Share

Golden Dinner

Author: DityaR
last update publish date: 2026-06-08 09:00:17

Yesica menggigit bibir, lalu mengangguk pelan.

“Iya.”

“Mau aku yang ngelakuinnya?” Stefan tetap tak bergerak dari posisinya. Mata Yesica otomatis melirik ke arah celana training pria itu yang terlihat menonjol keras.

Yesica menjilat bibirnya.

“Iya, Pak.”

“Sentuh vaggy mu, biarin jarimu basah.”

Yesica menghela napas panjang, lalu memasukkan satu jarinya ke dalam dan meratakan cairan yang melimpah itu ke seluruh area sensitifnya.
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Demi Karir

    Stefan memberinya senyum miring sambil membuka celananya dan mengeluarkan ereksinya. Gelombang panas baru menyapu tubuh Yessica. Ia membuka kedua kakinya dan membungkuk untuk mencium ujung rudal Stefan."Kamu mau aku melakukan apa yang kuinginkan? Atau kamu mau mengendalikannya?" Stefan mengusap jarinya di sepanjang bagian bawah rudalnya sebelum menggenggam bijinya dengan lembut.Sebuah ketukan terdengar di kantor. Sebelum Stefan sempat mengatakan sesuatu, pintu terbuka dan Giancha masuk."Aku perlu membicarakan berkas."Giancha berhenti dan mendongak. Mata hijaunya menggelap ketika melihat tangan Yessica di biji Stefan dan bibir Yessica yang basah. Ia menutup dan mengunci pintu, sementara tangannya sudah berada di ikat pinggang.Getaran itu terasa semakin intens karena Yessica tahu mereka berdua ingin menidurinya. Mulutnya terbuka ketika klimaks menerjangnya dengan jeritan. Ia memejamkan mata sementara gelombang demi gelombang menghantam

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Sangkar Cadangan

    Yessica mengembuskan napas, mengambil tabletnya, lalu berdiri untuk mengikutinya ke kantor. Stefan sebenarnya tidak membutuhkannya. Ini jam kerja, jadi tentu saja yang ia perlukan adalah Yessica menjalankan pekerjaannya. Bahkan pakaian dalam yang sudah disiapkan Stefan untuknya pagi tadi lebih terasa fungsional.Pasrah harus menunggu sampai malam untuk mendapatkan Andree, Yessica duduk di kursi yang berseberangan dengan Stefan dan mengangkat pena, siap mencatat. Tatapannya bertemu dengan tatapan Stefan yang seolah sedang menunggunya."Bagaimana keadaanmu hari ini?" Stefan bersandar di kursinya. Mata biru gelapnya menyusuri seluruh tubuh Yessica, membuatnya langsung bergairah. Putingnya mengeras dan rahimnya menjadi basah.Yessica tidak yakin Stefan ingin tahu seberapa bergairah dirinya."Baik."Stefan mengeluarkan suara dari tenggorokannya seolah tidak percaya. "Sini, tuan Putri."Alis Yessica terangkat mendengar nada suaranya. I

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Putus Hubungan dengan Soniawan

    Yessica menarik napas dalam-dalam dan menatap Soniawan. "Aku berterima kasih karena kamu mau membuat lingkungan kerja jauh lebih aman." Ia menggenggam tangan Giancha, kali ini benar-benar membutuhkan kekuatan dari pria itu. "Tapi selama Hayes masih ada di perusahaanmu, kamu akan selalu punya predator di sana."Yessica mengabaikan tatapan penuh amarah Hayes dan tetap fokus pada Soniawan. Tangannya gemetar saat meraih gelas air."Konseling hanya membantu orang yang memang ingin dibantu." Suara Yessica bergetar. "Putramu membuatku tidak mungkin bekerja di perusahaanmu. Dia tidak hanya sekali menjebakku di ruang fotokopi. Dan terakhir kali, ada seseorang yang berjaga supaya tidak ada yang bisa menghentikannya, dan aku tidak tahu apakah kamu bisa memperbaiki masalah itu.""Mungkin kalau kamu bukan pelacur, aku tidak akan punya masalah. Kamu melayani semua orang, kenapa tidak denganku?" dengus Hayes.Kata-kata itu terdengar sangat kasar d

