Beranda / Fantasi / TAKDIR KEDUA SANG RATU / Bab 27 Konfrontasi Tak Terduga

Share

Bab 27 Konfrontasi Tak Terduga

Penulis: Purplelove77
last update Tanggal publikasi: 2026-06-25 19:38:21

"Salam, Yang Mulia 'Ratu' yang terhormat di Kerajaan Langit," salam Mei Ling dengan nada menyindir dan mencibir.

"Aku kira kau sudah melupakan tata krama dan etika yang dijunjung tinggi di istana dalam ini, Selir Utama Mei Ling," ganti Li Jing menyindir dan mencibir ke arah Mei Ling. Tatapan tajamnya yang bagaikan belati beracun mengintimidasi tepat di netra Mei Ling membuat Mei Ling sedikit bergidik. Suaranya yang tegas dengan nada soprannya yang khas, kali ini sungguh membuat Mei Ling sedik
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 29 Penyelamatan Guru Besar Nim

    A Xiong langsung menghilang dan secepatnya dia menyusul rombongan Guru Besar Nim. Di tengah perjalanan yang ada di perbatasan ibu kota dan mendekati luar gerbang ibu kota. Rombongan Guru Nim yang mendapatkan kabar bahwa putranya akan di hukum mati karena ketahuan memiliki hutang besar dan tidak dapat membayarnya. Putra Guru Besar Nim bisa diselamatkan jika Guru Besar Nim sendiri yang datang menghadap ke hakim di wilayah asalnya. Inilah yang Li Jing ketahui itu adalah jebakan. Saat pengawal rahasia Li Jing yang dari awal di tempatkan Li Jing di dalam rombongan Guru Besar Nim mengkonfirmasi hal itu ternyata keluarga Guru Besar Nim semua baik-baik saja. Putranya juga sedang belajar bersiap mengikuti ujian negara setelah acara Bunga Jade selesai. Tiba di jalanan yang sudah jauh dari ibu kota, rombongan Guru Besar Nim benar-benar di hadang oleh pasukan khusus yang memakai seragam lengkap pasukan elite. Mereka menghadang dan menangkap Guru Besar Nim serta murid terakhirnya yang dia gad

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 28 Tipu Daya Untuk Guru Besar Nim

    Ibu Suri menatap Li Jing lekat dengan pandangan menelisik. "Apakah masih sama, dia adalah Li Jing, putri dari Jendral Lie Hyun, yang dulu manis, polos, penurut, suka gugup, mudah dikendalikan dan baik hati? Mengapa sekarang aku merasa dia berbeda dan seperti bukan dirinya?" gumam Ibu Suri dalam hatinya. "Yang Mulia, mari kita lanjutkan untuk berkeliling melihat apa saja yang ada dan jadi kesibukan mereka di waktu seperti ini," bisik Bibi An pada Ibu Suri. Membuat Ibu Suri tersadar dalam lamunannya tadi. "Bi, aku merasa ada yang berbeda pada Li Jing. Coba kau utus beberapa orang untuk mengawasi kegiatan Li Jing di kediamannya. " Baik, Yang Mulia Ibu Suri."Kecurigaan akan perubahan sikap Li Jing tidak sampai di situ saja. Ibu Suri langsung memanggil Pangeran Sulung. "Han'er, apakah kau juga merasa seperti yang Nenek rasakan?""Apakah itu?""Sikap Li Jing wanita genit itu, sekarang seakan memiliki aura yang berbeda, seakan dia bukan orang yang sama?""Hm, ternyata perasaan Nene

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 27 Konfrontasi Tak Terduga

    "Salam, Yang Mulia 'Ratu' yang terhormat di Kerajaan Langit," salam Mei Ling dengan nada menyindir dan mencibir. "Aku kira kau sudah melupakan tata krama dan etika yang dijunjung tinggi di istana dalam ini, Selir Utama Mei Ling," ganti Li Jing menyindir dan mencibir ke arah Mei Ling. Tatapan tajamnya yang bagaikan belati beracun mengintimidasi tepat di netra Mei Ling membuat Mei Ling sedikit bergidik. Suaranya yang tegas dengan nada soprannya yang khas, kali ini sungguh membuat Mei Ling sedikit bergetar. "Sejak kapan dia begitu mendominasi aura di sekitarnya," gumam Mei Ling dalam hatinya. "Maafkan Hamba, Yang Mulia, beberapa hari ini hamba tidak enak badan, sehingga hamba tidak bisa menghadap untuk memberi salam pada Yang Mulia," jawab Mei Ling yang sedikit melemah dan melembut merasakan bahwa saat itu adalah saat yang sangat tidak tepat untuk memprovokasi Li Jing dengan perkataannya, karena bagaimana juga Li Jing adalah Ratu Kerajaan Langit, apalagi Mei Ling mendengar bahwa Ra

