공유

Marcus Datang

작가: CitraAurora
last update 게시일: 2026-04-28 18:46:27

Hari ini Rosella ikut Lucas ke rumah sakit, bukan menemani kerja melainkan untuk mengambil obat saja.

“Ayo sayang kita pulang.” Bisik Lucas setelah mendapatkan obat untuk sang ibu.

“Ayo sayang.” Sahut Rosella sambil tertawa.

Mata Lucas menatap Rosella, tak percaya kalau Rosella juga memanggilnya sayang.

“Ulangi lagi kamu memanggil aku apa?” pinta Lucas.

“Nggak ada siaran ulang,” Sahut Rosella lalu keluar lebih dulu.

Rosella berlari melewati lorong, dan Lucas sedikit berlari mengejar Rosel
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (2)
goodnovel comment avatar
CitraAurora
markus itu melihat Rosella bahagia dengan Lucas dia merasa iri, ida harus mendapatkan jatah dari Rosella, jatah uang, lalu dia mecari ibu rosella karena dengan begitu dia bisa mengancam Rosella tapi ternyata ibu Rosella kan ga di rumah
goodnovel comment avatar
Sari Aldia
leon cemburu ni rosela di apit adek nya kkk ni gimana alur cerita markus
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Leon Menang Banyak

    ​"Kak Leon, Lucas ayo keluar biar dia istirahat. Kalau kalian tidur di sini bisa-bisa Rosella tidak tidur malam ini," usir Adrian dengan wajah lempeng tanpa dosa.​Leon dan Lucas mendengus kasar secara bersamaan. Mereka tahu betul itu hanya taktik licik Adrian agar bisa mengambil kesempatan dalam kesempitan. Namun, melihat Rosella yang benar-benar sudah memejamkan mata dengan dahi berkerut karena kelelahan, kedua singa itu akhirnya mengalah. Demi kesehatan sang ratu, mereka bertiga akhirnya sepakat keluar dari kamar utama dengan langkah berat, menutup rapat pintu dari luar, lalu turun ke lantai bawah menuju ruang tengah.​Karena sama-sama frustrasi akibat puasa yang menyiksa iman, Leon, Adrian, dan Lucas akhirnya duduk berkumpul di sofa ruang tengah sembari membuka sebotol wiski mahal untuk menyalurkan energi mereka yang tertahan.​Tengah malam, sekitar pukul dua pagi, suasana mansion sudah teramat sunyi. Rosella terbangun dari tidurnya karena tenggorokannya terasa sangat kering dan h

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Skripsi

    Beberapa bulan berlalu dengan cepat. Suasana di mansion Toretto mengalami perubahan besar sejak Rosella memasuki semester akhir dan mulai disibukkan dengan penyusunan skripsi. Gadis ceria itu kini menjelma menjadi mahasiswi tingkat akhir yang super sibuk, dikelilingi oleh tumpukan jurnal, buku tebal, dan revisi yang tiada habisnya.​Melihat wanitanya mulai sering begadang dan tampak stres menghadapi dosen penguji, ketiga pria Toretto akhirnya terpaksa sabar, demi menjaga fokus Rosella agar bisa lulus dengan nilai terbaik, Leon, Adrian, dan Lucas sepakat untuk tidak mengganggu Rosella."Adrian ingat jangan mengganggu Rosella, biasanya kamu yang selalu mangkir." kata Leon sambil menatap Adrian tajam. Adrian terkekeh, "Kali ini aku tidak akan curang." sahutnya. "Biasanya kamu mengajak Rosella ke ruanganmu dengan dalih urusan kampus dan ujung2nya minta jatah, keterlaluan memang kamu Kak!" Sahut Lucas kesal. "Itulah kenapa aku jadi Dosen karena aku lebih pintar dari kalian." Leon dan

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Berbagai Gaya

    ​"Kamu bisa mendesah yang suaramu bisa langsung hilang disapu angin, Sayang," bisik Adrian seksi sebelum menurunkan tubuh mereka berdua ke dalam air.​Sore itu, Adrian benar-benar berubah menjadi singa yang gila dan tak terkendali. Di bawah langit London yang luas, mereka melakukan banyak gaya percintaan tanpa rasa takut sedikit pun. Mulai dari pergulatan panas di dalam air kolam yang hangat, berpindah ke tepi kolam dengan dekapan yang semakin erat, hingga beralih ke atas kursi berjemur di mana Adrian menuntut haknya dengan sangat ugal-ugalan. Rosella mencengkeram bahu tegap Adrian, mendesah sekeras-kerasnya menumpahkan segala rasa pekat yang membakar dadanya. Seperti ucapan Adrian tadi suara desahan Rosella langsung hilang menguap terbawa angin. ​Setelah badai gairah itu mereda, Adrian bersiap untuk mengajak Rosella pulang bersama. Namun, menyadari bahwa Adrian saat ini masih dalam masa boikot oleh Leon dan Lucas, Rosella mulai merasa khawatir.​Di dalam mobil, Rosella menatap Adri

