แชร์

Bab 122 Yaitu Aku!

ผู้เขียน: Tusya Ryma
last update วันที่เผยแพร่: 2026-02-01 23:00:01

Ucapan Mario yang membahas tentang panggilan Danendra itu membuat Darius menjadi marah.

Ia menghampiri Marissa, lalu menarik paksa tangan kecil Mario dan menyeretnya ke depan.

"Apa katamu tadi??? Papa Danen? Siapa Papa Danen?" Darius berteriak. Ia melempar tubuh anak itu ke samping hingga Mario terguling ke lantai.

"Di dunia ini, papamu hanya ada satu, yaitu aku!" jelas Darius masih dengan berteriak.

Ia tidak rela, anak dari buah cintanya dengan Lisa harus memanggil pria yang menjadi mu
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 398 Seperti Hantu

    "Emh ... baiklah! Sebagai gantinya, aku akan mengirim satu pelayan kemari untuk membantumu! Bagaimana?" tanya Darius yang tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Ia akan meminta pendapat Fanny sebelum bertindak. "Oh ... oke!" Fanny hanya mengangguk. Ia tidak menolak saran dari Darius. "Baiklah! Hari Selasanya, aku akan mengirim seseorang kemari. Jangan diusir, ya! Nanti dia tidak bisa pulang," canda Darius, membuat Fanny tersenyum. "Ya, enggak, lah! Aku tidak akan mengusir siapa pun yang datang ke kehidupanku!" "Termasuk bayi ini!" Tiba-tiba Fanny melamun. Ia meraba perutnya yang masih rata dengan perasaan yang amat sangat sedih. Fanny tidak menyangka, dirinya akan mengandung seorang anak tanpa adanya suami yang jelas. Ia tidak bisa memberikan keluarga yang utuh pada bayinya kelak. Dan, ia tidak bisa berumah tangga yang normal layaknya pasangan suami istri pada umumnya. "Ah ... sepertinya ini sudah sangat malam. Kau harus segera tidur! Jangan begadang, itu tidak baik untukmu da

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 397 Kesepakatan

    Di area luar restoran, Danendra berdiri sambil memegang ponselnya. Ia berbicara dengan orang yang ada di seberang telepon. "Maaf, kalau sekarang, aku tidak bisa! Waktunya ganti saja! Kalau lusa bagaimana?" tanya Danendra setelah berpikir beberapa saat. Dari seberang telepon, terdengar Luna berkata, "Lusa bagaimana, maksudmu? Sekarang ini kami sudah ada di tempatnya Nugi! Masa harus pulang lagi?" "Cepatlah datang! Kami tunggu!" ucapnya tanpa memedulikan penolakan Danendra. Acara mereka kali ini karena Luna dipindah ke WiFoods bersama Jimy. Jadi, mereka mengadakan pesta kecil sebagai perayaan. "Aishhh! Baiklah! Kalau ada waktu, nanti aku menyusul!" Danendra pun menjanjikan. "Oke! Kami tunggu!" balas Luna. Setelah itu, sambungan telepon ditutup. Danendra kembali ke mejanya. Melihat wajah suaminya yang sudah berubah menjadi aneh, Marissa pun bertanya, "Ada apa? Apa ada masalah?" "Eh ... tidak! Tidak ada apa-apa, kok! Jangan khawatir," balas Danendra dengan cepat. Ia pun kembali m

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 396 Akhirnya Fanny Menikah

    "Eh! Di-dipindah ke WiFoods? Siapa yang dipindah?" tanya Luna sambil melepaskan lingkaran tangannya di leher Danendra. Pria itu pun segera mendorong Luna agar menjauh. "Ya, kau, lah!" jawab Danendra tanpa basa-basi lagi. Daripada istrinya mengamuk lagi, lebih baik Danendra menuruti sarannya untuk memindahkan Luna ke perusahaan Danendra yang lain, bukan lagi di KJK Group. "Mulai hari Senin, kau akan dipindah ke WiFoods! Posisimu masih sama, sebagai sekretaris. Tapi bukan sekretarisku, melainkan sekretarisnya Jimy!" jelas Danendra dengan sangat serius. Danendra tidak sedang bercanda, bukan juga menakut-nakuti agar Luna turun dari pangkuannya. Ia berbicara serius dan bahkan sudah membicarakan hal itu dengan asisten pribadinya dan juga Jimy. "Tapi kenapa? Kenapa kau ingin memindahkan aku ke sana? Apa kau tidak suka dengan kinerjaku selama ini? Jika memang iya, apa yang tidak kau sukai dariku? Tinggal bilang saja. Nanti aku akan memperbaikinya!" Kali ini Luna mulai serius. Ia takut

