Partager

97

Auteur: Meylen
last update Date de publication: 2026-07-16 14:00:50

Sochi. Menjadi kota pilihan Lev untuk berbulan madu.

Kota yang terkenal dengan pantai yang hangat dan berlatar belakang pegunungan Kaukasus yang hijau subur.

Evgenia tidak bisa berkedip saat menginjakkan kakinya di kota itu.

"Apa kau menyukainya?"

Evgenia mengangguk seraya tersenyum.

Lev menarik sudut bibirnya, dia meraih tangan Evgenia dan membawanya menuju hotel tempat mereka menginap.

Sebuah presidential suite menjadi kamar mereka selama menginap di hotel itu.

Evgenia tida
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Wanita Milik Sang Pewaris   102

    "Wow. Ternyata ini enak" seru Feliks Dia tidak menyangka akan menemukan makan enak di tempat kecil seperti ini. Evgenia tersenyum "Benar bukan.. aku sudah melihat reviewnya" "Anda memang hebat nyonya" Feliks mengangguk setuju Lev berdeham Feliks menunduk dan kembali makan "Kenapa kau tidak makan? Apa kau tidak suka makanannya?" "Lev sangat pemilih dalam makanan, dia tidak bisa sembarangan memakan apapun" celetuk Feliks dengan mulut yang penuh makanan Lev seketika meliriknya tajam "Eh benarkah?" ucap Evgenia terkejut "Tidak juga. Aku akan mencobanya sedikit" ucap Lev "Tapi.." "Aku baik-baik saja Eve.." ucap Lev tegas Evgenia bungkam, namun dia ingat saat Lev juga tidak memakan makanan yang di pesannya saat di cafe kecil dekat kantornya saat itu. Dan Mitya mengganti makanan Lev dengan miliknya. Evgenia terdiam, seharusnya dia bertanya terlebih dulu kepadanya. Jika seperti ini, dia seperti sudah bersikap egois sekali. Melihat wajah murung istrinya, mem

  • Wanita Milik Sang Pewaris   101

    Sinar matahari menerpa wajah cantik Evgenia. Wanita itu mengerjapkan matanya, dan terbangun dari tidur nyenyaknya. Dia tersentak saat menyadari hari sudah hampir siang. Namun dia tidak menemukan Lev disana. Bukankah mereka harus pergi ke St. Petersburg hari ini? Tapi Lev tidak mengatakan pukul berapa mereka akan pergi. Perlahan Evgenia menurunkan kakinya ke lantai, dan dia kembali meringis saat merasakan pegal di pangkal pahanya. Terdengar suara pintu kamar mandi yang terbuka, dan dia melihat Lev yang sudah segar setelah membersihkan dirinya. "Kau sudah bangun" "Apa aku kesiangan?" "Ya kurasa kita melewatkan waktu sarapan" "Bukan.. maksudku.. pukul berapa kita harus pergi?" "Hmm.. seharusnya lima menit lagi" "Apah?!" Evgenia sontak terkejut "Tidak masalah. Kita bisa pergi kapanpun" Evgenia terdiam, ya memang dia tidak perlu mengkhawatirkan hal itu, karena mereka pergi dengan pesawat pribadi. "Apa kau butuh bantuan untuk ke kamar mandi?" "Kura

  • Wanita Milik Sang Pewaris   100

    "Kau terlihat sangat cantik malam ini Eve" "Terima kasih. Begitupun denganmu" "Jadi kau mengakui jika suamimu ini tampan?" "Hanya orang buta yang tidak bisa menilai hal itu" Lev menarik sudut bibirnya Keduanya menikmati sajian yang sudah dihidangkan. Evgenia terpesona ketika sampai di tempat yang mereka tuju. Sebuah restoran di tepi laut hitam yang terlihat sangat romantis. Ditambah Lev menyiapkan meja khusus untuk mereka berdua, lengkap dengan lilin dan bunga disana. Sejenak Evgenia menganggap pernikahan mereka akan berhasil, dan mungkin saja akan segera hadir buah cinta mereka. Evgenia sedikit bersemu memikirkannya dan hal itu tertangkap oleh Lev. "Apa yang kau pikirkan?" "Huh? Tidak.. hanya saja aku kagum dengan semua ini" "Benarkah?" Evgenia mengangguk seraya tersenyum kikuk. Setelah makan malam usai, Lev mengajak Evgenia untuk berdansa. Keduanya hanyut dalam lantunan melodi romantis yang mengalun. Tidak ada percakapan apapun, hanya sejenak

