ANMELDEN"Semua itu sebenarnya masih bisa dihindari dengan pengalaman. Tapi kalau tetap ingin mengembangkan pengobatan tradisional dan tidak mau menerima syarat mereka, nyawa keluargamu dan kamu sendiri akan terancam. Kalau sudah begini, apa yang harus dilakukan?""Awalnya aku punya tiga anak. Anak sulungku meninggal dalam kecelakaan di Hondaria pada tahun pil jantung instan diluncurkan. Saat uji klinis obat khusus kanker hati berlangsung, anak bungsuku dibunuh dalam perampokan di Provinsi Rimawe!""Siapa pun bisa bilang itu kebetulan. Tapi Master Arlo, apakah kamu percaya itu kebetulan?"Arlo mengernyit. Berdasarkan pemahamannya tentang Sekte Tabib Hantu, selain warisan medis, mereka juga punya dasar dalam ilmu gaib dan bela diri. Perampokan yang terjadi pada tuan muda sekte sampai berujung kematian, itu terlalu tidak masuk akal. Pasti ada ahli bela diri yang terlibat."Pihak resmi nggak kasih perlindungan?" tanya Arlo."Ada! Tapi beberapa puluh tahun lalu, Doraia yang baru berdiri, harus berk
Yukta terdiam sejenak, seolah sedang mempertimbangkan harus dari mana dia memulai bercerita."Master Arlo pasti pernah mendengar, bagaimana pengobatan barat menargetkan, menekan, dan mengepung pengobatan tradisional.""Di era informasi modern, sebenarnya masyarakat umum juga sudah pernah mendengar sekilas.""Pengobatan barat masuk ke Doraia sudah sejak lama, bahkan bisa ditelusuri hingga ribuan tahun lalu. Saat itu, pengobatan barat belum seperti sistem sekarang. Di mata leluhur kita, pengobatan barat hanya dianggap sebagai ilmu medis barbar dari luar.""Pada masa itu, peradaban Doraia begitu gemilang. Pengobatan tradisional kuno adalah yang paling unggul di dunia, sementara mereka hanyalah pihak yang datang belakangan untuk belajar.""Dalam sistem modern yang benar-benar bersifat agresif dan ekspansif di Doraia, pengobatan barat bisa dibilang dimulai sekitar 300 tahun lalu.""Untuk menaklukkan sebuah peradaban, langkah awalnya adalah menghancurkan peradaban aslinya. Sejak mereka bersi
Kalau sampai menyinggung mereka, bukankah semua kerja sama yang pernah dijalin Sekte Tabib Hantu dengan konglomerat medis barat akan hancur total?Namun, mantan ketua sekte itu bahkan menyetujui hal tersebut!Kenapa bisa begitu?Dipikirkan bagaimanapun, mereka tetap tidak mengerti. Yang lebih membuat mereka takut adalah, mereka tidak tahu bagaimana Arlo akan memperlakukan mereka berdua sebagai biang kerok."Dan dua orang ini ... aku ingin mereka nggak bisa bangun dari tempat tidur selama setahun. Ada masalah?" tanya Arlo."Tidak ada!""Anakmu ... hm, urusan anakmu, kita bahas pelan-pelan nanti!" Arlo mencibir dingin.Wajah Yukta sedikit kaku, dia segera menjelaskan, "Soal urusan bisnis, aku hanya bisa mengatakan bahwa itu terjadi karena ketidaktahuan, nggak bisa disalahkan sepenuhnya! Semua bergantung pada kemurahan hati Master Arlo untuk memaafkan!""Kalau Master Arlo nggak mau memaafkan, maka kepala sekte dan delapan pengurus Sekte Tabib Hantu ada di sini, siap menerima hukuman apa p
Semua orang yang hadir melihat pemandangan itu dengan tubuh kaku, wajah mereka dipenuhi keterkejutan yang sulit dipercaya.Mantan ketua Sekte Tabib Hantu, orang di balik layar nomor satu di dunia bisnis dan dunia mafia Provinsi Rimawe, sekaligus sosok dengan kekuasaan luar biasa itu ... kini malah menunjukkan sikap penuh hormat seperti itu kepada seorang pemuda?Arlo bahkan masih bertanya apakah mereka sudah menyadari kesalahan mereka?Anam merasa, bahkan jika gubernur Provinsi Rimawe atau pejabat tinggi datang, Yukta mungkin hanya akan meludah dan memakinya dengan tak acuh.Bahkan Chairil juga agak bingung. Setahunya, mereka punya dendam dan konflik pribadi. Melihat sikap Bagas sebelumnya, jelas dia sama sekali tidak takut pada Arlo.Sebaliknya, ayahnya malah bersikap seperti melihat hantu saat berhadapan dengan Arlo?Mana mungkin mereka tahu seberapa besar guncangan dan ketakutan yang ditimbulkan oleh Mak Cik saat mengirimkan sabuk pengikat mayat ke Sekte Tabib Hantu!"Kami tahu sala
