بيت / Male Adult / Terjebak Gairah Terlarang / 279 Fatika Memijat Reva

مشاركة

279 Fatika Memijat Reva

مؤلف: Heartwriter
last update تاريخ النشر: 2026-05-28 19:44:35

Malam yang sama, sekitar pukul 11.30, Reva pulang ke rumah Leon dengan taksi. Wajahnya lelah setelah menghabiskan waktu di rumah orang tuanya. Ia membuka pintu rumah dengan kunci cadangan yang diberikan Leon, tapi rumah terasa sepi dan gelap.

“Leon?” panggil Reva pelan.

Tidak ada jawaban. Kamar tidur utama kosong. Ranjang masih rapi seperti pagi tadi. Reva mengernyit khawatir. Ia mencoba menelepon Leon, tapi nomornya tidak aktif — “The number you have dialed is switched off or no longer in serv
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Terjebak Gairah Terlarang   296 Fatika Menggilir Leon dan Reva

    Pagi menjelang, sekitar pukul 06.45. Cahaya matahari pagi menyusup tipis melalui gorden kamar tidur Leon. Reva masih tertidur pulas di sisi ranjang, tubuhnya membelakangi mereka, selimut hanya menutupi separuh pinggulnya. Leon terbangun dengan tubuh pegal dan kepala sedikit pusing karena efek sisa obat kuat. Ia merasakan kehangatan tubuh di belakangnya. Fatika masih menempel erat di punggungnya, bokongnya menekan perut Leon, satu kakinya melingkar di paha Leon. Batang Leon yang masih setengah tegang bersentuhan dengan celah vaginanya Fatika yang masih basah. Fatika terbangun hampir bersamaan. Ia menggesek bokongnya pelan ke batang Leon, lalu menoleh ke belakang dengan senyum genit. “Pagi, Den… masih keras ya?” bisiknya sangat pelan agar Reva tidak terbangun. Leon melirik Reva yang masih tidur nyenyak. Ia mengangguk pelan. Fatika tersenyum nakal. Ia menggesek bokongnya lebih kuat, menggoda batang Leon hingga mengeras lagi. “Fatika masih mau satu ronde pagi ini,” bisiknya sambil me

  • Terjebak Gairah Terlarang   295 Telan Ini, Den

    **Lanjutan Cerita**Malam itu, Leon pulang ke rumah sekitar pukul 02.30 dini hari. Reva sudah tertidur pulas di kamar tidur utama setelah menunggu lama. Leon masuk ke rumah dengan langkah pelan, tubuhnya masih membawa aroma parfum wanita asing dan keringat.Saat ia melewati ruang tamu, Fatika muncul dari arah dapur, hanya memakai tank top tipis dan celana pendek. Ia langsung mendekat, mencium aroma di leher dan baju Leon.“Den… bau parfum wanita lagi,” bisik Fatika sambil tersenyum sinis tapi penuh nafsu. “Den baru habis main ya?”Leon tidak menjawab. Fatika langsung mengeluarkan pil obat kuat dari saku celananya, memasukkannya ke mulut Leon saat ia sedang minum air, lalu menutup mulutnya pelan.“Telan, Den… ini supaya Den kuat melayani Fatika malam ini,” bisik Fatika manja.Leon menelan pil itu tanpa sadar. Tak sampai 10 menit, efek obat kuat bekerja. Panas menyebar di tubuhnya, batangnya langsung mengeras dengan kuat.Fatika tersenyum puas. Ia menarik Leon ke sofa ruang tamu.“Duduk

  • Terjebak Gairah Terlarang   294 Siasat Licik Dibalas Tuntas

    **Lanjutan Cerita Sonya di Hong Kong**Sonya sedang berada di sebuah kafe mewah di Central untuk menunggu Jonathan yang sedang meeting bisnis. Ia duduk di pojok yang agak tersembunyi, menikmati cappuccino sambil scrolling ponsel. Tiba-tiba suara familiar terdengar dari meja di belakangnya, dipisahkan hanya oleh tanaman hias tinggi.Suara Ester Lim — mantan tunangan Jonathan — sedang berbicara dengan nada rendah tapi penuh amarah.“…Edward, aku nggak sabar lagi. Aku mau Sonya itu jatuh secepatnya. Kamu sudah dekat dengannya kan?”Suara pria yang tenang dan percaya diri menjawab, “Sudah. Dia mulai nyaman ngobrol sama aku. Tinggal satu langkah lagi.”Ester tertawa sinis. “Bagus. Ini obat perangsangnya. Kasih ke dia besok atau lusa. Buat dia mabuk kepayang sama kamu, lalu rekam semuanya. Aku mau Jonathan melihat betapa murahannya wanita itu. Setelah itu, aku akan ambil Jonathan kembali.”Sonya membeku di kursinya. Jantungnya berdegup kencang. Ia menahan napas, mendengarkan setiap kata. Ed

