Home / Romansa / Terjerat Hasrat Bos Baru / Bab 173 Paman Diego

Share

Bab 173 Paman Diego

Author: Tusya Ryma
last update publish date: 2026-03-02 22:36:31
Di ruang perawatan yang sangat luas dan nyaman dengan pasilitas yang lengkap, Zain membawa Mario masuk ke dalam. Ia menuntun tangan anak itu menuju tempat tidur pasien.

"Diego! Ayahmu ingin bertemu," ucap Zain dengan pelan saat mereka sudah berdiri di samping Darius.

Pria lemah itu masih berbaring di atas tempat tidur dengan mata terpejam dan dengan kain kasa yang masih membungkus tubuhnya. Jarum infus pun masih menancap di punggung tangannya.

"Si-siapa?" tanya Mario yang sedikit asing den
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 360 Akan Segera Menikah

    Di ruang keluarga, Danendra dan Josep duduk berdua. Mereka saling berhadapan dengan suasana yang sedikit canggung. "Begini Danen! Karena mungkin ini pernikahanmu yang kedua setelah berpisah dengan Lisa, aku ingin memberikan sesuatu yang paling berharga dan tidak akan kalian lupakan," ucap Josep dengan serius, juga sedikit lemah. Ada sesuatu di dalam tubuhnya yang membuat kesehatannya sedikit terganggu. "Enh ... apa itu?" tanya Danendra dengan kening yang mengkerut. Ia melipat kakinya dengan tangan yang berpegang ke lutut. Danendra tidak sabar ingin segera mendengar "Sesuatu yang berharga" itu dari mulut ayahnya. "Masalah pesta pernikahan, aku sudah menyiapkan semuanya. Dari mulai gedung, catering, kartu undangan, semuanya sudah aku siapkan. Sekarang tinggal pakaian untuk pengantin, terutama untuk Marissa. Kalau ada waktu, hari minggu besok ajak wanita itu ke butik langganan mamamu. Kita harus segera membuat gaun pengantin untuknya, karena waktunya tidak banyak lagi! Jangan sam

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 359 Masih Belum Ditemukan

    Di gedung Ini House Residen, Danendra berdiri di depan pintu apartemen Zain sambil menekan bel. Ia terus menekan bel walau tidak ada yang membuka pintu. Dari belakangnya, Luna melihat sambil berdiri di pintu miliknya. "Danen! Aku bilang juga apa, tetanggaku tidak ada! Marissa juga tidak ada! Sepertinya mereka tidak ada di sini!" ucap Luna dari belakang. Saat ini, Luna tidak tahu apa yang sedang dilakukan oleh Danendra. Pria itu hanya meminta Luna untuk mengawasi pintu di depannya. Kalau ada Marissa, Luna harus segera menghubungi Danendra. "Aishhh! Sial!" Danendra memaki. Ia menggigit jarinya untuk menahan kekesalan. Entah mengapa, semakin lama dia semakin mencemaskan Marissa. Wanita itu pergi dari semalam, sampai sekarang belum kembali. Ditelepon pun masih tidak aktif. 'Apa aku harus melihat rekaman CCTV di gedung?' Tadi Danendra sudah mencari Marissa lewat rekaman CCTV yang ada di gedung apartemennya. Dan sekarang, mungkin dirinya harus melihat rekaman CCTV di gedung

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 358 Marissa Menghilang

    Hari ini terasa sangat cepat, jam pulang kerja akan segera tiba. Di ruang kerja presdir, Danendra duduk sambil menunduk, membaca banyak dokumen yang harus ditandatangani. Di tangan kanannya ada pena untuknya menulis. Dari depannya, tiba-tiba seseorang datang lalu mengetuk pintu ruangan itu. Tanpa menunggu sang pemilik ruangan mengizinkannya masuk, Asisten Anas sudah membuka pintu dan masuk ke dalam. Ia berdiri di depan Danendra sambil mengatakan sesuatu. "Tuan! Kata petugas di biro catatan sipil, untuk pendaftaran pernikahan Anda dan Nona Marissa, itu sudah tidak perlu lagi! Anda dan Nona tidak punya surat resmi perceraian dari pengadilan. Itu artinya, secara hukum kalian belum resmi bercerai," jelas Asisten Anas sesuai dengan informasi yang dia dapatkan dari biro catatan sipil. Asisten Anas segera mengembalikan berkas untuk pendaftaran pernikahan. "Lalu, surat cerai yang sudah dibuat oleh pengacara Mama, apa dulu tidak didaftarkan ke pengadilan?" tanya Danendra dengan heran

