Share

Untung Ada Simon

Author: DityaR
last update publish date: 2026-09-23 09:00:21

Darah Yessica terasa dingin. Gaun itu. Foto-foto itu. Provokasi-provokasi itu. Senyumnya terlihat jahat saat matanya bertemu dengan mata Yessica.

"Aku melihat kamu menggoda cowok-cowok itu. Tepat di depanku, sengaja mengujiku. Kamu bahkan mau memberikan dirimu kepada cowok mana pun, kecuali aku. Bukan kepada dosenmu."

Yessica mengangkat lutut, tetapi Hendar memiringkan pinggulnya agar Yessica meleset dari selangkangannya. Dengan tangan yang lain, Hendar mencengkeram leher Ye
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Hilangnya Yessica

    Marlin ingin menyahut dan mendukungnya, tetapi Agung melangkah maju. Saat menatap Intan, bahkan Marlin ikut merinding. Itu bukan tatapan biasa seperti seseorang yang hanya ingin menyingkirkan orang lain. Mata Agung terlihat penuh gairah dan Marlin ikut merasakan panasnya."Sayang, kamu tidak seharusnya berada di sini.""Aku berhak berada di sini.""Benar." Dia meletakkan tangan di bahu Intan dan tubuh Intan gemetar di bawah sentuhannya. "Biar aku antar kamu pulang. Aku yakin temanmu akan memberi tahu teman kencanmu ke mana kamu pergi. Ayo."Tangan Agung turun untuk meraih tangan Intan. Marlin sebenarnya tidak datang untuk menjadi pengganggu mereka, tetapi sekarang dia rela jadi tumbal. Ya, silakan. Marlin tidak tahu apa yang Agung rencanakan terhadap Intan, tetapi apa pun itu pasti lebih baik daripada situasi yang sedang terjadi di pesta dansa ini."Kamu sebaiknya pergi," bisik Marlin sambil mendorong pelan pria Viking seks

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Untung Ada Simon

    Darah Yessica terasa dingin. Gaun itu. Foto-foto itu. Provokasi-provokasi itu. Senyumnya terlihat jahat saat matanya bertemu dengan mata Yessica."Aku melihat kamu menggoda cowok-cowok itu. Tepat di depanku, sengaja mengujiku. Kamu bahkan mau memberikan dirimu kepada cowok mana pun, kecuali aku. Bukan kepada dosenmu."Yessica mengangkat lutut, tetapi Hendar memiringkan pinggulnya agar Yessica meleset dari selangkangannya. Dengan tangan yang lain, Hendar mencengkeram leher Yessica dan menambah sedikit tekanan. Cukup untuk membuatnya tidak bisa bergerak.Jantung Yessica berpacu. Dia melihat ke sekeliling, berharap menemukan seseorang, tetapi seperti di apartemen, dia sendirian dan tidak berdaya."Aku sudah menduga kamu jalang, tapi baru setelah melihat kamu mengisap rudal cowok itu, aku sadar seberapa besar keinginanmu." Jari-jari Hendar melonggarkan cengkeramannya di leher Yessica. "Kamu begitu bernafsu pada rudalnya dan juga bercinta dengannya. Ak

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Nafsu Sang Profesor

    "Aku suka banget lagu ini!" teriak Intan agar suaranya terdengar di tengah musik.Mereka berada di lantai dansa dalam lingkaran kecil, sementara Gresellda duduk di meja dengan wajah seperti baru saja memakan sesuatu yang asam. Yessica berusaha bersikap ramah dan tersenyum kepadanya, tetapi tatapannya kembali ke pintu tempat para pria tadi menghilang.Mereka sedang membicarakan apa? Apakah Tentang pertunangan antara Kairo dan Yessica? Karena itu konyol. Seluruh konsepnya memang konyol. Mereka baru saling mengenal selama beberapa minggu.Bahkan Monalisse sempat mengira Yessica mungkin hamil dan itu satu-satunya alasan seseorang seperti Kairo mau menikahi perempuan seperti dirinya. Tentu saja, itu satu-satunya alasan yang masuk akal. Bukan karena Yessica adalah cinta dalam hidupnya seperti yang diklaim Kairo. Dan itu membuat Jantung Yessica berdegup kencang. Ini benar-benar berantakan."Kalau kamu mau menghampiri mereka, aku bisa mengantarmu," kata Marlin sambil mendekat ke telinganya.