  • Terjebak Gairah Terlarang   293 Jangan Lepas Aku

    Setelah ledakan panas di posisi woman on top, Sonya masih duduk di pangkuan Jonathan, pinggulnya bergerak pelan sambil menikmati denyutan sisa kenikmatan. Napas mereka sama-sama tersengal. Sonya menunduk, menyandarkan keningnya di kening Jonathan, rambut hitamnya menutupi wajah mereka berdua seperti tirai intim.“Jangan lepas aku malam ini,” bisik Sonya lembut, suaranya penuh kasih sayang yang dibuat-buat tapi terdengar meyakinkan. “Aku mau merasakan kamu sepanjang malam.”Jonathan memeluk pinggang Sonya lebih erat, tangannya mengusap punggung telanjangnya dengan lembut. “Aku nggak akan lepas kamu. Kamu milik aku sekarang, Sonya. Hanya aku.”Ia mencium bibir Sonya dengan penuh perasaan — bukan rakus seperti sebelumnya, tapi ciuman yang dalam, lambat, dan penuh obsesi. Lidah mereka saling menyentuh pelan, seolah sedang menikmati rasa satu sama lain. Sonya balas menciumnya dengan sama lembutnya, tangannya mengusap dada Jonathan, merasakan detak jantung pemuda itu yang cepat.Sonya turun

  • Terjebak Gairah Terlarang   292 Aku Mau Sama Kamu Aja

    Malam itu, di penthouse mewah mereka, Sonya baru saja selesai mandi. Ia mengenakan kimono sutra tipis berwarna merah marun yang Jonathan belikan kemarin. Rambutnya masih agak basah, kulitnya harum sabun mahal. Jonathan sedang duduk di sofa ruang tamu sambil mengecek email bisnis, tapi matanya langsung tertuju pada Sonya saat ia keluar dari kamar mandi.Jonathan meletakkan ponselnya, berdiri, dan langsung mendekat. Ia memeluk Sonya dari belakang, dagunya bertumpu di bahu Sonya, tangannya melingkar di pinggangnya dengan posesif.“Kamu wangi sekali,” bisik Jonathan di telinga Sonya. “Aku nggak mau kamu keluar lagi hari ini. Aku mau kamu di sini… sama aku saja.”Sonya tersenyum, memutar tubuhnya dalam pelukan Jonathan. Ia mencium bibir Jonathan lembut, lalu berbisik:“Aku juga nggak mau ke mana-mana. Malam ini aku milik kamu sepenuhnya.”Jonathan langsung menggendong Sonya ke kamar tidur. Ia membaringkan Sonya di ranjang king-size, lalu naik ke atasnya. Tapi Sonya mendorong dada Jonathan

  • Terjebak Gairah Terlarang   291 Taktik Licik untuk Sonya

    Di sebuah penthouse mewah di kawasan Mid-Levels, Hong Kong, Ester Lim melempar ponselnya ke sofa dengan kasar. Layar ponsel masih menampilkan berita gosip yang sedang viral: “Jonathan , pewaris Group konglomerat besar, resmi bertunangan dengan Sonya — wanita misterius yang dikabarkan berusia 27 tahun.”Ester, mantan tunangan Jonathan yang berusia 22 tahun, putri dari pengusaha properti besar di Singapura, wajahnya memerah karena amarah. Rambutnya yang panjang dan hitam acak-acakan, tangannya mengepal kuat.“Brengsek! Jonathan berani banget gantiin aku dengan pelacur tua itu!” umpatnya dengan suara parau. “Aku yang nemenin dia dari awal, sekarang dia malah nikahin wanita murahan yang umurnya lebih tua dariku?!”Ester berjalan mondar-mandir di ruang tamu penthouse-nya. Matanya penuh dendam. Ia mengambil ponsel cadangan dan menelepon seseorang.“Edward? Ini Ester. Aku butuh bantuanmu. Ada wanita yang harus kau rusak. Namanya Sonya. Dia calon istri Jonathan . Aku mau kamu goda dia sampai

  • Terjebak Gairah Terlarang   290 Peluk Aku Erat

    Setelah spooning yang panjang dan penuh keintiman, Sonya masih berada dalam pelukan Jonathan dari belakang, tubuh mereka saling menempel hangat. Batang Jonathan masih tertanam dalam di dalamnya, berdenyut pelan. Sonya menoleh ke belakang, mencium bibir Jonathan lembut, lalu berbisik dengan suara se

  • Terjebak Gairah Terlarang   289 Berakhir di Atas Ranjang

    Setelah sesi lotus yang panjang dan penuh keintiman di dalam bathtub, Sonya mematikan keran air. Uap hangat masih memenuhi kamar mandi mewah. Ia bangkit perlahan, air menetes dari tubuh matangnya yang indah, lalu menarik Jonathan berdiri di depannya.“Kamu basah sekali, Sayang,” bisik Sonya sambil

  • Terjebak Gairah Terlarang   288 Memandikan Calon Suami

    Sonya masih duduk di pangkuan Jonathan setelah woman on top yang melelahkan, pinggulnya bergerak pelan sambil menikmati denyutan sisa orgasme. Ia mencium bibir Jonathan dalam-dalam, lalu berbisik di telinganya dengan suara serak yang menggoda:“Kamu berkeringat banyak sekali, Sayang. Ayo kita mandi

  • Terjebak Gairah Terlarang   285 Gantian Ya

    Fatika tersenyum penuh kemenangan melihat Reva dan Leon yang sudah terbakar gairah. Ia naik ke atas tubuh Leon terlebih dahulu, duduk menghadapnya dalam posisi lotus klasik. Kedua kakinya mengangkang lebar di sisi tubuh Leon, lututnya menekan kasur. Fatika meraih batang Leon yang sudah sangat keras

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status