Partager

26

Auteur: Fei Adhista
last update Date de publication: 2026-04-28 21:06:01

Sore perlahan bergeser menuju malam.

Langit Jakarta berubah dari jingga hangat menjadi keabu-abuan yang sendu. Satu per satu lampu jalan menyala, menciptakan garis cahaya panjang di sepanjang jalan yang mulai padat. Di dalam mobil, suasana ikut berubah.

Tari bersandar lemas di kursinya, wajahnya pucat kelelahan.

“Menyerah,” ucapnya datar.

Risa yang duduk di dekat jendela langsung menoleh, ekspresinya tetap tenang seperti biasa.

“Belum.”

Tari membuka mata sedikit, menatap Risa dengan tatapan set
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Suamiku Perwira Ojek   Bab 75

    Kantor polisi yang semula cukup ramai perlahan mulai tenang.Risa masih duduk di kursi tunggu sambil memeluk tas kecilnya. Matanya sembab karena terlalu banyak menangis malam itu.Di sampingnya, Marina duduk dengan tenang.Sesekali wanita tua itu mengusap punggung Risa pelan.Tidak memaksa bicara.Tidak juga bertanya macam-macam.Hanya menemani.Tak lama kemudian seorang petugas kembali dari ruang dalam."Bu Marina."Marina langsung berdiri."Iya, Pak?"Petugas itu mengangguk."Kami baru mendapat informasi terbaru."Risa langsung mengangkat kepala."Mama aku?"Petugas tersenyum tipis."Kasus penculikan yang Anda laporkan ternyata sudah ditangani tim lain."Risa langsung berdiri."Benarkah?""Iya.""Jadi Mama akan selamat?"Petugas itu tidak langsung menjawab.Namun ia mengangguk pelan."Kami sedang berusaha."Meski bukan jawaban pasti, wajah Risa terlihat sedikit lebih lega.Setidaknya sekarang ada yang mencari mamanya.Setidaknya ia tidak sendirian.Marina pun mengembuskan napas pela

  • Suamiku Perwira Ojek   Bab 74

    Ponsel di tangan Gilang perlahan turun.Tatapannya kosong beberapa detik.Lalu ia menarik napas panjang.Pilihan sudah dibuat.Dan malam ini, untuk pertama kalinya sejak delapan tahun lalu, ia memilih menekan semua keinginan pribadinya.Gilang kembali menghubungi Vela.Panggilan langsung tersambung."Aku lanjut tugas."Di seberang sana Vela terdiam sebentar."Kamu yakin?""Aku nggak punya pilihan."Vela menghela napas."Baik. Aku yang cari Naya.""Temukan dia."Nada suara Gilang rendah.Namun ada sesuatu yang membuat Vela ikut diam.Karena ia tahu.Pria itu sedang menahan diri mati-matian."Dan Vela...""Iya?""Jangan sampai dia kenapa-kenapa."Vela tersenyum tipis."Kamu ngomong kayak suami posesif."Klik.Panggilan terputus.Gilang memejamkan mata sesaat.Lalu menyalakan motor.Namun sebelum bergerak, ponselnya kembali bergetar.Nomor kantor polisi.Gilang langsung mengangkat."Ya?""Selamat malam, Pak. Benar dengan Bapak Gilang?""Iya.""Kami dari Polsek Cibubur. Terkait laporan an

  • Suamiku Perwira Ojek   Bab 73

    Malam mulai turun perlahan.Lampu-lampu menyala satu per satu ketika mobil mewah milik Marina melaju membelah jalanan yang sepi.Di kursi belakang, Risa masih memegang ponsel dengan kedua tangan kecilnya.Matanya merah.Beberapa kali ia mengusap air mata dengan punggung tangan.Namun jemarinya masih terus menekan nomor yang sama.Papa.Panggilan pertama.Tidak diangkat.Panggilan kedua.Masih sama.Panggilan ketiga.Tetap tidak ada jawaban.Risa mulai menggigit bibirnya sendiri."Eyang..."Marina yang duduk di sampingnya menoleh."Iya, Sayang?""Papa aku sibuk."Suara Risa mulai bergetar lagi."Aku takut Mama kenapa-kenapa..."Marina mengusap kepala anak kecil itu perlahan."Papa kamu pasti sedang berusaha."Pak Harun yang menyetir menghela napas pelan."Nyonya, lebih baik kita ke kantor polisi."Marina menoleh."Kenapa?""Kalau benar ada penculikan, terlalu berbahaya kalau kita mendatangi tempat itu sendiri."Risa langsung mengangkat kepala."Tapi Mama sama Mbak Tari di sana!"Pak Ha

