The Betrayal of Massimo Montanelli

The Betrayal of Massimo Montanelli

last updateLast Updated : 2026-05-02
By:  carmianeUpdated just now
Language: Filipino
goodnovel18goodnovel
10
3 ratings. 3 reviews
55Chapters
2.6Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Synopsis

Celina and her mother move to the opulent Montanelli mansion, where Celina meets Massimo Montanelli, the rebellious eldest son known for his playboy ways. Despite her innocence, Celina finds herself drawn into Massimo's world, discovering unsettling secrets about the Montanelli family. As she becomes entangled with Massimo, their relationship deepens, revealing a side of him that is passionate and loving. However, when Celina's mother uncovers the family’s dark secret, they flee, leaving Celina behind. Massimo, now engaged to someone else, breaks his promise to return, leaving Celina heartbroken and pregnant. Determined to build a happy life for her son despite Massimo's betrayal, Celina moves on. Years later, Massimo returns, seeking to be involved in his son’s life. Celina fiercely protects her child, but Massimo’s ongoing love for Celina complicates matters. He ultimately chooses his fiancée but seeks forgiveness from Celina. Through their emotional reconciliation, they rediscover their love, leading to a bittersweet but hopeful resolution where they strive to build a future together.

View More

Chapter 1

Prologue

"Perjodohan adalah hal yang baik. Pria itu adalah manajer departemen di Grup Angkasa. Orangnya lembut, perhatian dan pandai mengerti maksud orang lain. Ini adalah orang yang Bibi Mirna bantu pilihkan dengan cermat untukmu. Bagaimanapun juga, kamu harus pergi melihatnya."

"Ya, Amel. Kamu juga sudah besar, sudah seharusnya menikah. Meskipun orang itu dari luar daerah dan keadaan ekonomi keluarganya biasa saja, tapi kalau jadi menikah, kamu menikah ke sana juga nggak akan ditindas."

Amel Santoso merasa sangat terkejut ketika mendengar desakan ganda dari ibunya dan Bibi Mirna Wijaya.

Dia baru berumur 23 tahun, kenapa jadi sudah seharusnya menikah?

Namun, karena tidak tahan didesak terus, setengah jam kemudian ....

Di lantai bawah gedung Grup Angkasa, tepatnya di sebuah kafe di sana, Amel sedang berdiri dengan agak canggung.

Kata Bibi Mirna, pria yang dijodohkan dengannya ini memiliki karisma pelajar dan juga mengenakan kacamata hitam.

Amel mengedarkan pandangannya ke sekitar, lalu akhirnya menatap ke sebuah tempat duduk di ujung, di samping jendela.

Di sana ada seorang pria yang mengenakan jas dan kacamata hitam. Di depan pria itu, juga terdapat segelas kopi dan sebuah laptop yang menutupi bagian bawah wajahnya. Kelihatannya pria itu sedang bekerja.

Berdasarkan deskripsi Bibi Mirna, seharusnya adalah pria ini, 'kan?

Amel menarik napas dalam-dalam, lalu berjalan ke hadapan pria itu sebelum berdiri diam. Setelah berpikir selama dua detik, dia baru berujar, "Halo, Pak, aku adalah Amel yang dijodohkan denganmu."

Amel membungkuk 90 derajat dan tanpa sadar mengangkat kantong hadiah di tangannya.

Karena terlalu kaku, tangan Amel terulur tegak dan kantong hadiah itu berhenti tepat di hadapan pria itu, hanya berjarak sekitar 0,01 cm dari ujung hidung pria itu.

Melihat itu, Dimas Cahyadi terdiam.

Dimas bahkan bisa melihat dengan jelas bulu-bulu halus di jari putih wanita ini. Namun, dia tidak tahu lotion apa yang digunakan wanita ini, karena ada aroma krim yang wangi.

Dimas menaikkan pandangannya, lalu melihat bahwa wanita ini mengenakan sweter berwarna biru muda dan rok panjang berwarna putih, tampak seperti gadis rumahan yang penurut.

Terutama wajah wanita itu yang tampak muda dan halus. Tanpa sadar, membuat Dimas teringat akan sesosok bayangan yang terkubur dalam-dalam di benaknya.

