Partager

Bab 474

Auteur: Ayudia
Raisa tahu kakek sedang melindunginya dan yakin akan dapat menepati janji-janjinya, tetapi kakek sudah lanjut usia. Kalau nanti ada masalah, bagaimana mungkin Raisa tega terus-menerus merepotkannya?

Untungnya hari ini semuanya sudah selesai!

Dan pada saat itu, Raisa tidak mungkin menolak.

Dia mengangguk kaku. "Iya, Kek."

Wajah Kevin pucat. Dengan kakeknya berdiri di depannya dan ditambah seluruh keluarga hadir, dia tidak berani bertindak gegabah. Meskipun dadanya terasa seperti akan meledak, da
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 885

    Raisa bertanya pada Bravi, "Kenapa kau berpikir dengan mengawasiku dan menculik anakku, aku akan kembali padamu?"Bravi memilih semua ini karena pola pikir yang terbentuk sejak kecil karena ditinggalkan.Saat Raisa mengajukan putus, di matanya itu sama saja dengan ditinggalkan. Bravi sepenuhnya kehilangan keinginan untuk bertahan dan tidak pernah belajar cara mempertahankan hubungan, jadi dia pun tidak berusaha mempertahankannya.Mungkin saat kecil Bravi pernah bertanya kenapa ayah dan ibunya tidak pernah menjenguknya, tetapi setelah bertanya itu tidak ada gunanya, dia perlahan-lahan terbiasa menerima takdir seperti itu.Jadi dalam pemahaman Bravi, ketika Raisa mengajukan putus, dia tidak berhak lagi mendekatinya, bahkan tidak berhak berbicara dengannya, dan sama sekali tidak berani muncul di hadapannya.Tetapi Bravi tidak bisa menerima kehilangan Raisa, tidak ingin menerima takdirnya seperti saat kecil. Tapi dia juga tidak punya keberanian untuk menemui Raisa, hanya bisa mengamatinya

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 884

    Raisa masih sangat marah pada Bravi, apa pun yang dikatakannya sekarang, dia mungkin tidak akan bisa menanggapinya dengan tenang.Lagipula, Rey datang bersamanya sebagai pacar. Sebelum datang, Rey bahkan sempat dikurung secara paksa olehnya, kebebasan geraknya pun dibatasi.Bravi tidak memberikan penjelasan atau meminta maaf, malah mengusirnya dengan sikap yang begitu tegas. Tanpa berpikir panjang, Raisa berkata, "Rey sekarang pacarku. Penjelasanmu, dia juga bisa mendengarnya."Bravi sedikit menundukkan pandangannya, melihat Raisa yang marah, tanpa sadar dia ingin berpura-pura menjadi sosok yang pengertian seperti dulu.Namun, semua itu justru berbalik menjadi bumerang.Meskipun memang sulit untuk mengubah sikap saat berhadapan dengan Raisa, Bravi tidak akan lagi bersikap seperti dulu, tidak memiliki sikap yang jelas terhadap apapun, sehingga Raisa sama sekali tidak bisa merasakan emosinya yang sebenarnya.Jadi Bravi berkata dengan blak-blakan, "Raisa, anak-anakmu masih di tanganku. Ka

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 883

    Angga benar-benar takjub dengan kemampuan bicara Rey, tetapi Raisa sudah dipenuhi amarah. Dia terus menahan emosinya hingga merasa khawatir akan dampaknya pada bayinya. Angga tidak bisa lagi mengabaikan perasaannya dan harus segera menenangkannya, lalu berkata, "Bravi ingin merawat mereka."Rey bertanya, "Apa haknya? Anak-anak itu bukan miliknya."Angga berkata, "Mau menggunakan anak-anak untuk menghukum Kevin."Rey sangat mengenal Kevin, lalu berkata, "Itu memang cara yang bagus, langsung kena sasaran, dan bisa dibilang itu karma untuk Kevin." Dia menoleh melihat Raisa yang wajahnya semakin pucat, lalu menatap Angga dengan tatapan berbahaya, melanjutkan, "Masalah antara mereka sebaiknya diselesaikan secara pribadi saja. Kenapa harus melibatkan anak-anak? Itu sangat egois. Apa sudah mempertimbangkan perasaan anak-anak? Atau perasaan Raisa? Pasti nggak, kan?"Apa yang dikatakan Rey sangat benar, dan Angga tidak bisa membantahnya.Rey melanjutkan pertanyaannya, "Jadi Bravi memutuskan ing

