Share

Permainan Kotor

Author: Firdashe
last update publish date: 2026-06-07 21:17:49

Adjie tidak langsung memperbaiki ban mobilnya , dirinya hanya berdiri diam di area parkir yang mulai sepi. Tatapannya mengarah pada ban mobil yang sobek.

Angin malam menghembus pelan, menciptakan hawa dingin. Membuat pikirannya yang kacau semakin dingin.

Kalau memang tujuannya mengintimidasi, menyayat ban mobil seharusnya sudah cukup. Ini tidak bisa dibiarkan .batinnya.

Perlahan Adjie mengambil ponselnya, dan memotret ban mobil dan jejak sepatu yang terlihat tipis.

Wajahnya kembali tenang, untu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Suami Pengganti Yang Perkasa   Mengintai

    Reno berdiri di depan jendela ruangannya. Wajahnya terlihat lebih tegang daripada biasanya.Audit yang semakin dekat membuatnya sulit tidur beberapa malam terakhir. Apalagi setelah jebakan terhadap Adji mulai gagal satu per satu.Ketukan pintu terdengar, membuyarkan lamunannya. "Masuk."perintahnya datar.Bagus masuk dengan wajah pucat."Kita punya masalah."ucapnya dengan nada tergesa.Reno langsung menoleh, menatap Bagus dengan tajam. Menandakan emosi dan panik sekaligus."Apa lagi?""Server cadangan."Reno mengernyit."Kenapa?"Bagus menelan ludah, sebelum mengatakan hal yang membuat dunianya runtuh."Tim audit meminta akses penuh."Untuk pertama kalinya wajah Reno benar-benar berubah.Karena ia tahu persis apa yang tersimpan di server cadangan.Data lama.Data yang seharusnya sudah hilang.Dan jika data itu ditemukan...Semuanya selesai."Sial."Reno mengepalkan tangan, emosinya langsung naik . Matanya memerah tajam penuh amarah yang siap meledak."Kita harus menghapusnya malam ini."

  • Suami Pengganti Yang Perkasa   Tak pernah terduga

    Adjie menatap layar komputer di hadapannya tanpa berkedip. Rahangnya mengeras menandakan ia menahan emosi yang hampir meledak. Tangannya terkepal erat, seolah bisa menghancurkan benda yang digenggamnya.Nama yang terpampang di layar membuat dadanya terasa sesak. Bukan karena dirinya takut, tapi karena terkejut.Selama ini ia berusaha menerima kenyataan bahwa hidupnya hancur karena fitnah yang tak pernah bisa ia buktikan. Sehingga ia berusaha melupakan pelaku ,dan menganggap semua sudah terlambat.Namun, malam itu membuka kembali masa lalu yang ia coba kubur dalam-dalam selama ini.File tersebut berisi email lama, dokumen transaksi dan rekaman percakapan internal yang tampaknya sengaja disimpan seseorang.Adjie mencoba mengulir layar perlahan, semakin ia membaca semakin dingin ekspresi wajahnya.Ternyata kasus yang menjebloskannya ke penjara bukan ulah satu orang, namun ada jaringan yang lebih besar lagi.Dan justru yang membuatnya terkejut, ada beberapa nama yang muncul dalam dokumen

  • Suami Pengganti Yang Perkasa   Jebakan kedua

    Suasana di kantor mendadak ramai saat jam istirahat. Beberapa karyawan terlihat berbisik begitu Adjie melintas. Bahkan, ada yang diam-diam melihat ke arah Adjie dengan tatapan meremehkan. Dan ada pula yang buru-buru mengalihkan pandangan saat tak sengaja bersitatap.Adjie bukan tak tahu kalau ada yang berbeda dari caranya menatap. Ia juga dengar ada gosip yang mengarah padanya. Bahkan tak butuh lama gosipnya sampai ke telinganya saat melintasi pantry.“Dengar-dengar Adjie dekat dengan istri pemilik perusahaan.”“Serius?”“Iya, katanya itu sih alasan dia cepat dipercaya.” Adjie menghentikan langkahnya begitu mendengar gosip itu. Tatapannya berubah dingin, tangannya tanpa sadar mengepal menandakan pria itu tengah emosi. Fitnah. Dan dia tahu siapa yang sedang bermain.Karena rumor ini tak mungkin muncul sendiri tanpa pemicu. Seseorang mungkin sedang berusaha menghancurkan reputasinya. Jika kemarin tuduhan korupsi gagal, mereka mencoba menjatuhkannya dengan cara lain.Murahan !!.Senyum