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 395 Overprotektif

    "Berjalan bersama? Kenapa kalian bisa berjalan bersama? Apa sudah janjian dulu sebelumnya?" Marissa terus bertanya. Ia cemburu dengan kedekatan Danendra dan teman wanitanya itu. "Sayang! Sayang ... dengarkan aku!" Danendra memegang kedua bahu Marissa, lalu menariknya agar menghadap ke arahnya. "Tadi pagi saat aku baru sampai di kantor, Luna juga baru sampai. Karena tempat kerja kita berada di satu lantai, jadi kita pergi bersama!" "Lalu, bagaimana bisa .... Luna tidak berpakaian seperti tadi? Apa kalian bercinta di toilet? Kata orang di kantormu, pakaian Luna ada di tong sampah toilet wanita!" "Hey! Dengarkan ceritaku sampai selesai! Jangan dipotong dulu!" cegah Danendra ketika Marissa memotong ucapannya. "Ceritanya tidak seperti yang kau pikirkan!" "Karena paginya makanku terlalu banyak, jadi perutku agak mual. Aku bergegas pergi ke toilet untuk muntah. Tapi si Luna malah mengikutiku!" Marissa sangat gemas ingin menimpali. Tapi Danendra berbicara lagi. "Ya, alhasil aku muntah

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 394 Belum Pergi Jauh

    Di meja makan yang cukup lebar, Danendra, Marissa, dan Darius duduk bersama sambil membuka makanan yang tadi dibawa oleh Danendra. Marissa dan Darius pun mulai makan, Danendra hanya diam sambil mengaduk makanan di piringnya. Sama sekali tidak mencicipi makanan itu sedikit pun. "Eh, kenapa diam terus? Apa terganggu karena ada aku, ya?" tanya Darius pada Danendra. Darius melihat Marissa yang terus memakan makanannya tanpa memperhatikan suami. Itu membuatnya tidak enak. "Ahhh, sebaiknya aku makan di tempat Fanny saja! Mungkin sekarang dia sudah bangun!" ucap Darius yang tiba-tiba bangkit berdiri. Ia mengambil piring berisi makanan miliknya dan bersiap pergi ke luar. Melihat hal itu, tentu saja Danendra segera mencegah. Ia meminta Darius untuk kembali duduk. "Tidak ... bukan karena terganggu! Aku tidak makan karena sedikit mual kalau mencium bau-bau makanan seperti ini!" Danendra menunjuk makanan di atas meja. "Lalu ... kenapa membeli semua makanan ini kalau kau tidak suka

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 393 Kenapa tidak Mati Saja

    "Aku juga baik!" balas Zain. Lebih tepatnya, dia baik setelah pergi ke Kota K. Pertengkarannya dengan Darius berakhir setelah Zain putus dari Marissa, lalu dia pergi menemui Darius dan tinggal di tempatnya. "Emh, syukurlah!" Marissa pun merasa lega. Setelah itu, Darius bertanya pada Zain, "Kau akan dijemput oleh Miam, kan?" "Ya, sebentar lagi dia akan datang!" balas Zain sambil menggenggam ponselnya. Ia melihat pesan balasan dari Miam yang katanya masih di jalan. "Kalau begitu, aku duluan, ya!" "Oke, pergilah! Nanti kalau mau pulang, jangan lupa untuk menghubungiku!" "Enh!" Darius pun mengerti, Zain akan kembali ke Kota K dan akan tinggal di tempatnya lagi untuk menghindari ibunya yang terus saja membahas masalah putusnya Zain dengan Marissa. "Kalau begitu, kami duluan!" Marissa pamit pada Zain. Ia masuk ke dalam mobil, lalu diikuti Darius yang segera duduk di sampingnya. Setelah itu, mereka pergi dari sana. Di dalam mobil, Darius terus terdiam. Ia tidak membahas apapun yan

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 128 Kesenangan

    Pagi hari, di rumah keluarga Mahesa, Mario terus saja ke kamar mandi, dia muntah dan buang air. Makan sedikit saja perutnya langsung berbunyi. Tubuhnya menjadi lemas dan pucat. Sudah dari kemarin anak itu seperti ini, sampai Tuan Besar Mahesa merasa cemas. Tapi Darius tidak tahu akan hal itu. "

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-30
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 126 Datang Lebih Cepat

    Harusnya, setelah Marissa yang menyamar menjadi Sely kembali ke ruangan yang gelap, Sely segera beraksi dengan mengecoh penjaga di depan, lalu mencuri kunci ruangan itu. Sely harus membuka ruangan gelap yang saat ini ditempati oleh Marissa sebelum Darius kembali. "Apa Sely mengkhianatiku? Dia tida

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-30
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 124 Aku Bukan Lisa!

    Langit sudah gelap lagi, ruangan itu kembali dingin dan sepi. Marissa terbangun di ruangan yang terang dengan alas yang terasa hangat dan empuk, bukan lagi di lantai yang dingin. Sekarang sudah ada selimut berukuran sedang yang menutupi tubuh rampingnya, membuatnya sedikit lebih hangat. Dari luar

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-29
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 116 Sangat Istimewa

    Luka yang pernah Danendra terima, itu datangnya dari ayahnya sendiri. Josep memaksa Danendra untuk menikah dengan wanita seperti Lisa. Dia mengandung bayi dari pria lain, juga terus berhubungan dengan pria itu walau Lisa dan Danendra sudah menikah. Mau marah, tapi itu adalah ayahnya. Mau benci, d

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-29
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status