Setelah menutup telepon, dia benar-benar tidak bisa menahan diri lagi. Jari yang menunjuk ke arah Arlo dan Chairil gemetar hebat."Kalian ... kalian ini berani sekali! Itu 'kan tuan muda Keluarga Wiyoko!""Kalian bahkan berani memukulnya! Masih berani menantang leluhur Keluarga Wiyoko! Apa kalian sudah gila?"Lalyah langsung berlutut di depan pria tua pincang itu."Paman, kamu kepala Suku Kiora. Mengingat hubungan dengan ibuku, tolong selamatkan keluarga kami!"Orang-orang Suku Maia dari Klan Tekukur selama bertahun-tahun memasok bahan obat untuk Sekte Tabib Hantu. Ibu Tuan Kedua juga berasal dari Klan Tekukur. Di Provinsi Rimawe, ada cukup banyak cabang Suku Maia yang tinggal di pegunungan dan hidup miskin. Hanya Klan Tekukur yang hidup cukup sejahtera karena bergantung pada Sekte Tabib Hantu.Sebagai kepala suku, meskipun Anam hanya seorang pria tua pincang, tetap saja dia punya wibawa.Dulu Nenek Buta pernah punya sedikit hubungan dengan Anam di Sekte Pengendali Mayat. Entah syarat
Arlo membawa Chairil dan Diana, langsung kembali ke rumah duka milik Keluarga Taslim.Di perjalanan, Diana tidak bisa menahan diri untuk bertanya kepada Arlo, "Kak Arlo, melakukan ini benar-benar nggak bakal bawa masalah untuk kamu?"Dari sudut pandangnya, meskipun Arlo punya kemampuan dan keahlian bertarung, Keluarga Wiyoko tetaplah pemilik perusahaan puluhan triliun, orang kaya papan atas di Provinsi Rimawe, dan juga punya identitas serta kemampuan yang aneh."Masalah ini juga nggak sepenuhnya karena kalian berdua. Aku memang punya beberapa konflik bisnis dengan Sekte Tabib Hantu yang harus diselesaikan!"Arlo tersenyum santai dan berkata jujur.Diana mengangguk pelan, lalu tersenyum getir, "Aku benar-benar minta maaf, masalahnya malah jadi semakin besar! Entah bisa diselesaikan atau nggak, aku akan mengingat kebaikan Kak Arlo seumur hidup!""Eh ... sebenarnya nggak perlu begitu. Asal kamu bisa menikah sama aku dengan lancar, usaha Arlo ini nggak sia-sia."Chairil sengaja mendekat ke
Di sisi lain, Yudha juga mendengar isi telepon itu. Dia mengernyit dan bertanya, "Keluarga Sriwandi juga akan ikut campur?"Omran mengangguk dengan khawatir. "Kennedy bilang kamu ikut campur dalam urusan Perdagangan Samudra dan menyerang orang-orang Keluarga Sriwandi."Yudha tertegun sejenak. "Omong
Arlo tertawa, lalu menendang bokong Chairil. "Pergi sana, sialan!"Mutia memandang Arlo. Sikapnya sama sekali tidak terlihat gugup. Jangan-jangan kakak iparnya memang benar-benar orang super kaya? Ketiganya keluar dengan tawa riang, lalu berkendara langsung menuju Edelweiss Residence.Edelweiss Resi
Wajah Juspati menjadi kaku. Saat dia mengangkat kepala menatap Baitun, sorot matanya dipenuhi kewaspadaan. "Jadi ternyata, kamu juga sudah mencapai tingkat tenaga dalam tahap sempurna."Semua orang terkejut!Juspati menyuruh murid-murid lainnya membawa Narza ke tempat aman, lalu berdiri tegak. Dia m
Beberapa mahasiswi itu kesal setengah mati. Semuanya menatap Aciel dengan cemberut.Aciel pun merasa harga dirinya diinjak-injak. Dia menatap Arlo dengan tatapan tidak senang. "Demi Diana, anggap saja ucapanmu barusan nggak disengaja. Minta maaflah pada teman-temanku."Arlo malah tertawa kecil, lalu







