Home / Romansa / Terjerat Hasrat Bos Baru / Bab 53 Danendra Mulai Curiga

Share

Bab 53 Danendra Mulai Curiga

Author: Tusya Ryma
last update publish date: 2026-01-06 22:49:28

"Minggir! Apa kau ingin mati tertabrak?" teriak seseorang dari jendela mobil yang sudah dibuka. Dia mengendarai mobilnya sendiri tanpa ditemani oleh sopir.

Marissa yang mendengar teriakan itu segera tersadar dan berpindah ke arah samping. Ia tidak menghalangi jalan mobil itu lagi.

Mobil pun berjalan masuk ke halaman rumah melewati Marissa yang masih berdiri di sana.

Sekilas, Marissa melihat siapa orang yang mengendarai mobil tersebut. Dia adalah Danendra. Dan pria itu terus saja melihat k
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 398 Seperti Hantu

    "Emh ... baiklah! Sebagai gantinya, aku akan mengirim satu pelayan kemari untuk membantumu! Bagaimana?" tanya Darius yang tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Ia akan meminta pendapat Fanny sebelum bertindak. "Oh ... oke!" Fanny hanya mengangguk. Ia tidak menolak saran dari Darius. "Baiklah! Hari Selasanya, aku akan mengirim seseorang kemari. Jangan diusir, ya! Nanti dia tidak bisa pulang," canda Darius, membuat Fanny tersenyum. "Ya, enggak, lah! Aku tidak akan mengusir siapa pun yang datang ke kehidupanku!" "Termasuk bayi ini!" Tiba-tiba Fanny melamun. Ia meraba perutnya yang masih rata dengan perasaan yang amat sangat sedih. Fanny tidak menyangka, dirinya akan mengandung seorang anak tanpa adanya suami yang jelas. Ia tidak bisa memberikan keluarga yang utuh pada bayinya kelak. Dan, ia tidak bisa berumah tangga yang normal layaknya pasangan suami istri pada umumnya. "Ah ... sepertinya ini sudah sangat malam. Kau harus segera tidur! Jangan begadang, itu tidak baik untukmu da

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 397 Kesepakatan

    Di area luar restoran, Danendra berdiri sambil memegang ponselnya. Ia berbicara dengan orang yang ada di seberang telepon. "Maaf, kalau sekarang, aku tidak bisa! Waktunya ganti saja! Kalau lusa bagaimana?" tanya Danendra setelah berpikir beberapa saat. Dari seberang telepon, terdengar Luna berkata, "Lusa bagaimana, maksudmu? Sekarang ini kami sudah ada di tempatnya Nugi! Masa harus pulang lagi?" "Cepatlah datang! Kami tunggu!" ucapnya tanpa memedulikan penolakan Danendra. Acara mereka kali ini karena Luna dipindah ke WiFoods bersama Jimy. Jadi, mereka mengadakan pesta kecil sebagai perayaan. "Aishhh! Baiklah! Kalau ada waktu, nanti aku menyusul!" Danendra pun menjanjikan. "Oke! Kami tunggu!" balas Luna. Setelah itu, sambungan telepon ditutup. Danendra kembali ke mejanya. Melihat wajah suaminya yang sudah berubah menjadi aneh, Marissa pun bertanya, "Ada apa? Apa ada masalah?" "Eh ... tidak! Tidak ada apa-apa, kok! Jangan khawatir," balas Danendra dengan cepat. Ia pun kembali m

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 396 Akhirnya Fanny Menikah

    "Eh! Di-dipindah ke WiFoods? Siapa yang dipindah?" tanya Luna sambil melepaskan lingkaran tangannya di leher Danendra. Pria itu pun segera mendorong Luna agar menjauh. "Ya, kau, lah!" jawab Danendra tanpa basa-basi lagi. Daripada istrinya mengamuk lagi, lebih baik Danendra menuruti sarannya untuk memindahkan Luna ke perusahaan Danendra yang lain, bukan lagi di KJK Group. "Mulai hari Senin, kau akan dipindah ke WiFoods! Posisimu masih sama, sebagai sekretaris. Tapi bukan sekretarisku, melainkan sekretarisnya Jimy!" jelas Danendra dengan sangat serius. Danendra tidak sedang bercanda, bukan juga menakut-nakuti agar Luna turun dari pangkuannya. Ia berbicara serius dan bahkan sudah membicarakan hal itu dengan asisten pribadinya dan juga Jimy. "Tapi kenapa? Kenapa kau ingin memindahkan aku ke sana? Apa kau tidak suka dengan kinerjaku selama ini? Jika memang iya, apa yang tidak kau sukai dariku? Tinggal bilang saja. Nanti aku akan memperbaikinya!" Kali ini Luna mulai serius. Ia takut

