LOGINJoana Alexa Claudiana, seorang mahasiswi yang sejak lahir sudah dijodohkan oleh orang tuanya pada cowok bernama Stiven mulai lelah dengan nasib bucinnya yang tak kunjung merdeka. Faktanya Joana menyukai Stiven yang kini menjadi calon dokter muda itu sejak puluhan tahun lamanya, namun Stiven tidak pernah menganggapnya ada. Meski lelah dan kesal dengan cintanya yang tak pernah dihargai, Joana tak pernah bisa menangis sama sekali karena trauma masa lalunya yang sampai saat ini masih belum ia sadari. Keaadan membaik saat seorang barista bernama Kelvin datang mewarnai hidupnya, ia lambat laun bisa melupakan Stiven. Berkat Kelvin juga Joana kembali mengingat sebuah trauma terberat dalam hidupnya sehingga ia bisa menangis lagi seperti orang normal lainnya ketika sedang merasa terpuruk. Sejak itu Joana mulai membuka hatinya untuk Kelvin. Namun disaat ia melupakan Stiven, Stiven datang untuk mengungkapkan perasaanya "Sorry, sorry if Im late to love you," ujar Stiven dengan suara halusnya dengan penuh penyesalan. Hanya saja, Kelvin bukan seorang cowok yang menyukai lawan jenis pada umumnya. Yah, menurut informasi dan banyak fakta yang Joana tahu, Kelvin adalah seorang gay. Lantas bagaimana nasib Joana seterusnya yang mulai menyukai Kelvin disaat Stiven mulai peduli dengannya?
View More11 Januari... Seperti malam sebelumnya, malam itu Kelvin mencium lembut bibir Joana usai kemarin malam adalah malam pernikahan mereka. Kelvin tak bisa menahan hawa nafsunya pada istri sahnya yang kini sudah berada di ranjang yang sama dengannya. Ia mulai melepas helai demi helai pakaian yang digunakan oleh Joana, tangannya menggelitik halus menyetuh permukaan demi permukaan kulit istrinya yang kini sudah ia miliki seutuhnya, hingga sampai pada suatu hari... 10 Mei... "Huek... huek...." Joana memuntahkan semua isi perutnya di pagi hari, Kelvin yang hendak berangkat bekerja untuk memantau kondisi hotel miliknya ditengah kota langsung membelokkan langkahnya untuk mengecek ke dalam kamar mandi. Disana Joana terduduk lemas dengan wajah
Matahari mulai terik, namun teriknya tak semenyengat di pertengahan hari. Sepanjang perjalanan Joana dan Kelvin berpegangan tangan, bercerita tentang satu sama lain saling mengejek sehingga perjalanan tak terasa lama walau macet di pagi hari mulai memuncak karena para pengendara sedang berangkat kerja maupun sekolah.Setelah hampir setengah jam mengemudi, mereka telah sampai."Mau aku antar masuk?" tanya Kelvin saat Joana hendak keluar dari mobilnya."Nggak usah, nanti kalau ketauan abangku malah jadi ribut.""Yaudah.. nanti aku telpon ya?"Joana mengangguk. Ia keluar dari dalam mobil dan berjalan untuk membukapagarnya.
Setelah beberapa puluh menit Kelvin membawanya memutari jalan raya, kini ia duduk disebuah kursi empuk mengahadap cermin dengan banyak pertanyaan yang ia tanyakan pada Kelvin namun ia tak bisa bertanya karena perasaannya yang masih canggung sehingga ia pasrah dengan apa yang akan terjadi hari ini.Tiba-tiba seoarang perias datang, merias wajahnya dalam beberapa waktu. Saat ia membuka matanya, ia sudah terkejut dengan penampilan wajahnya yangflawlessdan rambutstyle side braid bun-nya. Setelah di make up, ia disuruh si perias memakai sebuah dress denganstyle cocktailberwarna merah maroon yang panjangnya tak jauh diatas lutut, tak lupa ia memakaiheelstinggi warna kulit.Saat keluar dari ruang rias, ia berjalan dengan begitu anggunnya, membuat Kelvin yang menunggu
Kelvin membelokkan mobil yang ia kendarai ke pom bensin terdekat di lajurnya. Karena macet, pom bensin tampak ramai orang beristirahat. Ia memarkir mobil di tempat kosong yang agak jauh dari toilet karena penuhnya parkiran dimana-mana."Berani nggak sendiri?" tanya Kelvin ketika cewek berkulit putih itu hendak keluar dari mobil."Beranilah emang gue anak TK nggak berani."Blak.Joana langsung menutup pintunya.Pandangan Kelvin mengikuti arah kepergian Joana yang berjalan kearah toilet di sebrang sana, agak jauh tapi masih terlihat.Antri, bau pesing.Itu kesan pertama bagi Joana sa
"Lo pulang sendiri bisa kan?"Mendengar pertanyaan dari calon tunangannya, Joana menatap tajam sambil tersenyum masam. "Kamu tega ninggalin aku disini? Em?" tanyanya agak manja.
Seminggu berturut-turut seusai pulang kuliah Joana mampir ke kafe Gea, membuat kencan Gea dan Burhan tak seefektif sebelumnya. Saat hari mulai gelap barulah Joana pulang ke rumahnya, terkadang menaiki taksi terkadang diantar Gea dan terkadang ia bareng
"Kamu udah gila minta batalin pertunangan kamu sama Stiven?"Ia menundukkan kepalanya, tak bisa melihat raut kemarahan pada seorangsingle parentsyang sudah membesarkannya hingga i
Berat.Itu yang ia rasakan beberapa hari ini sejak kecelakaan kecil menimpanya di malam saat bersama Kelvin. Sejak itu juga, hidupnya benar-benar berubah. Sakit hatinya karena cinta tak terbalas, terka






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews