Início / Male Adult / Pesona Pemuda Desa / 18. Pijat Plus-plus

Compartilhar

18. Pijat Plus-plus

last update Data de publicação: 2026-09-09 14:35:41

Bibir basah Aya melumat bibir Joni tanpa ampun.

Rasa manis krim keju dan gurih mentega meleleh di antara tautan itu, berpadu dengan aroma napas hangat beraroma vanila yang langsung mematikan akal sehat pemuda desa itu.

Joni membeku sempurna. Tubuhnya menegang kaku di kursi kayu jati ruang makan, kedua tangannya mencengkeram tepi meja begitu kuat hingga buku-buku jarinya memutih.

Ia tidak berpengalaman. Sepanjang dua puluh tahun hidupnya di desa, Joni belum pernah mencium perempuan mana pun.

I
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Pesona Pemuda Desa   92. Tertangkap Basah

    Melihat Aya yang terduduk lemas dengan tatapan kosong, Joni mencengkeram kedua bahu wanita matang itu, sedikit mengguncangnya agar kesadaran Aya kembali utuh."Tante, dengerin saya!" bentak Joni dengan suara rendah. "Om Rama udah balik dari luar kota apa belum?!"Aya tersentak, bola matanya yang berkaca-kaca menatap Joni. "T-Tante nggak tahu, Jon... Rama nggak ada kasih kabar sama sekali hari ini. Tapi... tapi kayaknya belum. Biasanya kalau mau pulang dia telepon sekretarisnya atau kasih kabar ke Tante...""Pastiin sekarang, dan kasih saya alamat lengkap kantornya!" perintah Joni cepat tanpa memberi celah bagi Aya untuk larut dalam ketakutan. "Saya harus ke sana sekarang juga buat ambil paket itu sebelum jatuh ke tangan Om Rama atau orang kantornya!"Aya menelan ludah susah payah, lalu buru-buru meraih tasnya yang tergeletak di atas meja konsol. Dengan jari-jari yang masih bergetar, ia mengeluarkan selembar kartu akses hitam berlogo emas dan sebuah catatan kecil berisi nama gedung ser

  • Pesona Pemuda Desa   91. Tamatlah Sudah

    Joni mematikan mesin motor di depan pintu pagar samping.Napas pemuda itu masih memburu liar. Ia baru saja memacu kendaraannya menembus kemacetan seperti orang kesetanan. Joni membuka kunci gembok pagar dengan tangan yang sedikit gemetar, lalu melangkah cepat melintasi pekarangan.Seluruh rumah utama tampak gelap gulita dari luar. Joni mendorong pintu dapur yang ternyata tidak dikunci dari dalam. Begitu kakinya melangkah masuk ke ruang tengah, pandangannya langsung tertumbuk pada sesosok tubuh yang meringkuk di sudut sofa.Aya duduk di sana dengan kedua lutut terlipat rapat ke dada.Seluruh tubuh wanita matang itu gemetar hebat. Wajahnya yang pucat menatap kosong ke atas meja, tempat sebuah amplop cokelat berukuran besar teronggok dalam keadaan terbuka. Kedua tangannya meremas ujung bantal sofa begitu kuat."Tante..." panggil Joni pelan seraya melangkah mendekat.Mendengar suara itu, kepala Aya tersentak ke atas. Sorot matanya dipenuhi kecemasan yang teramat pekat."Joni..." bisik A

  • Pesona Pemuda Desa   90. Paket Tanpa Nama

    Pukul sepuluh malam, lampu utama di area kafe sudah dipadamkan.Hanya ada satu lampu yang masih menyala di balik meja bar, menerangi deretan cangkir yang baru saja selesai ditiriskan.Suasana kafe sunyi senyap. Doni sudah pulang lebih awal setengah jam lalu, menyisakan Joni dan Rina untuk menyelesaikan tugas penutupan sif.Joni sedang berdiri di depan wastafel dapur belakang, menyeka tangannya yang basah dengan serbet bersih.Di kepalanya, kalimat Mirna tadi siang masih terngiang samar.‘Cepat atau lambat... saat masalah besar melanda rumah itu, kamu bakal sadar kalau cuma Tante yang punya kekuatan buat nyelamatin kamu.’

  • Pesona Pemuda Desa   89. Ruangan Kedap Suara

    Joni melepas celemek hitamnya, menyampirkannya ke gantungan loker karyawan di lorong belakang kafe.Begitu ia melangkah keluar menuju area parkir motor, derit pintu darurat berbunyi pelan. Rina muncul dari balik pintu, bersandar di kusen seraya menyilangkan kedua tangan di bawah dada.Senyum jahil terbit di wajah manis gadis itu, mengamati Joni yang sedang memasukkan kantong kertas tebal dan amplop cokelat ke dalam ransel kecilnya."Laris manis banget ya kamu hari ini, Mas Barista," celetuk Rina santai seraya melangkah mendekat.Joni meliriknya sekilas seraya mengancingkan jaketnya. "Cuma disuruh Bu Ratna antar titipan barang, Rin.""Halah, titipan ap

  • Pesona Pemuda Desa   88. Pesanan Khusus

    Aroma biji kopi sangrai dan desis uap panas dari mesin espresso menyambut langkah Joni saat mendorong pintu kafe pagi itu.Mengenakan celemek hitam berlogo kafe yang diikat rapi di pinggang, Joni langsung menuju area bar depan untuk menyiapkan peralatan sif pagi.Suasana kafe masih relatif lengang, hanya ada satu-dua pelanggan yang sibuk dengan laptop di meja sudut dekat jendela."Pagi, Mas Ganteng," sebuah bisikan renyah menyapa tepat di samping telinganya.Joni menoleh cepat. Rina sudah berdiri di sampingnya dengan celemek serupa, rambutnya dikuncir ekor kuda tinggi memperlihatkan leher jenjangnya yang mulus. Gadis itu tersenyum manis dengan binar mata yang jauh lebih cerah dari biasanya. 

  • Pesona Pemuda Desa   87. Kenalan dengan Tetangga

    Napas Aya perlahan kembali teratur di atas tumpukan bantal sofa.Gaunnya kusut masai, tersampir seadanya menutupi dada yang masih menyisakan rona kemerahan bekas lumatan bibir Joni. Rambut panjangnya berantakan di sandaran sofa, namun binar matanya memancarkan kepuasan, seolah bara api cemburu yang tadi membakar dadanya telah padam sepenuhnya tersiram pelampiasan hasrat barusan.Joni bangkit dari sofa, memungut kaus tanpa lengan dan celana pendeknya dari lantai, lalu mengenakannya kembali."Mau ke mana, Jon?" tanya Aya pelan, suaranya serak seraya menatap punggung tegap pemuda itu."Mau keluar sebentar ke depan, Tante. Cari angin sekalian beli rokok di minimarket luar komplek," sahut Joni seraya meraba saku celananya, memastikan dompet dan kunci motornya terbawa.Aya mengangkat alisnya sedikit, menatap Joni dengan kening berkerut heran. "Loh, kamu ngerokok? Tante baru tahu.""Jarang, Tante. Sesekali aja kalau kepalanya lagi agak penuh," jawab Joni santai, menoleh dengan senyum tipis

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status