Partager

67. REBUT AKU DARI CASPIAN ROSWELL

Auteur: Soolene
last update Date de publication: 2026-04-25 14:08:27

"Apa yang dilakukan kakekmu sampai kau ketakutan seperti ini? Dia menamparmu?"

Wajah Aldrich berubah tajam bersungut. Alisnya yang tebal menukik tinggi siap marah pada siapapun.

Ekspresi itu menggelikan bagi Isabella. Namun Isabella tidak memprovokasi kekesalan Aldrich, ia justru tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

"Tidak kok, Kakek tidak marah. Dia hanya berkata padaku untuk tidak menceraikan Caspian."

"Lalu ancaman apa yang dia berikan padamu?" tegasnya. Pria itu berdiri tegap bersedek
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (6)
goodnovel comment avatar
Soolene
tidak bisa langsung ya kak, sabar sebentar ya 🫶
goodnovel comment avatar
Soolene
Xie Xie up ny 2-3 eps perhari ya🫶
goodnovel comment avatar
Soolene
Xie Xie Kak🫶
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Dernier chapitre

  • Suamiku Menikah Lagi, Aku Ingin Suami Kedua   BAB 166. MALAM PENUH KERINDUAN

    "Kenapa belum tidur juga? Apa kau belum mengantuk, Isabel?" Aldrich memeluk tubuh Isabella dari belakang saat istrinya berbaring menatap jendela kamar yang belum ditutup. Terasa wajah Aldrich yang tenggelam dalam ceruk leher Isabella, rengkuhan tangannya yang kekar melilit perut Isabella dengan posesif. "Aku belum mengantuk," jawab Isabella mengulurkan tangannya ke belakang mengusap kepala Aldrich. "Tidurlah, ini sudah malam," bisik Aldrich. Isabella membalikkan badannya menatap Aldrich yang diam menatapnya juga tanpa berkedip. Isabella menangkup kedua pipinya lalu mengecup singkat bibir pria itu. "Terima kasih sudah mengizinkanku tinggal di rumah Nenek walaupun hanya beberapa hari saja," ujar Isabella pada sang suami. "Hem. Sama-sama Sayang." Aldrich menatapnya dalam dan hangat. Dalam tatapan matanya seperti ada kerinduan yang dalam dan begitu jauh yang tidak bisa diungkapkan dari kata-kata. Selama hampir satu bulan pasca Isabella keguguran, Aldrich tidak pernah menyentuhnya

  • Suamiku Menikah Lagi, Aku Ingin Suami Kedua   BAB 165. MENGINAP LEBIH DARI SATU MALAM

    Ini baru pertama kalinya Isabella menginap di kediaman Nenek Aldrich. Suasana di tempat itu, sunyi dan terasa jauh lebih tenang saat malam hari.Di ruang makan hanya ada Ratu Meleka bersama Aldrich dan Isabella. Menu makan malam kali ini lebih banyak dari biasanya. Ratu Meleka diam-diam juga peduli pada kesehatan Isabella dan memilih untuk memasak makanan kesukaan cucu menantunya. "Makan yang banyak, Isabella. Tidak usah sungkan-sungkan." Ratu Meleka sejak tadi memperhatikannya. "Iya, Nek." Isabella tampak menikmati menu makan malam yang disajikan. Baru kali ini ia memakan olahan daging rusa yang diasap, dagingnya lembut, gurih.Aldrich ikut memperhatikan istrinya tersebut. Isabella makan lebih banyak dari biasanya, dibandingkan saat ia berada di rumah—Isabella lebih lahap makan saat berada di sini. "Apakah di istana tidak pernah memasak daging rusa, Aldrich?" tanya Ratu Meleka pada cucunya. "Tentu saja pernah, Nek." Aldrich menjawab. "Tapi sepertinya koki di tempat Nenek memang

  • Suamiku Menikah Lagi, Aku Ingin Suami Kedua   BAB 164. SANG PELINDUNG YANG SESUNGGUHNYA ADALAH SUAMIKU

    Isabella dan Aldrich tiba di kediaman Ratu Meleka—Nenek Aldrich. Setelah kabar simpang siur tentang Isabella hampir menyebar, sebagai keluarga utama kerajaan Helenster, Ratu Meleka pun mengetahuinya.Wanita yang sudah tua itu awalnya sangat menyayangi Isabella. Namun setelah kabar beredar, Isabella tidak tahu bagaimana sikap Ratu Meleka, apakah masih sama, atau akan berubah sebaliknya. Saat Isabella dan Aldrich turun dari kereta kuda, lalu mereka disambut oleh pelayan utama di rumah itu. Mereka dipersilakan masuk. "Ternyata kalian." Ratu Meleka menyapa Aldrich dan Isabella. Cucu dan cucu menantunya pun memberi hormat padanya. Ratu Meleka memperhatikan Isabella dengan mata datar. "Masih punya wajah untuk keluar, Isabella?" tanyanya. Isabella mengangkat pandang pada wanita tua yang duduk di depannya. Isabella kembali tertunduk. "Kau menampar seseorang di pesta di depan semua orang, itu bukan perbuatan yang pantas dilakukan oleh seorang keluarga kerajaan!" omel Ratu Meleka pada Isa

