ログインSuasana hati Yolanda semakin buruk.'Pura-pura nggak melihatku, ya? Baiklah, aku nggak akan ikut campur lagi!'"Arlo, jangan bilang aku nggak peringatkan kamu. Sekte Bayangan memiliki Formasi Tiga Talenta yang bisa meningkatkan kekuatan tempur mereka sebesar 30 persen!" Yolanda mengangkat sudut bibirnya dan berkata dengan nada sedikit senang melihat kesulitan orang lain."Hm!" Arlo hanya menjawab datar tanpa perubahan ekspresi sedikit pun.Sebaliknya, semua orang yang mendengar perkataan itu sangat terkejut.Tiga grandmaster yang bekerja sama saja sudah sangat kuat. Kalau kekuatan tempur mereka masih meningkat 30 persen, bukankah mereka akan menjadi tak terkalahkan bagi para praktisi di bawah tingkat bawaan?Sekarang Pupil Api Arlo sudah tidak bisa digunakan lagi. Bagaimana dia bisa menang?Semua orang tanpa sadar mulai merasa tegang.Tatapan Julia tampak dingin dan suram saat dia bersembunyi di belakang kerumunan.Sekarang dia bahkan lebih berharap Arlo kalah dibandingkan sebelumnya.
Kedatangan dua wanita cantik secara tiba-tiba, bahkan langsung menantang seorang grandmaster, membuat semua orang tercengang.Sheila dan Zaem langsung memasang wajah tidak percaya begitu melihat jelas siapa yang datang!Isyana?Saat ini, Isyana mengenakan pakaian bela diri yang ringkas. Wajah cantiknya tidak menunjukkan emosi. Teriakannya bahkan membuatnya terlihat seperti pendekar wanita yang gagah dan berani.Wanita yang mengikuti di belakang Isyana juga sangat cantik. Namun, ekspresinya terlihat santai dan malas. Entah dia memang tidak gentar menghadapi tiga grandmaster di hadapannya atau tidak mengetahui betapa mengerikannya kekuatan seorang grandmaster. Yang jelas, dia begitu santai seolah hanya sedang berjalan-jalan di halaman rumahnya sendiri.Semua orang memandang kedua wanita itu dengan heran.Percakapan antara dua leluhur Keluarga Candra dan Karem tadi sama sekali tidak ditutup-tutupi dari orang-orang yang hadir.Bagi praktisi bela diri biasa, informasi yang mereka dengar ter
Kekuatan Arlo berada di level grandmaster tingkat tiga. Meski memiliki berbagai kemampuan luar biasa hingga mampu melawan grandmaster tingkat enam, bagaimana mungkin dia bisa menghancurkan formasi besar Keluarga Candra?Formasi besar itu bahkan pernah membunuh seorang grandmaster tingkat delapan!Melihat keadaan itu, anggota Keluarga Candra pun menceritakan secara rinci bagaimana Arlo menghancurkan formasi, serta bagaimana dia memaksa Wiraga bunuh diri.Kedua leluhur Keluarga Candra pun terdiam. Kalau semua yang dikatakan anggota keluarga itu benar, bukankah gabungan kekuatan mereka berdua sekalipun belum tentu sanggup mengalahkan Arlo?Keduanya pun serempak memandang Karem."Master Karem adalah murid langsung Sekte Bayangan. Apa Master pernah mendengar teknik yang bisa memuntahkan api dari mata seperti itu?"Karem menggeleng. "Belum pernah. Mana mungkin ada teknik seperti itu di dunia ini. Kalaupun ada, itu bukan sesuatu yang bisa digunakan oleh seorang Mahaguru Pengendali Mantra.""B
Semua orang serempak mendongak. Zaem dan Sheila pun ikut menoleh ke arah langit.Setelah satu orang melompat turun dari helikopter, dua sosok hitam lainnya segera menyusul. Bagaikan tiga ekor elang yang melipat sayapnya di udara, mereka menukik lurus ke arah tanah.Bum! Beberapa saat kemudian, terdengar ledakan dahsyat dari tanah lapang yang berjarak puluhan meter.Pepohonan dan tanah di sekitarnya ikut bergetar, seolah baru saja terjadi gempa kecil. Debu beterbangan memenuhi langit, membentuk kabut kuning yang menyelimuti area itu.Sesosok pria perlahan melangkah keluar dari balik kepulan debu."Leluhur Maragi!" Begitu anggota Keluarga Candra mengenali orang itu, mereka langsung berlutut dengan wajah penuh hormat, seolah sedang menyembah dewa.Tak lama kemudian, terdengar lagi dua dentuman keras. Bum! Bum!Bagaikan dua peluru meriam menghantam bumi, dua ceruk besar langsung tercipta di tanah. Dua sosok lainnya pun menyusul ke depan."Leluhur Rowar!""Master Karem!"Anggota Keluarga Ca