  • Wanita Milik Sang Pewaris   99

    Pagi itu Evgenia terbangun, namun tidak menemukan suaminya disana. Evgenia melihat sebuah catatan kecil di nakas dan itu sebuah pesan dari Lev. Pria itu mengatakan ada hal yang perlu dia lakukan dan tidak perlu menunggunya untuk sarapan. Evgenia melihat sudah ada beberapa makanan dan minuman di atas meja. Wanita itu memilih untuk membersihkan dirinya terlebih dulu. Selang beberapa menit kemudian, saat Evgenia tengah menghabiskan sarapannya, sebuah panggilan masuk dari Lev mengalihkan pandangannya. "Ya?" "Apa kau sudah bangun?" "Hmm" "Datanglah ke pantai setelah kau siap" "Apa yang akan kita lakukan disana?" "Apa kau ingin berenang?" "Mungkin tidak buruk" "Aku akan menunggumu" Panggilan itu terputus. Evgenia segera bersiap dan mencari pakaian yang akan dikenakannya. Satu set bikini high-waisted warna putih menjadi pilihannya dan dipadukan dengan outer rajut untuk bagian luarnya. Evgenia mengenakan kacamata hitam miliknya. Di area pantai, Evgen

  • Wanita Milik Sang Pewaris   98

    Evgenia terbangun dan merasakan pegal di sekujur tubuhnya. Kepalanya masih bersandar nyaman di dada Lev dan pria itu masih memejamkan matanya. Terlihat langit sudah menjadi sore hari dan mereka sudah melewatkan waktu makan siang untuk bergumul di atas ranjang, sekarang dia mulai merasakan lapar. Evgenia merona mengingat apa yang sudah terjadi. Mereka tiba di penginapan menjelang siang hari dan entah berapa lama waktu yang mereka habiskan untuk memadu kasih. Rasanya dia juga belum lama memejamkan matanya. Evgenia perlahan melepaskan pelukan Lev dari tubuhnya, namun saat mencoba turun dari ranjang, dia sedikit mendesis saat merasakan sakit di pangkal pahanya. "Apa kau baik-baik saja?" terdengar suara Lev yang baru saja bangun "Hmm ya hanya sedikit tidak nyaman" Lev turun dari ranjang dan kembali mengenakan celananya, dia mendekati Evgenia masih terduduk di pinggir ranjang. "Tunggulah sebentar. Akan ku siapkan air hangat untukmu" Evgenia hanya mengangguk.

  • Wanita Milik Sang Pewaris   97

    Sochi. Menjadi kota pilihan Lev untuk berbulan madu. Kota yang terkenal dengan pantai yang hangat dan berlatar belakang pegunungan Kaukasus yang hijau subur. Evgenia tidak bisa berkedip saat menginjakkan kakinya di kota itu. "Apa kau menyukainya?" Evgenia mengangguk seraya tersenyum. Lev menarik sudut bibirnya, dia meraih tangan Evgenia dan membawanya menuju hotel tempat mereka menginap. Sebuah presidential suite menjadi kamar mereka selama menginap di hotel itu. Evgenia tidak meragukan pilihan Lev, kamar yang begitu besar dan luas, terlihat sangat nyaman dipadukan dengan objek utama dari jendela besar yang menghadap langsung ke arah pantai pribadi. Evgenia tersenyum melihatnya. Lalu tiba-tiba sepasang tangan memeluknya dari belakang, dan terasa kecupan di pundaknya yang terbuka. Evgenia mengenakan summer dress dengan tali spaghetti, sedikit mengekspos bahunya yang putih. "Apa kau lelah?" "Sedikit" "Bagaimana jika kita beristirahat setelah ini" Lev kemb

  • Wanita Milik Sang Pewaris   2

    Dua minggu setelah kejadian naas itu terjadi. Di ballroom sebuah hotel mewah di Moskow, terlihat pemandangan indah yang menghiasi seluruh ruangan, begitu juga musik klasik yang mengalun merdu menambah suasana hangat di dalamnya. Namun tidak lama senyum kebahagiaan Evgenia luntur ketika matanya menan

  • Wanita Milik Sang Pewaris   1

    "Apa yang harus kulakukan?" lirih seorang wanita berambut pirang panjang Wanita itu terduduk lemas di samping tempat tidur pasien di sebuah rumah sakit, menatap sedih sesosok wanita yang tertidur tenang dengan selang infus dan alat bantu pernafasan yang setia menemaninya dalam dua bulan terakhir.

  • Wanita Milik Sang Pewaris   28

    Setibanya di lobby kantor milik Avraam "Feliks, apakah ada jadwalku untuk besok?" "Aku hanya mendapat undangan makan malam dari tuan Bogdashha pada pukul tujuh" Lev mengangguk "Kalau begitu, kau bisa pergi sendiri bukan?" "Eh?" "Aku memiliki urusan lain" Peter membukakan pintu untuk Lev

  • Wanita Milik Sang Pewaris   25

    Beberapa hari setelah pertemuan keluarga di kediaman Zhanna, Victoria kerap mengirim pesan dan menghubungi Mark, dengan alasan ngidam yang dialaminya. Mark awalnya acuh dengan permintaan wanita itu, namun Victoria ternyata menghubungi Bella agar Mark mau menuruti keinginannya. Mark yang sangat me

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status