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Philips & Malaka

    Yessica memutar cincin di jarinya untuk keseratus kalinya sejak mobil berangkat. Ia tidak ingin melakukan ini. Menghadapi Hayes Lukito adalah hal terakhir yang ingin ia lakukan di dunia ini. Ia lebih memilih kembali berada di lorong itu bersama Hendar Djatmiko.Giancha meraih tangannya dan menyelipkan jemarinya di antara jemari Yessica. Pandangan Yessica terpaku pada tangan mereka yang saling menggenggam. Tangan besar Giancha menelan tangannya. Giancha lebih pendiam dari biasanya. Ada sesuatu yang membebani pikirannya.Yessica tidak tahu apakah ia bisa membantunya, tetapi ia ingin Giancha memercayainya. Ia ingin Giancha mempercayakan perasaan terdalamnya kepadanya. Yessica berharap suatu hari nanti Giancha merasa bisa membicarakan apa pun dengannya.Mobil berhenti di restoran. Yessica mengembuskan napas, lalu mengikuti Giancha keluar. Sambil mengusap telapak tangannya ke rok, ia mengikuti Stefan masuk. Giancha berjalan di belakangnya, menjaga sisi tubuhnya

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Tak Berkutik

    "Kamu jangan meninggalkan sisiku sedikit pun." Suara Giancha terdengar gelap. "Dia mungkin sudah berhasil meyakinkan papanya bahwa dia menyesal, tapi aku tidak percaya sedikit pun."Mata hijau Giancha terpaku pada mata Yessica. Mereka sepemikiran soal itu."Aku tidak akan meninggalkan sisimu."***Pagi berlalu begitu cepat saat Giancha berusaha mengatur semua hal yang ditemukan tim keamanan. Ia juga memiliki tim yang sedang memeriksa rekaman selama beberapa minggu terakhir untuk memastikan tidak ada orang yang mencurigakan berada di lokasi.Saat keluar dari kantor untuk makan siang, Yessica sudah berdiri di samping mejanya. Senyumnya hangat saat melihat Giancha, meskipun garis-garis kekhawatiran terlihat di dahinya. Giancha sama sekali tidak menantikan makan siang ini.Stefan terus memilihkan pakaian untuk Yessica dan melakukan pekerjaan yang luar biasa. Rambut pirangnya diikat menjadi sanggul, dengan beberapa helai jatuh di samp

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Launch dengan Hayes

    Pintu berbunyi saat seseorang memasukkan kartu akses. Mereka semua langsung menegakkan tubuh dan menunggu. Andree masuk ke kamar lalu meletakkan kantong belanja di atas meja."Kenapa kalian masih bangun?" Andree melintasi kamar menuju Yessica."Kami menunggumu." Yessica mengulurkan bourbon yang nyaris belum tersentuh kepadanya, dan Andree mengambilnya lalu menenggak isinya sampai habis.Setelah meletakkan gelas di meja kecil, Andree membungkuk dan mengangkat Yessica ke dalam pelukannya seperti menggendong pengantin. Yessica melingkarkan tangan di lehernya dan memberinya tatapan lembut penuh kerinduan. Andree mengangkat satu alis ke arah Stefan."Sebelah mana, Bos?"Tatapan Yessica beralih kepada Stefan, membuat jantungnya berdebar. Stefan berdiri dan mengangguk ke arah kamar utama. Andree berjalan ke sana. Kairo dan Giancha mengikuti mereka. Mereka punya empat kamar, tetapi mereka akan mencari cara untuk berbagi satu tempat tidur.

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Hanya Batu Loncatan

    Itu suara Andree. Yesica segera menekan tombol untuk membuka pintu. Sesaat kemudian, pria berambut pirang itu pun muncul dan masuk dengan senyum lebar. "Makasih ya," ucapnya. "Sama-sama," balas Yesica sambil menempelkan kartu aksesnya. Pintu lift pun tertutup. "Jadi kamu mau gabung sama kita y

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Kabar Baik

    Bagaimana caranya agar tetap tenang kalau ternyata ia benar-benar mendapatkan pekerjaan ini? "Kami ingin menawarkan posisi ini untuk masa percobaan, mulai hari Senin. Apa kamu masih bersedia?" Suaranya lembut namun berwibawa, bergetar di pendengaran Yesica dengan cara yang sangat menggoda. "Tent

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Sebuah Awal Baru

    Saat Yesica menaiki tangga menuju apartemennya di lantai tiga, ia terus bertanya-tanya dalam hati. Apakah semua ini benar benar nyata? Ke 4 big boss itu sudah menjelaskan soal pekerjaan dan paket gajinya. Apakah itu tandanya ia diterima? Memang mereka tidak menanyakan pertanyaan standar di wawan

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Kesepakatan Gaji & Tunjangan Kerja

    "Senang bertemu denganmu," ucapnya sekuat tenaga. Aura kekuatan yang terpancar dari pria ini sangat kuat. Stefan tersenyum tipis lalu mundur memberi jalan pada yang lain. Pria berikutnya lebih kekar, berambut hitam. Matanya yang berwarna hijau menelusuri tubuh Yesica, berhenti sebentar di kaki, pi

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status