  • Suamiku Menikah Lagi, Aku Ingin Suami Kedua   BAB 163. MAAFKAN AKU, ALDRICH

    Satu minggu kemudian,Isabella menikmati sarapannya tanpa nikmat. Sejak lima menit di meja makan, hanya dua potong daging yang masuk ke dalam mulutnya. Pikirannya saling beradu. Di hadapannya, Aldrich menatap istrinya yang masih tidak selera makan. "Hari ini aku punya banyak waktu luang. Apa kau ingin jalan-jalan, Sayang?" Aldrich menatap Isabella. Isabella meletakkan sendok dan garpunya. Membalas tatapan Aldrich tanpa riak di sepasang matanya. "Aku dengar dari Marmara, kau juga menolak untuk lanjut berobat." Aldrich kembali berkata. "Tetapi, Marmara bilang sudah tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi, Sayang." "Em." Isabella hanya bergumam. Sendok dan garpu yang dia pegang pun diletakkan di atas piring. Isabella menatap Aldrich yang kini memandangnya. "Aku ingin pergi ke rumah Nenek," ujar Isabella sambil tertunduk. "Kalau begitu kita pergi bersama." Aldrich memutuskan. "Aku bisa ke sana sendiri, Al." Baru pertama kali ini sabella menolak penawaran Aldrich. Pria itu lantas

  • Suamiku Menikah Lagi, Aku Ingin Suami Kedua   BAB 162. SEHARUSNYA KAU SUDAH TAHU

    Empat jam Aldrich menenangkan Isabella sampai istrinya tertidur. Aldrich membaringkan Isabella di atas ranjang dan menyelimuti tubuhnya dengan hangat. Aldrich menatap wajah Isabella, mengusapnya lembut. Hatinya perih saat mendengar ungkapan Isabella. Wanita itu terus bertanya di mana letak kesalahannya untuk hidup saja ia tidak pernah ada benarnya di manapun ia berada. Aldrich mengecup kening Isabella dengan mesra, sebelum Aldrich memilih untuk meninggalkan kamar dan berjalan ke lantai satu. "Pangeran." Sein menatap Aldrich yang berjalan ke arahnya. Sein menyerahkan tiga surat kabar padanya. "Baru dicetak, tiga jam yang lalu. Sumber pencetakannya tidak jelas. Disebarkan secara acak tanpa penawaran." Aldrich membaca berita yang ditulis di surat kabar itu dengan teliti. 'Berita Helenster terkini. Grand Duchess Isabella, sengaja menggugurkan kandungannya. Kabarnya, sebelum menikah dengan Grand Duke, beliau dikabarkan pernah keguguran dua kali dan rumornya keguguran itu murni disen

  • Suamiku Menikah Lagi, Aku Ingin Suami Kedua   BAB 161. AMARAH YANG MELEDAK-LEDAK

    Isabella bersembunyi di taman, di balik semak-semak tanaman bunga mawar. Ia menangis memegangi dadanya yang terasa penuh dan sesak. Isak tangisnya bisa saja terdengar oleh orang-orang di sekitar sana. Ia duduk di atas rumput karena kakinya tersandung hingga ia terjatuh di sana. "Padahal aku menganggapmu berbeda dari semua orang yang ada di dalam hidupku, Aldrich..." Isabella menutup mulutnya. "Mengapa, kau justru bertanya apa yang sudah aku lakukan pada Viviene seolah-olah kau begitu khawatir pada gadis bermulut jahat itu! Mengapa?" Isabella menangis memukul tanah dengan kepalan tangannya. Baru kali ini Isabella tidak bisa mengontrol emosinya. Ia baru saja keguguran, kehilangan sosok anak yang sangat ia nantikan kehadirannya untuk Aldrich. Tapi saat mendengar pertanyaan Aldrich padanya tadi, Isabella bisa sangat marah dan kecewa. "Isabell..." Lembut suara itu memanggil Isabella. Suara itu bukanlah suara Aldrich, melainkan Ratu Lovita yang kini berdiri di hadapannya.Isabella dia

  • Suamiku Menikah Lagi, Aku Ingin Suami Kedua   101. SALING MEMENUHI

    Aldrich kembali ke kamar setelah menyelesaikan urusannya. Di dalam kamar ia melihat Isabella berbaring tanpa selimut tepat di tengah ranjang tanpa bantal. Semua jendela kamar dibuka lebar hingga angin sejuk itu masuk ke dalam kamar. Isabella memejamkan matanya dan menikmati suara lonceng angin d

  • Suamiku Menikah Lagi, Aku Ingin Suami Kedua   100. RATU YANG PENGERTIAN

    Acara sarapan bersama hanya ada bersama ratu dan Harriet, sedangkan Aldrich pergi lebih dulu karena ada urusan dengan raja dan para petinggi kerajaan. Di dalam ruang makan, Isabella menikmati sarapannya dengan tenang. Hidangan olahan laut yang seumur hidup tidak pernah ia makan. "Eumm, Kakak

  • Suamiku Menikah Lagi, Aku Ingin Suami Kedua   92. SURAT CERAI SUDAH DI TANGANMU

    Dalam sesi pengobatan kali ini, Isabella memang merasa sedikit kesakitan, tapi dia tidak mengaduh apalagi kesakitan seperti kemarin-kemarin. "Ughh..." Isabella meremas sprai saat Dokter Marmara menyelesaikan pengobatan terkahirnya. "Tahan sebentar ya, Nyonya. Seperti biasanya. Biarkan obatnya b

  • Suamiku Menikah Lagi, Aku Ingin Suami Kedua   78. MERINDUKAN ISABELLA SETIAP DETIK

    Kerajaan Helenster. "Akhirnya kau ingat rumah setelah Ayah mengirimkan surat terakhir padamu, Aldrich." Raja Edward dan istrinya—Ratu Lovita menatap sang putra yang sudah dua hari ini pulang. Kepulangan Aldrich tidak menunjukkan ekspresi sumringah di wajahnya, melainkan tatapan datar bak dinding

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status