  • Suamiku Perwira Ojek   Bab 72

    Malam semakin larut.Di bawah lampu jalan yang temaram, Gilang masih berdiri di atas motornya.Tatapannya dingin.Napasnya belum sepenuhnya tenang.Namun pikirannya sudah bekerja.Ia langsung mengambil ponsel.Nama pertama yang ia hubungi adalah Vela.Tidak sampai tiga kali dering."Hallo?" suara Vela terdengar mengantuk."Vel."Nada suara Gilang membuat wanita itu langsung duduk tegak."Ada apa?""Cari plat nomor B 1927 KXP."Vela mengernyit."Mobil siapa?""Cari saja.""Gilang.""Vel.""Ini tengah malam.""Aku tahu.""Dan kamu menyuruhku melacak kendaraan?"Sunyi.Vela langsung sadar.Ini bukan permintaan biasa.Apalagi Gilang sedang menyamar.Kalau sampai ketahuan, operasi tiga bulan yang sedang berjalan bisa berantakan."Gilang, ada apa sebenarnya?""Tolong."Hanya satu kata.Dan Vela semakin curiga.Karena selama mengenal pria itu, Gilang hampir tidak pernah meminta tolong."Kamu sembunyikan sesuatu?"Sunyi."Gilang.""Tolong cari.""Kamu biasanya selalu jujur.""Vel.""Kali ini

  • Suamiku Perwira Ojek   Bab 71

    Sore mulai turun.Langit Jakarta berubah jingga keabu-abuan.Di sebuah halte yang mulai sepi, tiga koper berdiri berjejer.Naya duduk di bangku besi sambil memegang ponsel.Tari duduk di sebelahnya, sesekali melirik ke jalan.Sedangkan Risa…sedang cemberut.Sangat cemberut.Kedua tangannya bersedekap.Pipinya menggembung.Dan sejak lima belas menit terakhir, tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulutnya.Naya menghela napas."Masih marah?"Risa mendengus."Aku nggak marah.""Kamu kalau nggak marah nggak mungkin mukanya kayak ikan buntal.""Aku sedih!""Bedanya?""Sama aja!"Tari sampai menahan tawa.Naya memijat pelipis."Risa.""Apa?""Kita cuma numpang sementara.""Aku nggak mau!"Naya mengernyit."Kenapa?"Risa langsung berdiri."Karena itu rumah suami baru Mama!"Naya hampir tersedak."Tolong jangan teriak.""Aku nggak mau tinggal sama dia!""Dia siapa?""Itu! Gilang baru Mama!"Tari langsung batuk."Eh, Nona kecil…"Risa menunjuk langit."Pokoknya aku maunya Papa Gilang!"Na

  • Suamiku Perwira Ojek   Bab 70

    Suara bentakan Eyang Wulan hari itu terdengar sampai ke ruang makan.Tidak ada lagi kata-kata lembut.Tidak ada lagi kesabaran.Yang tersisa hanya kemarahan.“Aku sudah bilang jangan melawan aku!”Brak!Gelas teh di atas meja bergetar ketika Eyang Wulan membanting koran yang menampilkan berita turunnya saham perusahaan.Wajah wanita tua itu pucat karena marah.Semua pelayan hanya bisa menunduk.Sementara Naya berdiri tegak di depan meja.Tatapannya lelah.Namun tidak mundur.“Eyang yang memaksa aku menikah.”“Karena itu demi perusahaan!”“Perusahaan Eyang, bukan hidupku.”Kalimat itu membuat wajah Eyang Wulan berubah.“Apa kamu tahu berapa kerugian yang aku tanggung?”“Lalu apa Eyang tahu berapa yang aku tanggung selama ini?”Sunyi.Naya menghela napas.“Aku sudah capek.”“Capek?” Eyang Wulan tertawa dingin. “Kamu hidup enak, tinggal di rumah ini, pakai uangku, lalu bilang capek?”“Kalau begitu aku pergi.”Kalimat itu membuat seluruh ruangan hening.Clara yang duduk di samping Eyang W

  • Suamiku Perwira Ojek   Bab 57

    "Kamu pikir saya serius mau ngajak nikah orang baru kenal beberapa jam?"Naya langsung tersedak.Wajahnya memerah.Entah kenapa ada sedikit rasa kesal yang muncul."Ya mana aku tahu!""Hm."Gilang mengangguk pelan.Naya langsung tersedak.Wajahnya memerah.Entah kenapa ada sedikit rasa kesal yang m

  • Suamiku Perwira Ojek   Bab 58

    Pintu lobby hotel terbuka otomatis. Risa melangkah masuk dengan wajah ditekuk. Tasnya ia tenteng, sementara kedua kakinya melangkah dengan penuh emosi. Sret. Tendang. Sret. Tendang lagi. "Papa jahat." Tendang. "Papa pembohong." Tendang. "Papa pengkhianat janji." Tendang lebih

  • Suamiku Perwira Ojek   Bab 56

    Tatapan Gilang dan Eyang Wulan bertemu di tengah ruangan.Tidak ada yang berbicara selama beberapa detik.Namun suasana terasa semakin menekan.Eyang Wulan akhirnya mendengus dingin."Bagus."Suaranya pelan."Ternyata kamu memang suaminya."Naya sempat menghela napas lega.Namun kelegaan itu hanya

  • Suamiku Perwira Ojek   Bab 55

    Pintu ruangan hotel terbuka lebar.Lampu kristal menggantung megah di atas kepala.Semua mata langsung tertuju pada Naya dan Gilang yang masuk berdampingan.Atau lebih tepatnya bergandengan.Tangan Naya masih melingkar di lengan Gilang meski jantungnya belum kembali normal sejak tadi.Sementara Gil

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status