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 395 Overprotektif

    "Berjalan bersama? Kenapa kalian bisa berjalan bersama? Apa sudah janjian dulu sebelumnya?" Marissa terus bertanya. Ia cemburu dengan kedekatan Danendra dan teman wanitanya itu. "Sayang! Sayang ... dengarkan aku!" Danendra memegang kedua bahu Marissa, lalu menariknya agar menghadap ke arahnya. "Tadi pagi saat aku baru sampai di kantor, Luna juga baru sampai. Karena tempat kerja kita berada di satu lantai, jadi kita pergi bersama!" "Lalu, bagaimana bisa .... Luna tidak berpakaian seperti tadi? Apa kalian bercinta di toilet? Kata orang di kantormu, pakaian Luna ada di tong sampah toilet wanita!" "Hey! Dengarkan ceritaku sampai selesai! Jangan dipotong dulu!" cegah Danendra ketika Marissa memotong ucapannya. "Ceritanya tidak seperti yang kau pikirkan!" "Karena paginya makanku terlalu banyak, jadi perutku agak mual. Aku bergegas pergi ke toilet untuk muntah. Tapi si Luna malah mengikutiku!" Marissa sangat gemas ingin menimpali. Tapi Danendra berbicara lagi. "Ya, alhasil aku muntah

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 394 Belum Pergi Jauh

    Di meja makan yang cukup lebar, Danendra, Marissa, dan Darius duduk bersama sambil membuka makanan yang tadi dibawa oleh Danendra. Marissa dan Darius pun mulai makan, Danendra hanya diam sambil mengaduk makanan di piringnya. Sama sekali tidak mencicipi makanan itu sedikit pun. "Eh, kenapa diam terus? Apa terganggu karena ada aku, ya?" tanya Darius pada Danendra. Darius melihat Marissa yang terus memakan makanannya tanpa memperhatikan suami. Itu membuatnya tidak enak. "Ahhh, sebaiknya aku makan di tempat Fanny saja! Mungkin sekarang dia sudah bangun!" ucap Darius yang tiba-tiba bangkit berdiri. Ia mengambil piring berisi makanan miliknya dan bersiap pergi ke luar. Melihat hal itu, tentu saja Danendra segera mencegah. Ia meminta Darius untuk kembali duduk. "Tidak ... bukan karena terganggu! Aku tidak makan karena sedikit mual kalau mencium bau-bau makanan seperti ini!" Danendra menunjuk makanan di atas meja. "Lalu ... kenapa membeli semua makanan ini kalau kau tidak suka

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 393 Kenapa tidak Mati Saja

    "Aku juga baik!" balas Zain. Lebih tepatnya, dia baik setelah pergi ke Kota K. Pertengkarannya dengan Darius berakhir setelah Zain putus dari Marissa, lalu dia pergi menemui Darius dan tinggal di tempatnya. "Emh, syukurlah!" Marissa pun merasa lega. Setelah itu, Darius bertanya pada Zain, "Kau akan dijemput oleh Miam, kan?" "Ya, sebentar lagi dia akan datang!" balas Zain sambil menggenggam ponselnya. Ia melihat pesan balasan dari Miam yang katanya masih di jalan. "Kalau begitu, aku duluan, ya!" "Oke, pergilah! Nanti kalau mau pulang, jangan lupa untuk menghubungiku!" "Enh!" Darius pun mengerti, Zain akan kembali ke Kota K dan akan tinggal di tempatnya lagi untuk menghindari ibunya yang terus saja membahas masalah putusnya Zain dengan Marissa. "Kalau begitu, kami duluan!" Marissa pamit pada Zain. Ia masuk ke dalam mobil, lalu diikuti Darius yang segera duduk di sampingnya. Setelah itu, mereka pergi dari sana. Di dalam mobil, Darius terus terdiam. Ia tidak membahas apapun yan

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 148 Mencari Bantuan

    Di rumah tua yang sangat sepi, samar terdengar suara hewan-hewan dari sekitaran rumah tersebut. Bukan hanya suara hewan-hewan kecil saja, hewan besar seperti long-longan anjing pun begitu jelas terdengar. Marissa yang dikurung di tempat yang sepi itu merasa merinding dan sedikit takut. Marissa ma

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 149 Anak Orang Kaya

    Hari sudah sangat larut, suasana di tempat itu pun semakin malam semakin menyeramkan. Marissa tidak menyadari ponsel yang ada di dalam tasnya masih menyala, dan seseorang dari seberang telepon masih bisa mendengar dan mengetahui apa yang terjadi di tempatnya.

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 139 Pergi ke Luar Negeri

    Di ruangan yang tidak terlalu besar, seorang pria duduk di sofa ruang tamu sambil menatap sekeliling ruangan yang nampak sederhana sambil menunggu wanita yang dicarinya turun. Rumah keluarga Sony itu memang tidak terlalu besar dan mewah seperti rumah orang kaya pada umumnya. Dari luar pun sudah t

    last updateLast Updated : 2026-03-31
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 134 Buku Nikah

    Pintu yang ada di samping rumah Marissa adalah pintu rumah Zain. Dia sudah lebih dulu menyewa di sana tanpa adanya kompor dan alat rumah tangga. Entah sengaja atau tidak, pria itu memang enggan untuk membeli semua itu. Ia lebih suka menyusahkan orang lain dan meminta air panas pada Marissa setap ha

    last updateLast Updated : 2026-03-31
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status