Mungkin karena pria itu tidak berbicara, Amel kembali berdiri. Kacamata hitam dengan model yang sama di hidungnya, membuatnya tampak sedikit bodoh dan lucu di luar dari kecantikannya.

Dimas baru tersadar bahwa dia mungkin salah mengenakan peralatan pertemuan perjodohan.

Namun, Dimas tidak terburu-buru untuk menjelaskan, melainkan berkata dengan nada datar, "Duduk."

Napas Amel tertahan.

Tadi dari jarak yang jauh, Amel hanya bisa melihat dahi yang datar dan rambut-rambut kecil pria itu yang halus. Namun, saat ini dia merasakan sebuah aura ketegasan yang menerpanya.

Terlebih dari bibir yang lurus dan dagu pria itu yang tajam, membuat pria itu tampak mendominasi.

Amel jadi mempunyai perasaan seperti dia sedang wawancara pekerjaan.

Amel duduk dengan patuh dan tanpa sadar memperkenalkan dirinya sendiri dengan terbata-bata.

"Halo, namaku Amel, umurku 23 tahun. Ayahku bernama Gibran Santoso, ibuku bernama Lili Kusuma. Aku juga punya seorang adik bernama Andi Santoso. Aku adalah orang lokal asli yang lahir dan besar di sini. Setelah lulus kuliah, aku bekerja di sebuah toko makanan penutup. Setiap bulan gajiku nggak tetap. Kecuali gaji pokok 10 juta, juga ada komisi dan bonus berdasarkan transaksi penjualan perorangan toko makanan penutup bulan sebelumnya ...."

Dimas menaikkan alisnya sambil bertanya, "Pertama kali kencan buta?"

Dimas sudah hidup selama 30 tahun dan punya pengalaman dijodohkan dengan banyak wanita, tapi dia pertama kali bertemu dengan yang seperti ini.

Dalam waktu yang singkat ini, Dimas terpaksa untuk mengenal berbagai informasi tentang keluarga wanita ini.

Wanita ini berkata dengan jujur seperti takut dihukum, seakan kalau dia berbicara lebih lambat sedikit saja, dia akan ditangkap dan dibawa pergi.

Dimas mengintrospeksi diri, apakah karena dia yang terlalu serius sehingga mengagetkan wanita ini?

Berpikir sampai sini, Dimas merilekskan ekspresi wajahnya, lalu bertanya sambil menunjuk hadiah yang wanita itu bawa dengan nada lebih lembut, "Apa ini?"

Amel langsung membuka hadiah makanan penutup, lalu berkata dengan tampang 'tolong dicoba', "Ini dari toko kami, cobalah."

Detik berikutnya, Amel merasa sedikit menyesal. Akhir-akhir ini karena sering mengikuti pemilik toko pergi mempromosikan produk, dia jadi mempunyai kebiasaan mulai memperkenalkan kalau melihat makanan penutup.

Amel merasa dirinya bukan datang untuk kencan buta, melainkan mempromosikan makanan penutup.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Maligayang pagdating sa aming mundo ng katha - Goodnovel. Kung gusto mo ang nobelang ito o ikaw ay isang idealista,nais tuklasin ang isang perpektong mundo, at gusto mo ring maging isang  manunulat ng nobela online upang kumita, maaari kang sumali sa aming pamilya upang magbasa o lumikha ng iba't ibang uri ng mga libro, tulad ng romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel at iba pa. Kung ikaw ay isang mambabasa, ang mga magandang nobela ay maaaring mapili dito. Kung ikaw ay isang may-akda, maaari kang makakuha ng higit na inspirasyon mula sa iba para makalikha ng mas makikinang na mga gawa, at higit pa, ang iyong mga gawa sa aming platform ay mas maraming pansin at makakakuha ng higit na paghanga mula sa mga mambabasa.

reviews

Letii
Letii
Keep updating Author.. maganda at nakaka excite basahin po.:
2025-01-23 15:31:48
0
0
Shah
Shah
New reader here.. bagong aabangan ko na Naman ito.. daily update sana author...
2025-01-20 08:35:30
0
0
carmiane
carmiane
Help me reach thousands of reads please. It really helps me a lot.
2024-08-08 22:28:09
1
0
55 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status