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 357 Ketahuan

    Tiba di gedung Ini House Residen, Marissa segera masuk ke dalam. Ia pun naik ke lantai atas dan langsung ke tempat Zain. Di depan pintu, Marissa terdiam dengan ragu. Tangannya terasa kaku untuk menyentuh angka-angka yang biasanya ia tekan. Kali ini, Marissa menekan bel, lalu menunggu seseorang membuka pintu dari dalam. TIT! Tiba-tiba pintu itu terbuka. Marissa melihat pria itu ada di depannya, lalu menyuruhnya untuk masuk. Dengan ragu, Marissa masuk ke dalam. Di ruangan yang nampak terang karena semua lampu dinyalakan, Marissa mengikuti Zain ke ruang keluarga. Mereka duduk sambil menonton acara di TV. "Zain!" panggil Marissa dengan pelan. Ia pun bertanya dengan sedikit basa-basi. "Ba-bagaimana dengan kakimu sekarang? Apa sudah lebih baikan?" Marissa bingung harus membahas apa dengan Zain. Mau membahas masalah tadi malam pun, Marissa tidak berani kalau bukan Zain yang membahasnya lebih dulu. "Baik! Kakiku sudah jauh lebih baik! Apalagi setelah diterapi, rasanya sangat enteng

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 356 Penyakit Apa?

    "Danen! Apa kau yakin ingin menikah dengan wanita itu lagi?" tanya Josep yang sekarang sudah lebih tua dari sebelumnya. "Iya, Ayah, aku yakin! Selain karena Marissa adalah wanita yang aku cintai, juga karena dia adalah ibu dari kedua anakku! Kami ingin kembali bersama sebagai sepasang suami istri, dan sebagai orang tua bagi Izela dan Michael!" jawab Danendra dengan serius. Di depannya, awalnya Ambar ingin menentang hubungan mereka. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, ia sudah berjanji pada Danendra akan menerima Marissa setelah dilakukannya tes DNA. "Lakukan saja kalau itu yang kau inginkan! Tapi, jangan menyesal kalau nanti penyakit wanita itu kambuh lagi!" "Penyakit apa?" tanya Danendra sambil mengerutkan kening. Ia tidak mengerti dengan apa yang ibunya katakan. "Apalagi kalau bukan penyakitnya yang suka berselingkuh dengan pria lain!" jelas Ambar dengan sinis. "Tidak, Ma! Marissa tidak punya penyakit aneh seperti itu! Waktu itu, Mama hanya salah paham saja! Ke depannya, ke

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 355 Bulan Depan Menikah

    Pukul 10 pagi, Marissa masih ada di tempat Danendra. Ia sudah membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan pakaian yang waktu itu tertinggal di sana. Di meja makan, tersaji beberapa hidangan makanan yang sudah dibuatkan oleh pelayan. Marissa dan Danendra pun segera makan. "Setelah ini, aku akan mengajakmu ke rumah! Sekalian aku mau membicarakan masalah pernikahan kita dengan kedua orang tuaku!" ucap Danendra sambil mengunyah makanannya. Di sampingnya, Marissa terdiam. Ia memegang sendok tanpa mengambil makanan dan memasukkannya ke dalam mulut. Entah mengapa, Marissa masih ingat dengan kata-kata yang kemarin Ambar ucapkan padanya. Ambar akan menuntut Marissa dan juga para dokter yang menangani persalinan Drizela dan Michael. Mendengar hal itu saja, bulu-bulu halus di tubuhnya terasa berdiri. "Hey! Kenapa melamun? Apa kau tidak suka kita menikah?" tanya Danendra sambil menepuk bahu Marissa. Wanita di sampingnya terlihat bengong dan melamun. "Ah, ti-tidak! Bukan itu!" Mariss

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 102 Video yang Salah

    Beberapa menit kemudian Darius pun datang. Ia mengenakan pakaian serba hitam dengan topi yang menutupi setengah wajahnya. Ia sengaja menunduk agar orang yang bertemu dengannya tidak bisa melihat wajah aslinya dengan jelas.Awalnya, Darius memang tidak tahu dengan perubahan yang terjadi pada video i

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 101 Sangat Kecewa

    Setelah beberapa saat, panggilan telepon pun berakhir. Danendra segera menutup ponselnya, lalu menoleh ke samping. Ia menatap wanita yang sedang duduk di sofa itu dengan tajam."Kapan kau datang?" tanyanya dengan heran.Ia segera bangkit dari tempat tidur, lalu berjalan menghampiri Sely.Danendra b

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 91 Kedatangan Tuan Josep

    Tapi ... mendengar ucapan Sari yang terakhir, Marissa menjadi bingung. Ia segera menyimpan alat makanya, lalu menatap Pelayan Sari dengan heran."Apa katamu, tadi? Aku ... harus tetap tinggal?"Untuk apa tinggal? Toh, Danendra dan Mario juga sudah pergi."Ya, Nona!" Pelayan itu pun mengangguk. "Tua

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 90 Mau Pergi ke Mana?

    Danendra mendekat, sorot matanya begitu tajam menatap wanita gugup di depannya.Ia berbisik tepat di telinga Sely, "Bukankah ini yang kau inginkan? Tidur di kamarku!""Ti-tidak! Si-siapa yang ingin tidur di kamarmu?" Sely semakin gugup. Ia memejamkan kedua matanya dengan erat karena Danendra semaki

    last updateLast Updated : 2026-03-26
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status