Home / Male Adult / Terjebak Gairah Terlarang / 286 Gantian di Atas Ranjang

Share

286 Gantian di Atas Ranjang

Author: Heartwriter
last update Petsa ng paglalathala: 2026-06-04 23:43:17

Setelah sesi panas di bawah shower, ketiganya kembali ke ranjang king-size yang sudah acak-acakan. Tubuh mereka masih basah, uap hangat menyelimuti kamar. Fatika yang paling aktif menarik Leon dan Reva ke tengah ranjang.

“ sekarang giliran missionary bergantian,” kata Fatika dengan mata berkilat. “Kita saling bergantian di atas Leon.”

Leon berbaring telentang di tengah ranjang. Reva naik pertama, duduk di pangkuannya, lalu berbaring di atas tubuh Leon dalam posisi missionary klasik. Ia membuka
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Terjebak Gairah Terlarang   307 Di Bawah Ancaman Fatika

    Fatika tidak lama tinggal di ruang sekretaris. Setelah meninggalkan Lestari yang masih gemetar di meja, ia langsung kembali ke ruang CEO. Pintu dibuka tanpa ketukan. Leon yang sedang duduk di kursi direktur langsung mengangkat kepala, wajahnya masih tegang.“Fatika, kau sudah antar makanannya. Keluar,” kata Leon tegas.Fatika tersenyum sinis, menutup pintu dan mengunci dari dalam. “Belum selesai, Den. Saya baru saja bilang pada Mbak Lestari bahwa Reva adalah calon istri Den Leon. Kalau Reva tahu Den Leon selingkuh dengan sekretarisnya yang alim… pasti kacau besar.”Leon berdiri, wajahnya memerah. “Jangan main-main, Fatika. Reva tidak boleh tahu.”Fatika mendekat ke meja. “Saya bisa tutup mulut. Tapi syaratnya… threesome. Sekarang juga. Di hotel. Den Leon, saya, dan Mbak Lestari.”Leon terdiam. Ia tahu Fatika serius. Ancaman itu terlalu berbahaya. Reva masih di rumah, menunggu kabar, dan hubungan mereka sudah rumit sejak lama.“Kau gila,” geram Leon.“Pilih saja, Den. Threesome sekaran

  • Terjebak Gairah Terlarang   306 Ulah Usil Fatika

    Hari ini, di ruang CEO Hartono Logistics, Leon sedang duduk di kursi direktur dengan Lestari di pangkuannya. Kemeja Lestari sudah terbuka, hijabnya terlepas di sofa, dan wajahnya memerah. Leon mencium leher Lestari dengan rakus, tangannya meremas payudara gadis itu di dalam bra. Lestari mendesah pelan, masih setengah menahan diri, tapi tubuhnya sudah bereaksi sejak sesi spooning dan doggy sebelumnya.“Pak… pintu belum dikunci…” bisik Lestari sambil menahan napas.Leon tersenyum, terus menciumnya. “Tidak apa-apa. Semua orang di luar sudah pulang.”Tiba-tiba pintu ruangan terbuka lebar tanpa ketukan. Fatika masuk dengan membawa tas plastik berisi makanan. Ia berdiri di ambang pintu, mata melebar melihat pemandangan di depannya.Leon dan Lestari langsung terkejut. Lestari langsung berdiri, menarik kemejanya rapat, wajahnya pucat. Leon cepat merapikan celananya.“Fatika?! Kau ngapain di sini?!” bentak Leon.Fatika tersenyum sinis, menutup pintu di belakangnya. “Reva menyuruh saya antar ma

  • Terjebak Gairah Terlarang   305 Aku akan Jaga Kamu

    Setelah momen intim yang penuh emosi di sofa, Leon masih memeluk Lestari erat. Tubuh gadis itu masih gemetar karena campuran kenikmatan dan air mata yang baru saja ia lepaskan. Leon mencium kening Lestari lembut, lalu berbisik di telinganya dengan suara rendah penuh nafsu:“Lestari… aku masih ingin kamu. Sekarang doggy style. Biarkan aku menunjukkan betapa aku menginginkanmu.”Lestari tidak menjawab dengan kata-kata. Ia hanya mengangguk pelan, matanya masih basah. Leon membantu Lestari berdiri, lalu membalikkan tubuhnya menghadap sofa. Ia membungkukkan Lestari di atas sandaran sofa, tangan gadis itu bertumpu di permukaan sofa yang empuk, bokongnya terangkat tinggi.Leon berdiri di belakang Lestari, tangannya mengusap punggung gadis itu dengan lembut, lalu turun ke bokongnya yang indah. Ia meremas bokong Lestari pelan, membuka kedua sisinya, dan memasukkan batangnya yang masih sangat keras ke dalam vaginanya yang basah dengan satu dorongan mantap.“Aaaahhh…” desah Lestari panjang, tubu

