu gimana?”“Tinggal bilang saja kalau memang kita sudah menikah dan meminta mereka untuk tutup mulut sementara waktu sampai kamu siap.” sahut Liam yang sudah selesai memarkirkan mobilnya d

  • Skandal Semalam Dengan Dosenku   BAB - 25

    “Karena sepertinya yang kemarin gagal total, jadi kali ini aku harus pastikan harus bisa berhasil. Aku sudah tidak sabar untuk menimang keponakanku yang imut nanti,” gumam Aksa tersenyum penuh makna lalu merebahkan tubuhnya di tempat tidur sambil memainkan ponselnya.Tanpa Kanaya sadari, saat dirinya mandi. Aksa sudah menaruh sesuatu kepada sup ayam buatannya yang sudah dipisahkan khusus untuk Liam sebelumnyaKanaya baru saja selesai mencuci piring, dia bersiap untuk pergi ke kamar mengerjakan tugas kuliahnya. Langkahnya perlahan namun pasti meninggalkan dapur setelah memastikan semua dalam keadaan bersih dan rapi, saat sampai di depan pintu kamar Kanaya mendengar suara orang menekan pin smart door rumah.“Kakak sudah pulang, aku kira akan pulang lebih malam seperti kemarin.” tanya Kanaya menghampiri Liam yang baru saja masuk dan melepas kedua sepatunya di depan pintu.“Apa Kanaya masih belum tahu tentang aku dan keluarga Wicaksana? Sudahlah memang lebih baik jangan tahu dulu sepertin

  • Skandal Semalam Dengan Dosenku   BAB - 24

    Kanaya tiba-tiba tersedak begitu melihat Liam begitu saja duduk di sampingnya lalu fokus dengan makanan dinampannya.“Sebagai tenaga medis kita jangan banyak mengeluh, apalagi membicarakan hal tidak baik tentang pasien kepada orang lain sekalipun teman sendiri.” ucap Liam dengan santainya.“Maaf pak, saya tidak akan mengulangi hal tersebut.” Kanaya bergegas meminum airnya karena masih dalam kondisi tersedak.“Lain kali tolong dijaga bicaranya, bagaimana kalau apa yang kalian bicarakan nanti tidak sengaja terdengar oleh keluarga pasien? Jangan sampai nanti kalian dituntut karena hal tersebut,”“Baik Pak.” ucap Kanaya dan yang lainnya secara bersamaan.Kanaya berusaha untuk segera menghabiskan makanannya, namun rasanya sangat sulit sekali ditelan. pandangannya tidak begitu fokus begitu pun tidak begitu mendengarkan apa yang Naira dan temannya yang lain berbicara, fokusnya teralihkan karena beberapa orang yang ada di kantin tidak sedikit yang melirik ke arah mejanya.Sedangkan Naira dan

  • Skandal Semalam Dengan Dosenku   BAB - 23

    “Halo semuanya perkenalkan saya Kiara larasati, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik selama kalian disini serta mendapatkan pengalaman terbaik yang tidak terlupakan selama kalian semua magang disini mohon kerjasamanya ya.” ucap Kiara tersenyum menatap mahasiswa satu per satu.Semua bertepuk tangan dan satu persatu para mahasiswa memperkenalkan diri mereka masing-masing.Tugas pertama mereka adalah merawat pasien, masing-masing akan merawat satu pasien untuk beberapa kedepan, para pasien merupakan pasien observasi yang dalam beberapa hari lagi akan pulang.Satu per satu Kaira menunjukan ruang pasien yang akan dirawat oleh masing-masing mahasiswa, terakhir kini giliran Kanaya. Kaira dan Kanaya masuk ke salah satu ruangan pasien, disana terdapat empat pasien di ruangan tersebut.Kanaya merasa sedikit gugup namun dia berusaha tetap tenang, untuk pertama kali menjaga dan melayani pasien secara langsung. Terlebih dia belum mengetahui pasiennya seperti apa, mulai sakitnya karena apa se

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status