"Kirana, Kamu harus menikah dengan Adji.” Dada Kirana mendadak sesak, seperti dihantam batu besar. Kirana ingin berdiri, memaki, atau minimal pergi dari ruangan itu. Namun, jangankan melangkah, menggeser kakinya sendiri saja dia tidak mampu. Adji? Kok bisa-bisanya Ayahnya, Pandu memaksa putri tunggalnya menikah dengan seorang mantan narapidana? Kirana mengepalkan tangan di atas pangkuannya yang lumpuh, menahan gelombang amarah yang membakar dada. Tidak ada rasa sakit, hanya sepasang kaki lumpuh yang kini tidak lagi berguna. "Ayah, dia itu kriminal," bisik Kirana. Suaranya bergetar hebat, menahan tangis yang sudah mendesak di ujung mata. "Walaupun Ayah bilang semua tuduhan korupsi itu cuma fitnah, tetap saja dia itu narapidana. Dia punya catatan kriminal. Kenapa aku harus menikah dengan orang seperti itu?" Ayahnya tidak bergerak. Wajah politikus senior itu tetap sedingin es. "Ini demi kebaikanmu, Kirana. Setelah mantan tunanganmu itu kabur membawa uang. Sekarang meninggalkanmu
Last Updated : 2026-05-09 Read more