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Resiko Bermain Hati

    "Apa yang terjadi?" Andree tampak menjadi orang yang paling tidak terguncang oleh perkembangan ini. Pikiran Stefan berputar mencari alasannya. Andree ingin mengklaim Yessica sebagai miliknya. Sekarang Kairo menaikkan taruhannya dengan mengaku bahwa dia dan Yessica sudah bertunangan."Aku bilang kepada Monalisse bahwa Yessica adalah tunanganku." Kairo berbalik, memasukkan kedua tangan ke saku, lalu menyandarkan bahunya ke tiang seolah tidak ada satu pun masalah di dunia ini. "Setelah itu, aku bilang kepada Roma.""Anjing, Kairo!" Kata-kata itu keluar dari mulut Stefan sebelum sempat ditahan. Andree dan Giancha mengangkat sebelah alis mendengar nada suara Stefan. Namun, Stefan tidak bisa menahan diri. "Kamu mikir apa?""Monalisse ingin balikan, sama seperti Gresellda ingin kembali sama kamu." Kairo mengangkat bahu. "Jadi, daripada ngajak jalang itu kencan, aku menempatkan dia di tempatnya."Sindirannya menghantam perut Stefan."Kamu bercanda, kan?" Stefan berdiri. Kedua tangannya mengep

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Kairo yang Ceroboh

    Kairo mengusap punggung Yessica, membuatnya kembali fokus pada percakapan aneh itu.Lucciana kini menatap Yessica secara terang-terangan. Sebenarnya apa yang ada di bokong perempuan itu?Yessica ingat mereka sempat membicarakan bokong perempuan itu saat panggilan itu. Yessica benar-benar tidak ingin memikirkannya sekarang."Aku sudah nggak sabar menghibur para perempuan cantik yang bakal menangis di pernikahanmu." Roma menepuk bahu Kairo. "Kita makan siang minggu ini. Kamu ceritakan semua tentang kisah cinta kilat ini. Mungkin kamu harus membawa nona kecilmu juga."Roma mengedipkan mata kepada Yessica.Pernikahan? Apa yang sedang dia bicarakan?Kairo mengarahkan mereka menjauh dari Roma, tetapi itu justru membawa mereka lebih dekat ke Andree dan Intan. Yessica menolak melihat mereka menari. Perutnya terasa mual mendengar tawa Intan. Kairo mendekat ke telinganya."Ikuti saja alurnya. Kita bahas lagi di rumah."Kairo mengangkat kepala dan menatap mata Yessica. Sesaat, Yessica kehilanga

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Api Cemburu

    Andree mendekat sampai pipi mereka bersentuhan ringan sebelum mulutnya berada di samping telinga Yessica. "Kamu kelihatan luar biasa malam ini. Aku nggak sabar membawamu pulang."Napas Yessica tercekat. Dia menatap Stefan dan Gresellda. Tatapan Gresellda penuh siasat saat mengamati mereka. Yessica tidak tahu sejauh apa jangkauan Gresellda, tetapi dia tahu wanita itu ingin mendapatkan Stefan kembali.Yessica tertawa seolah Andree baru saja melontarkan lelucon, lalu menjauh dari panas tubuhnya. "Lucu banget."Yessica menepuk bahu Andree seolah hanya sentuhan biasa, tetapi dia mendorongnya sedikit untuk mengingatkan bahwa mereka tidak sedang sendirian.Andree menelan ludah, tetapi tersenyum kepada Yessica seolah mereka hanya rekan kerja. Jarinya membuat lingkaran-lingkaran kecil di lutut Yessica."Kamu mau dansa malam ini?"Pipi Yessica memerah saat teringat dirinya berdansa bersama Kairo di aula yang kosong."Semoga.""Kamu harus menyisakan satu tarian buat aku."Yessica sulit menahan d

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Sebuah Awal Baru

    Saat Yesica menaiki tangga menuju apartemennya di lantai tiga, ia terus bertanya-tanya dalam hati. Apakah semua ini benar benar nyata? Ke 4 big boss itu sudah menjelaskan soal pekerjaan dan paket gajinya. Apakah itu tandanya ia diterima? Memang mereka tidak menanyakan pertanyaan standar di wawan

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Kesepakatan Gaji & Tunjangan Kerja

    "Senang bertemu denganmu," ucapnya sekuat tenaga. Aura kekuatan yang terpancar dari pria ini sangat kuat. Stefan tersenyum tipis lalu mundur memberi jalan pada yang lain. Pria berikutnya lebih kekar, berambut hitam. Matanya yang berwarna hijau menelusuri tubuh Yesica, berhenti sebentar di kaki, pi

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Wawancara Kerja

    “Bagian mana yang kamu mau, sayang? Jariku? Lidahku? Atau yang lain?” Kairo kembali mengusap paha Yesica menggunakan ujung jarinya. Wanita itu pun mengembuskan napas panjang. “Ahhhh ... Lidahmu.” Kairo pun tersenyum. Ia menghirup aroma yang keluar dari tubuh Yesica. Begitu lidah Kairo menyentuh ku

  • TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM   Konsekuensi dari Sebuah Kemewahan

    "Kamar lain pintunya menghadap lorong utama, tapi ini kamar terbesar. Pintu sampingnya itu pintu darurat, langsung mengarah ke tangga." Kairo memutar kenop pintu dan mempersilakannya masuk. Ruangan pertama adalah ruang keluarga. Lantainya ada karpet tebal berwarna krem, Ada sofa putih, kursi baca y

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status