Pompa Terus Sampai Penuh!

Pompa Terus Sampai Penuh!

last updateDernière mise à jour : 2026-09-02
Par:  SagaMis à jour à l'instant
Langue: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Notes insuffisantes
7Chapitres
5Vues
Lire
Bibliothèque

Partager:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

"Sayang banget barang sebagus ini istrimu anggap sampah, jadi biar Mama saja yang menggunakannya ya," bisik sang ibu mertua. Tommy, seorang pengangguran yang harga dirinya selalu diinjak istri, namun keringat dan tubuh kasarnya justru menjadi pelampiasan keinginan terlarang Ipar dan mertuanya sendiri di bawah atap yang sama.

Voir plus

Chapitre 1

Bab 1

"Hebat ya dari pagi ngerjain saluran air gak selesai-selesai. Kamu itu sebenarnya becus kerja gak sih? Badan doang gede. Ngerjain pipa air lelet banget!"

Bentakan Rina memecah keheningan pelataran rumah saat wanita itu baru turun dari mobil dengan setelan kerja rapinya. Tommy yang semula jongkok membenahi pipa, berdiri perlahan. Perawakannya yang tinggi besar membuat pandangan sang istri harus mendongak.

"Maaf, Dek. Tadi, saluran air mampet parah. Ini aku ulang mengerjakannya."

"Halah alasan saja kamu! Suami gak berguna! Pengangguran! Kerjaannya numpang saja sama istri. Disuruh ngerjain begini saja masa nunggu aku marah-marah dulu baru bisa cepet!"

Tommy hanya menunduk. Harga dirinya sebagai laki-laki hancur dibentak istri di depan cewek-cewek kos. Namun dia memilih untuk meredam gejolak amarah di dalam hati.

"Iya, maaf, Dek. Ini nanti akan mas bereskan."

"Jangan masuk rumah kalau belum selesai. Ngerti!" Rina melangkah melewati suaminya dengan tatapan jijik, lalu membanting pintu rumah.

Tommy menghela napas, kembali jongkok di halaman utama untuk melanjutkan pekerjaan saluran pembersihan itu. Pria berbadan besar itu hanya mengenakan singlet putih yang tampak kontras dengan kulit cokelatnya yang keras.

Di lantai dua, Maya yang semula enggan karena semalam habis pulang dari klub malam, berdiri mendekati Siska yang tampak menunjuk ke balik jendela.

"Lengannya gede banget, May. Apalagi dia jongkok tuh pakai celana pendek gitu. Tampak keras kokoh."

Maya tak segera menjawab. Dibandingkan dengan pria-pria kota yang selama ini menggunakan jasanya sebagai LC, sosok berkulit gelap di hadapannya justru tampak sangat jantan.

"Hush, ngaco kamu, Sis. Ingat pacar kamu tuh."

"Halah, pacarku itu mah fisiknya lemah. Ala-ala pria kota yang kalau mau jogging saja harus pakai sunscreen," cibir Siska. "Si Rina itu bodoh ya, punya suami kekar begitu dimarahin terus tiap hari. Kalau aku mah tiap hari ngangkang, ayo Mas puasin aku."

"Hush, gak boleh ngomong gitu, tapi iya juga sih hehe."

Tak terasa, jam menunjukkan pukul sembilan malam ketika Tommy selesai mandi di kamar mandi belakang dekat gudang tanpa sabun atau parfum. Perlahan ia masuk ke kamar dan melihat istrinya sudah mengenakan gaun tidur membelakanginya.

Dengan langkah ragu, ia menaiki ranjang dan menyentuh pundak Rina. "Dek."

Rina tersentak dan langsung bangkit. "Ihhh, minggir, bau banget! Sana tidur di luar!"

"Tapi, Mas kangen, Dek. Sudah lama kita tidak berhubungan."

"Najis!" Rina meludah ke lantai. "Jangan mimpi! Ingat, kamu ada di sini cuma karena balas budi ke Papa. Tanpa itu, kamu cuma tukang gembel!"

Meski dicaci, Tommy menelan ludah melihat belahan gaun tidur istrinya.

"Dek, sebentar saja, yuk."

"Enggak! Cari sana wanita murahan yang mau sama kamu! Itupun kalau kamu sanggup beli," tolak Rina mentah-mentah. "Keluar sana!"

Tommy melangkah gontai keluar kamar dan menuju pos penjaga untuk menenangkan diri. Hasratnya yang tertolak membuat badannya panas dingin.

Dulu ia adalah teknisi andalan mendiang papa angkat Rina yang dinikahkan karena ketulusannya. Namun setelah menikah dan terkena PHK, Rina justru membencinya setengah mati.

Baru beberapa saat menghempaskan diri di pinggir ranjang pos, bayangan sesosok wanita muncul di ambang pintu. Tommy mendongak dan terkesiap melihat bentuk tubuh montok dan kencang dari balik gaun tidur satin tipis.

Itu Laras, ibu mertua tirinya yang berusia 50 tahun namun jauh lebih matang dan menggoda dibanding Rina.

"Ma... ngapain ke sini?"

"Nggak boleh ya, Mama ke sini?" Laras tersenyum tipis, melangkah mendekat dan duduk merapat di sebelah Tommy hingga paha mereka bersentuhan erat.

"Nggak apa-apa, Ma. Oh iya, saya minta maaf ya, Ma. Soal saluran air tadi siang mampetnya lumayan parah," ujar Tommy canggung.

Laras tidak langsung menjawab. Jemarinya yang lentik terulur santai, merayap di atas paha kokoh menantunya itu, memberikan elusan lembut yang membuat darah Tommy mendidih seketika. Wanita matang itu lalu menggeser duduknya semakin merapat, menghembuskan napas hangat tepat di samping telinga Tommy.

"Sebenarnya dari tadi sore Mama merasa nggak enak badan, Tom. Mau buang air kecil saja rasanya susah sekali, kayak ada yang menahan dan mampet di area bawah Mama," bisik Laras dengan tatapan sayu yang begitu menggoda, jemarinya kini sedikit meremas paha kekar itu.

"Eh... Mama sakit saluran kemih?" tanya Tommy polos dan gugup.

Laras tersenyum penuh arti, melirik ke arah celana pendek Tommy sebelum kembali menatap mata pria itu.

"Mama juga nggak tahu, Tom. Tapi kebetulan sekali, wastafel di kamar mandi Mama malam ini juga ikutan mampet nggak mau ngalir.”

Setiap kata yang terlontar dari Laras, wanita matang dan menggoda itu berjalan mendekat, dan kini hanya berjarak satu helaan napas dengan suami anaknya itu

Sampai akhirnya tangan lentiknya mendarat tepat di gundukan yang sedari tadi Tommy tahan agar tak menggembung.

“Jadi menurut kamu... bagaimana kalau malam ini kamu bantu Mama perbaiki dua-duanya? Mama percaya kamu sangat ahli dalam memperbaiki segala jenis 'saluran air yang mampet', kan?"

Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Dernier chapitre

Plus de chapitres

Aux lecteurs

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Pas de commentaire
7
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status