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 882

    Setelah Bravi pergi, Angga pun menjamu Raisa sesuai dengan instruksi Bravi.Dia mengantar mereka ke gedung bergaya Eropa itu.Angga memandang punggung Bravi yang pergi bersama dokter, dan akhirnya bisa bernapas lega.Untunglah Bravi mendengarkan Raisa, kalau tidak, jika dia bersikeras, tidak ada yang bisa menghentikannya.Raisa pasti juga … khawatir pada Bravi, kan?Namun sikap dingin Raisa sepertinya tidak menunjukkan itu, dan dia selalu bersama Rey. Mereka sekarang sepasang kekasih. Sejujurnya, Angga merasa sulit percaya, apa Raisa benar-benar menjalin hubungan dengan Rey?Jika mereka sudah bersama, lalu bagaimana Bravi bisa mengejar Raisa? Menjadi selingkuhan?Angga merasa dengan kondisi mental Bravi saat ini, mungkin dia benar-benar bersedia menjadi selingkuhan Raisa. Karena dari kondisinya setelah putus, Bravi tidak mungkin melepaskan Raisa.Angga menyuruh pelayan menyiapkan teh hitam terlebih dahulu, tetapi Raisa hanya khawatir pada anak-anaknya, dan meminta segera mengantarkanny

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 881

    "Lukanya harus diobati dulu," kata Angga dengan tegas.Saat itu, Bravi hanya berpikir untuk menjamu tamu pentingnya dan tidak mau membuang waktu untuk urusan yang tidak penting.Bravi pun berkata tanpa bisa dibantah, "Minggir."Raisa yang berjalan di depan tiba-tiba menghentikan langkahnya, berbalik, dan menatap Bravi dengan wajah sinis, lalu berkata, "Aku masih ingin mendengar permintaan maaf darimu, Bravi. Jangan sampai kau belum selesai bicara, sudah mati di depanku. Nanti tuntutan pembunuhan ini malah dilimpahkan padaku."Entah kenapa, mendengar sarkasme dan sindiran Raisa, Bravi justru merasa senang.Dulu saat mereka bersama, Raisa tidak pernah benar-benar menyindirnya. Sekarang saat benar-benar disindir, dia sama sekali tidak merasa tersinggung, malah bersyukur karena Raisa masih mau berbicara seperti itu padanya.Bravi menatap matanya dan berkata, "Tenang saja, aku nggak akan menyusahkanmu."Wajah Raisa semakin muram, dan berkata dengan nada suaranya yang semakin tajam, "Bravi,

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 880

    Raisa mengendarai mobilnya, mengikuti iring-iringan mobil Bravi, dan memasuki Perumahan Bukit Linvara.Setelah masuk gerbang utama, terlihat jalan setapak di hutan bambu yang ditata dengan sangat artistik. Perjalanan berkendara memakan waktu lima menit penuh, bahkan sampai memutar ke sisi lain gunung di sebelah gerbang, sebelum akhirnya tiba di gedung utama.Rey berseru kagum, "Kekayaan Keluarga Domani memang luar biasa."Raisa pun belum pernah melihat kediaman pribadi semewah ini.Rasanya asing, seolah dia belum pernah benar-benar mengenal Bravi.Saat bersama Bravi, segalanya baik-baik saja, hampir tak ada cela, tak ada gejolak emosi, hanya diam-diam merawat orang, dan tidak banyak menuntut. Bravi memang sempurna.Tapi bagaimana mungkin seseorang benar-benar sempurna?Raisa juga tidak sempurna.Dulu dia adalah orang yang terlalu terpaku pada cinta, menyukai seseorang yang tidak menyukainya, melupakan untuk mencintai dirinya sendiri, hingga akhirnya terluka parah.Meskipun sudah keluar

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 698

    Meskipun Winny pandai menyenangkan hatinya, hubungan ini tetaplah sebuah transaksi. Karena dibeli dengan uang, menganggapnya serius hanyalah kebodohan belaka.Bobby hanya merasa aneh. "Kalau kau paham apa yang kupikirkan, kenapa nggak mendukung pilihanku? Bahkan kau merasa kalau aku pacaran sama Win

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 671

    Setelah semuanya berakhir, Raisa seperti baru saja diguyur hujan deras. Rambutnya menempel di wajah, dia tampak sangat berantakan."Bravi, kau benar-benar … um …." Dia dipaksa menerima ciuman agresif dari pria itu.Napasnya tersengal-sengal, otaknya terasa kekurangan oksigen, dia merasa linglung, t

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 681

    Bu Arini langsung mengirimkannya kepada Bravi.Bravi mengangguk ke arah ponselnya dan menyimpan foto tersebut.Bobby yang melihat hal itu benar-benar kehabisan kata-kata. Dia meneguk segelas anggur di depan Raisa dan Bravi, mengakui kesalahannya.Acara tersebut dilanjutkan dengan minum, makan, dan m

  • Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami   Bab 697

    "Aku sebentar lagi berusia tiga puluh tahun, sudah waktunya membangun keluarga dan karir. Lagipula, kakakku selalu cari masalah denganku," kata Bobby. Dia sebenarnya tidak benar-benar takut pada kakak perempuannya, hanya saja perjodohan dalam keluarga kaya adalah hal yang wajar.Bravi bertanya, "Win

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status