  • Terjebak Gairah Terlarang   304 Hasrat Leon pada Lestari

    Sejak hari pertama Lestari bekerja sebagai sekretaris pribadi Leon, suasana di ruangan direktur selalu penuh ketegangan halus. Lestari datang dengan penampilan rapi dan sopan seperti biasa — kemeja putih longgar, rok panjang selutut, dan hijab yang tertata rapi. Ia bekerja dengan teliti, mengatur jadwal Leon, menyiapkan dokumen, dan menangani panggilan telepon dengan profesional.Leon, tidak bisa menahan diri. Setiap kali Lestari mendekat ke mejanya untuk menaruh berkas, Leon sengaja menyentuh punggung tangannya lebih lama dari biasanya. Sentuhan itu lembut, seolah tak sengaja, tapi penuh maksud. Lestari selalu menarik tangannya dengan cepat, wajahnya tetap tenang meski pipinya sedikit memerah.“Terima kasih, Pak,” kata Lestari sopan setiap kali, lalu mundur selangkah.Leon tersenyum dalam hati. Ia semakin berani. Saat Lestari membungkuk untuk mengambil map di lantai yang sengaja ia jatuhkan, Leon berdiri di belakangnya dan “tak sengaja” menyentuh pinggangnya. Lestari langsung menegak

  • Terjebak Gairah Terlarang   303 Gadis ke Lima

    Setelah sesi panas dengan Melati, Leon memutuskan untuk menetapkan Melati sebagai salah satu staf khusus di departemen administrasi dengan gaji tinggi. Ia menelepon HRD untuk mengurus semuanya.“Selanjutnya,” kata Leon ke interkom.**Gadis keempat** masuk ke ruangan. Namanya **Laras**, 24 tahun. Gadis ini memiliki wajah cantik dengan mata besar, bibir sensual, kulit cerah, tubuh tinggi semampai dengan payudara besar dan pinggul lebar yang sangat menggoda. Ia mengenakan kemeja putih ketat dan rok pensil hitam yang memperlihatkan lekuk tubuhnya dengan jelas.Leon langsung ke inti, suaranya sudah parau karena efek obat kuat yang masih bekerja kuat.“Laras, sebagai direktur, aku punya kebutuhan. Kalau aku butuh pelampiasan, apa yang akan kamu lakukan?”Laras tersenyum tipis, sudah mendengar dari kandidat sebelumnya. “Saya akan melayani Bapak sepenuhnya, Pak. Tubuh saya siap menjadi pelampiasan Bapak kapan saja.”Leon tersenyum puas. “Buktikan. Sofa sekarang. Woman on top dulu.”Laras mend

  • Terjebak Gairah Terlarang   302 Interview pada Gadis ke Tiga

    Setelah sesi doggy style yang intens dengan Tira, Leon memutuskan untuk menetapkan Tira sebagai Manager Penjualan. Ia menelepon HRD untuk mengurus surat penunjukan dan kenaikan gaji yang besar.“Selanjutnya,” kata Leon ke interkom.**Melati** masuk ke ruangan. Gadis berusia 22 tahun ini memiliki wajah manis dengan bibir penuh, mata besar yang lembut, tubuh ramping tapi berlekuk indah, dan rambut panjang bergelombang. Ia mengenakan kemeja putih ketat dan rok pensil abu-abu yang menonjolkan pinggulnya.Leon langsung ke inti, suaranya sudah parau karena efek obat kuat yang semakin kuat.“Melati, sebagai direktur, aku punya banyak tekanan. Aku juga punya kebutuhan sebagai lelaki. Kalau aku butuh pelampiasan, apa yang akan kamu lakukan?”Melati tersipu sebentar, tapi ia sudah mendengar dari kandidat sebelumnya. “Saya akan melayani Bapak sepenuhnya, Pak. Tubuh saya siap menjadi pelampiasan Bapak.”Leon tersenyum puas. “Buktikan. Sofa sekarang. Spooning.”Melati mendekat ke sofa ruang direkt

  • Terjebak Gairah Terlarang   1 Leon dan Sonya

    Dada besar, tubuh ramping dengan lekuk nyaris sempurna, dan pastinya wajah cantik dengan kulit kencang.Leon berdiri kaku di depan pintu kamarnya ketika Gito, ayahnya baru saja pulang dari bulan madu dengan istri barunya.Namun, tentu saja pandangan Leon bukan tertuju pada pria 49 tahun itu, melain

  • Terjebak Gairah Terlarang   5 Berusaha Menghindar

    Hari ini, Leon memutuskan untuk mengubah rutinitasnya, berharap bisa mengalihkan pikiran dari kegelisahan yang semakin menjadi. Sejak malam sebelumnya, bayangan Sonya menghantuinya seperti hantu, mengikuti setiap gerak-geriknya di kelas, di kantin, bahkan di tidurnya. "Aku perlu hiburan," gumamnya

  • Terjebak Gairah Terlarang   4 Kamu Juga Suka Ini, Kan?

    Leon tidak peduli. Tangannya mulai bergerak, dengan lembut tapi kuat meremas pinggul Sonya, menariknya semakin dekat sampai tubuh mereka menempel. "Tenang, Ayah belum pulang," bisiknya, bibirnya berpindah ke leher Sonya, mencium dan menjilati kulit lembut di sana dengan gerakan lambat, meninggalkan

  • Terjebak Gairah Terlarang   6 Ini Harus Berhenti

    Sabtu ini terasa seperti mimpi demam yang tak pernah berakhir, di mana setiap detik di rumah besar itu dipenuhi dengan ketegangan erotis yang tak terucapkan antara Leon dan Sonya.Gito, ayah Leon, menghabiskan hari liburnya dengan santai—membaca koran di teras pagi hari, menonton pertandingan sepak

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status