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Di alam Terbuka

    ​“Walah Walah habislah aku,” batin Rosella panik, merutuki mulutnya sendiri yang terlalu cepat luluh pada pesona sang dosen licik.​Tanpa memperdulikan jam kuliah Rosella yang masih tersisa, Adrian benar-benar bergerak cepat. Dia menggandeng tangan Rosella dengan erat, membawa gadis itu menyusuri koridor sepi dan gedung dosen agar tidak memancing perhatian mahasiswa lain. “Tuan, kamu ngajakin aku bolos, kalau dicari bagaimana?” Tanya Rosella. “Nanti aku akan bilang, lagian jadi mahasiswa jangan terlalu patuh, sesekali bolos tak masalah.” Pria itu tersenyum licik. ​Adrian menepati janjinya. Sebelum menuju tujuan utama, dia membawa Rosella mampir ke sebuah kedai gelato terkenal untuk membelikan dua kerucut es krim stroberi besar, lalu mengajak gadis itu berjalan-jalan santai di sepanjang tepi sungai demi mengembalikan suasana hatinya.Setelah senyuman manis Rosella kembali merekah sepenuhnya, barulah Adrian melajukan mobilnya membelah jalanan London menuju sebuah gedung apartemen pen

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Habislah Aku

    ​‘Tidak! Aku tidak mau memberikan jatah kepada mereka, enak saja,’ batin Adrian dengan rahang mengeras.Jika di mansion Leon dan Lucas memegang kendali penuh untuk mengawasinya, maka besok di kampus akan menjadi cerita yang berbeda. Kampus adalah wilayah kekuasaannya, dan tidak akan ada yang bisa menghalanginya untuk mendapatkan kembali Rosella. Keesokan paginya di kampus, Adrian benar-benar terobsesi untuk mendapatkan maaf dari Rosella.Adrian sudah berdiri menyandarkan tubuhnya di pilar koridor utama kampus, menunggu kedatangan Rosella sejak pagi-pagi sekali.​Tak lama kemudian, sosok yang ditunggunya muncul. Rosella melangkah memasuki koridor setelah diantar oleh Lucas tadi. Namun, begitu manik mata manis Rosella menangkap keberadaan Adrian yang berdiri menatapnya, wanita itu langsung memutar tubuhnya, berbalik arah untuk menghindar.​"Rose! Rosella, tunggu!" panggil Adrian panik. Pria itu langsung melebarkan langkahnya untuk mengejar.​Namun, Rosella sama sekali tidak mau berhent

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Boikot Jatah

    "Ya, dia sedang menikmati es krim di taman bersamaku setelah kamu membuatnya seperti orang bodoh menunggumu yang sudah pergi!" bentak Leon dengan suara baritonnya, membuat Adrian di seberang telepon seketika bungkam dan tercekat.​Mendengar perdebatan itu, Rosella perlahan mendongak. Dia menatap Leon dengan mata yang masih menyiratkan luka, lalu perlahan mengulurkan tangannya ke arah sang CEO.​"Tuan Leon berikan ponselnya padaku. Biar aku yang bicara," pinta Rosella, suaranya terdengar tenang tapi itulah yang membuat Leon was was. ​Leon sempat ragu sejenak, dan dengan gerakan slow motion dia menyerahkan ponselnya kepada dalam Rosella.​Rosella menempelkan ponsel ke telinganya, baru kata halo yang terucap Adrian sudah menyahut. ​"Rose! Sayang, maafkan aku, tadi benar-benar darurat. Ayah Daisy kecelakaan dan meninggal di tempat, kondisinya sangat histeris aku ingin menghubungimu tapi ponselku tertinggal di kampus, sungguh aku tidak bermaksud—"​"Sudah selesai bicaranya, Tuan Adrian?"

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Besok Dia Milikku

    Rosella terdiam, jantungnya berdebar sangat kencang mendengar perkataan Adrian. Kakinya seolah tidak mau bergerak, tapi tangan Adrian yang menariknya dengan lembut tapi pasti membuatnya mengikuti. Adrian menutup pintu, lalu berbalik menatap Rosella yang berdiri dengan tubuh gemetar."Kamu takut?"

    last update최신 업데이트 : 2026-03-25
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Sore Dengan Lucas

    Rosella kembali ke kamar Leon dengan langkah yang terasa berat. Tangannya memegang obat-obatan yang diberikan Lucas, pikirannya masih berkecamuk dengan apa yang baru saja terjadi. Lucas memeluknya, mengaku cemburu dan mengklaimnya untuk sore ini. Sementara pagi tadi, Leon juga melakukan hal yang

    last update최신 업데이트 : 2026-03-24
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Tidur Bersamaku

    Malam itu, ruang makan semua Tuan Muda sudah duduk di kursinya masing-masing. Leon duduk di ujung meja seperti biasa, meski wajahnya masih terlihat sedikit pucat dari demam yang belum sepenuhnya hilang. Tapi dia bersikeras untuk tidak melewatkan makan malam, meskipun Lucas menyarankan dia untuk is

    last update최신 업데이트 : 2026-03-24
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Aku Ingin Bertemu Ibumu

    Lucas tersenyum miring, mencoba mengabaikan pikirannya, lalu dia menggenggam tangan Rosella lebih erat. Suasana hening menyelimuti mereka hingga dia melihat Rosella yang kurang tak nyaman dengan pakaian yang dikenakan. “Kamu kenapa Rosella?” Tanyanya. “Tidak ada-apa Tuan.” jawab Rosella kikuk.

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status