Namun, syarat untuk mempelajari metode ini sangat tinggi. Orang yang tidak memiliki fisik kekacauan sama sekali tidak mampu mendalaminya.Selain itu, menempa tubuh dengan energi lima elemen juga bukan perkara mudah.Dalam keadaan normal, bahkan di dunia kultivasi sekalipun, jumlah energi lima elemen di suatu wilayah tetap terbatas.Untuk menempa tubuh dibutuhkan energi elemen tunggal dalam jumlah yang sangat besar, kecuali seseorang terlebih dahulu membangun formasi besar untuk menyerapnya sedikit demi sedikit.Sebagai contoh, Formasi Air Ilahi Kaisar Hitam mampu mengumpulkan elemen air. Namun, hanya untuk membangun formasi itu saja dibutuhkan batu laut purba, benda yang mungkin seumur hidup pun sulit ditemukan oleh kebanyakan orang.Belum lagi, lima material spiritual terbaik yang mewakili masing-masing elemen juga harus dikumpulkan.Bahkan di planet kultivasi tingkat tinggi sekalipun, fisik kekacauan merupakan keberadaan yang mungkin baru muncul sekali dalam sepuluh ribu tahun.Hanya
Arlo bermeditasi di dalam gudang harta Keluarga Candra selama beberapa saat untuk memulihkan tenaga.Tiba-tiba, dia menyadari bahwa elemen kayu di tempat itu jauh lebih pekat dibandingkan di luar.Dia membuka matanya dan mengamati seluruh ruangan. Tak lama kemudian, pandangannya tertuju pada lemari obat.Lemari itu tampak seperti rak biasa. Di atasnya ada puluhan kotak giok yang digunakan untuk menyimpan tanaman obat spiritual dan tanaman obat semi-spiritual.Semua tanaman obat itu telah diambil habis oleh Arlo. Yang tersisa hanya kotak-kotak giok yang kosong melompong.Tatapan Arlo terus menyapu posisi setiap kotak giok itu. Di benaknya perlahan terbentuk sebuah pola. Sudut bibirnya pun terangkat membentuk senyuman."Jadi ini Formasi Tersembunyi Biduk?"Formasi Tersembunyi Biduk adalah formasi penyamaran yang lingkupnya kecil. Formasi itu bisa menciptakan ilusi yang menipu mata sehingga wujud asli suatu tempat tidak dapat dikenali.Kalau saja Arlo tidak bermeditasi di sini dan tanpa s
"Ada urusan apa, Pak Dandy? Menurut aturan, Andre sekarang nggak bisa menerima tamu!" kata Jarwa.Dandy tidak berkata apa-apa, sementara Zaem juga menundukkan kepala. Jarwa mengerutkan kening.Saat itu, pemuda yang berdiri di tengah berkata, "Nggak ada hubungannya dengan mereka. Aku yang ingin datan
Kolam dingin yang telah dimurnikan oleh guntur itu tetap dipenuhi hawa dingin yang menusuk tulang.Arlo menduga di dasar kolam ini kemungkinan tersembunyi sesuatu yang lain. Tanpa ragu, dia langsung menyelam masuk, membuat Mohit dan Jivano terkejut.Tak lama kemudian, Mohit seperti teringat sesuatu
Namun, sebenarnya Arlo sejak awal juga tidak berniat menyembunyikannya.Sekarang dia langsung mengerti, sebagian besar dari orang-orang ini datang karena dirinya, lebih tepatnya karena Air Suci.Bahkan orang-orang dari Keluarga Kushanto di Kota Aramaya pun tertarik pada Air Suci. Dari situ sudah ter
Rayanza tertawa lepas. "Berapa nilainya nyawaku dan anakku ini? Setelah pernah berjalan di ambang kematian, sia-sia saja hidupku kalau masih nggak bisa bedakan mana yang lebih penting!"Fellis merasa terkejut dengan keputusan ayahnya, tetapi tidak menunjukkannya.Arlo tersenyum dan berkata, "Pak Ray