  • Suami Pengganti Yang Perkasa   Permainan Kotor

    Adjie tidak langsung memperbaiki ban mobilnya , dirinya hanya berdiri diam di area parkir yang mulai sepi. Tatapannya mengarah pada ban mobil yang sobek.Angin malam menghembus pelan, menciptakan hawa dingin. Membuat pikirannya yang kacau semakin dingin.Kalau memang tujuannya mengintimidasi, menyayat ban mobil seharusnya sudah cukup. Ini tidak bisa dibiarkan .batinnya.Perlahan Adjie mengambil ponselnya, dan memotret ban mobil dan jejak sepatu yang terlihat tipis.Wajahnya kembali tenang, untuk ukuran seseorang yang baru saja diteror ini terlalu tenang.Senyum smirk muncul di wajahnya.“Ceroboh.”gumamnya.Akhirnya Adjie pulang menggunakan Ojek Online, karena tak mungkin memanggil montir malam-malam.Malam sudah sangat larut saat Adjie menginjakkan kaki di kediaman Pranawa. Seperti biasa, kepulangannya disambut Kirana yang selalu bersikap tak peduli.“Kenapa belum tidur , Kirana ? Kau menungguku ?” tanyanya dengan nada menggoda.Kirana mendengus.“Jangan terlalu percaya diri Adjie, si

  • Suami Pengganti Yang Perkasa   Serangan balik

    Ruangan rapat mendadak sunyi.Semua mata tertuju pada flash drive yang tergeletak di atas meja.Direktur Keuangan menatap Adji dengan serius."Maksud Anda?"Adji tetap duduk tenang,tidak merasa terintimidasi."Sebelum rapat ini dimulai, saya sudah menduga akan ada sesuatu yang mengarah kepada saya."Kalimat itu membuat beberapa orang saling berpandangan. Reno sendiri berusaha mempertahankan ekspresi datarnya.Namun rahangnya tampak sedikit mengeras.Adji melanjutkan ucapannya."Tadi malam ada akses ganda menggunakan akun saya. Karena merasa ada yang janggal, saya menyimpan riwayat aktivitas sistem."Direktur langsung mengulurkan tangan."Biarkan tim IT memeriksanya."Adji menyerahkan flash drive tersebut. Seorang staf IT yang sejak tadi berada di sudut ruangan segera maju.Beberapa menit berikutnya diisi ketegangan. Semua orang menunggu hasil pemeriksaan.Reno tampak tenang di luar.Namun dalam hati, ia mulai merasa tidak nyaman.Ia tidak menyangka Adji akan bergerak secepat ini.Mantan na

  • Suami Pengganti Yang Perkasa   Langkah Pertama dan Kepercayaan

    Adji tidak langsung pulang malam itu.Lampu-lampu kantor sudah banyak yang padam. Sebagian besar karyawan telah meninggalkan gedung sejak satu jam lalu. Namun ia masih duduk di depan layar komputer dengan tatapan tajam.Pikirannya terus memutar percakapan yang tidak sengaja ia dengar."Kalau audit datang, yang jatuh tetap Adji Mahesa."Mereka sudah menyiapkan semuanya. Semua itu bukan sekedar dugaan.Bukan juga sebuah kemungkinan. Melainkan rencana yang telah di susun secara matang.Adji pernah merasakan bagaimana rasanya dituduh atas sesuatu yang tidak ia lakukan. Ia pernah melihat bagaimana orang-orang lebih memilih mempercayai tuduhan daripada mencari kebenaran.Dan kali ini, ia tidak akan membiarkan sejarah terulang.Matanya kembali menelusuri laporan keuangan yang tersimpan dalam sistem perusahaan.Satu demi satu transaksi mencurigakan mulai membentuk pola.Vendor fiktif.Pengeluaran tanpa dokumen pendukung.Pembayaran berulang dengan nominal yang sengaja dipecah menjadi jumlah k

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status