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 26 Siasat Ratu Li Jing

    Malam itu seperti yang telah di putuskan oleh Wang Ming, mereka menuju Paviliun Mawar Phoniex. Ketika mendekati tempat kediaman Li Jing, terdengar suara merdu yang menyanyikan lagu cinta yang hangat. Wang Ming akhirnya tergoda untuk melihat pemandangan indah di depannya. Seorang wanita sedang mengenakan pakaian sedikit terbuka, namun jelas memperlihatkan lekuk tubuh dan kemolekan tubuh pemiliknya. Wang Ming yang sudah terpengaruh dengan dupa khusus yang ada di area tersebut mulai mendekati wanita yang sedang menyanyi dan menari itu. Wang Ming memeluk pinggang ramping wanita tersebut dan mencium aroma sejuta bunga yang menjadi parfum wanita itu di lehernya yang putih dan tanpa noda. Dupa asmara seribu cinta pun membuat Wang Ming semakin mabuk dan tidak bisa mengendalikan hasrat yang tiba-tiba mencuat. Milik kebanggaan Naga itu sudah mencuat kokoh dan keras di balik jubah Kekaisarannya yang dia kenakan. Kasim Liang dan semua pelayan yang mengikuti Raja tahu diri dan melangka

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 25 Malam Ini Aku yang Tentukan

    Kedua Selir itu kembali saling lempar pandangan satu dengan yang lain. "Ampun, Yang Mulia, mengapa Yang Mulia mengatakan kita harus minimal setara dengan kemampuan Selir Mei Ling?" tanya Selir Kim memberanikan diri. "Karena dia yang pandai membuat hati Raja luluh. Jika kalian tidak bisa setara kemampuan Selir Mei Ling, maka hati Raja juga tidak akan luluh pada kalian. Setelah pesta perjamuan Bunga Jade, biasa akan diadakan pemilihan Selir lagi, sebab hingga hari ini Raja kita belum mempunyai keturunan, itu pasti membuat para menteri cemas." "Hah, pemilihan Selir baru?" lirih Selir Yen. Wajahnya sudah pucat pasi. Harem istana memang terlalu beresiko. "Ya, dan pastinya akan lebih banyak lagi Selir baru yang lebih muda dan cantik dari kita. Jika kita tidak memiliki kelebihan apapun untuk memenangkan hati Raja, kita akan tersingkir!"Selir Yen dan Selir Kim terdiam. Apa yang dikatakan oleh Li Jing benar adanya. Sekarang semua ini bergantung pada usaha diri sendiri. Bukan lagi pada ya

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 24 Ajakan Sang Ratu

    Pagi itu di kediaman Li Jing, "Pagi Yang Mulia Baginda Raja dan Yang Mulia Ratu, sarapan sudah kami siapkan, di tambah tonik untuk memulihkan stamina juga," "Hmm, hmmm," Li Jing berdehem pada Xiao Xing dengan tatapan mata membunuh. Membuat Xiao Xing langsung pergi sambil senyum-senyum. "Minum dulu, Ratu ku, hmm?" Wang Ming langsung menyodorkan secawan air untuk Li Jing minum. "Terima kasih, Yang Mulia," sahut Li Jing. "Ratu ku, mulai hari ini, aku akan lebih memperhatikanmu, aku akan lebih bijaksana dan akan menyelidiki segala sesuatu dengan baik. Maafkan aku... telah lama abaikan dirimu dan selalu menyalahkan Ratu ku yang cantik dan bijaksana," ucap Wang Ming. Tangan Li Jing langsung digenggam dan dicium oleh Raja Wang Ming. "Yang Mulia, sebenarnya apa yang terjadi, Hamba selama ini juga berterima kasih kepada Yang Mulia." "Ratu ku, aku akan kembali ke sidang pagi, aku serahkan kembali urusan istana dalam harem ini padamu, aku kemarin sudah mengambil segel Phoniex yang

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 13 Umpan Yang Termakan Musuh

    Hari yang ditunggu tiba juga. Di taman utama Kerajaan Langit, tampak banyak tamu undangan yang datang dan duduk di masing-masing kursi kehormatan mereka, sesuai dengan wilayah masing-masing. Selir Yen, Kim dan Xia, sudah mengambil posisi sesuai yang diatur oleh Li Jing. Namun saat mereka sibuk m

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 12 Laporan Para Bawahan dan Fakta baru

    Desahan menuju puncak kenikmatan menjadi melodi malam itu bagi dua insan yang terjerat dalam asmara terlarang di istana barat Kerajaan Langit. Di tempat lain, Li Jing duduk dengan menatap langit yang tiba-tiba gelap tanpa bulan. Gelang Giok Bulan di tangannya kini berubah warna menjadi merah dan

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 11 Rencana Pangeran Sulung

    Li Jing yang mendengar kata-kata Mei Ling membuat dia emosi. Tangannya mengepal di samping tubuhnya. Lalu dengan sikap netral kembali dia tersenyum tipis pada Mei Ling. "Selir Mei Ling, tidak usah buru-buru untuk duduk disebelah Raja. Ada tugas yang membuatmu makin dikenal seluruh wilayah yang ad

  • TAKDIR KEDUA SANG RATU   Bab 10 Persiapan Acara Besar

    Keesokan harinya, Li jing bersiap akan mengumpulkan haram untuk dia atur saat acara besar yang di gelar di Kerajaan Langit esok hari. Li jing kumpulkan semua untuk dia atur supaya tidak ada kesalahan yang terjadi saat acara dilaksanakan. "Pagi ini, aku undang kalian untuk sama-sama bersiap diri

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status