تسجيل الدخولหมอบอกว่า ถ้าไม่ได้รับแนวทางการรักษาเชิงทดลองรุ่นใหม่ล่าสุด ฉันจะมีชีวิตอยู่ได้เพียง 72 ชั่วโมง แต่สิทธิ์การรักษาเพียงหนึ่งเดียว กลับถูกลู่เป่ยเฉินมอบให้กับหลินอวี่เวย “ไตวายของเธอรุนแรงยิ่งกว่า” เขากล่าว ฉันพยักหน้า แล้วกลืนเม็ดยาสีขาวพวกนั้นลงไป ยาที่จะเร่งให้ฉันตายเร็วขึ้น ในช่วงเวลาที่เหลือ ฉันทำหลายสิ่งหลายอย่าง ขณะลงนาม ทนายความมือสั่นพลางเอ่ยว่า “หุ้นมูลค่า 1 แสนล้าน คุณจะโอนทั้งหมดจริงเหรอครับ?” ฉันพูดว่า “ใช่ มอบให้หลินอวี่เวย” ลูกสาวของฉัน ถังถัง ยิ้มอย่างมีความสุขอยู่ในอ้อมกอดของหลินอวี่เวย พลางพูดว่า “คุณแม่หลินอวี่เวยซื้อกระโปรงใหม่ให้หนู!” ฉันพูดว่า “สวยจริง ๆ เลย ต่อไปต้องเชื่อฟังคุณแม่หลินอวี่เวยนะ” แกลเลอรีที่ฉันสร้างขึ้นด้วยน้ำมือของตัวเอง ตอนนี้กลับติดชื่อของหลินอวี่เวยอยู่ “พี่สาว พี่ช่างแสนดีเหลือเกิน” เธอกล่าวทั้งน้ำตา ฉันพูดว่า “เธอจะบริหารจัดการได้ดีกว่าฉัน” แม้แต่กองทุนทรัสต์ของพ่อแม่ ฉันก็ยังเซ็นสละสิทธิ์ไปแล้ว ลู่เป่ยเฉินเผยรอยยิ้มจริงใจครั้งแรกในรอบหลายปี พลางพูดว่า “เสิ่นเจียอิน เธอเปลี่ยนไปแล้ว ไม่ได้ก้าวร้าวเหมือนแต่ก่อน เธอในแบบนี้ช่างงดงามเหลือเกิน” ใช่สิ… ตัวฉันที่กำลังจะตาย ก็ได้กลายเป็น “เสิ่นเจียอินผู้สมบูรณ์แบบ” ในสายตาของพวกเขาเสียที เสิ่นเจียอินที่เชื่อฟัง ใจกว้าง และไม่เอ่ยปากโต้แย้งอีก การนับถอยหลัง 72 ชั่วโมงได้เริ่มต้นขึ้นแล้ว ฉันสงสัยมากว่าพอถึงวินาทีที่หัวใจหยุดเต้น พวกเขาจะจำอะไรเกี่ยวกับฉันได้บ้าง? คือ “ภรรยาที่ดีที่ในที่สุดก็เรียนรู้จะปล่อยวาง” คนนั้น หรือเป็นผู้หญิงที่ใช้ความตายเพื่อทำให้การล้างแค้นสมบูรณ์?
عرض المزيدkulepas Kau dengan Ikhlas 1
Part 1"Hai Ra, ini bukankah ini nama dan foto suamimu?" tanya Aini padaku sambil menyerahkan sebuah undangan pernikahan yang terdapat foto dan nama lengkap suamiku dan wanita yang ada di rumah mertua, minggu lalu yang dikenalkan sebagai sepupu padaku.Seminggu lalu, setelah latihan menyanyi bersama tim, aku mampir ke rumah ibu mertua."Assalamualaikum bu," ucapku sambil masuk ke dalam rumah, karena kebetulan pintu rumah ibu terbuka lebar. Sampai di ruang keluarga, aku lihat ibu sedang asyik berbicara dengan seorang wanita."Assalamualaikum bu," ku ulang salam yang telah aku ucapkan tadi. Mereka berdua kaget melihat aku berdiri tak jauh dari mereka."Waalaikumsalam, Aira kamu datang kok tidak beritahu ibu dulu?" ibu menjawab dengan gugup dan seperti ada yang di sembunyikan."Baru saja sampai bu, tadi mengucap salam tapi tidak ada yang jawab, pintu rumah pun terbuka lebar, jadi Aira masuk saja, biasanya ibu sedang masak atau lihat tv, maaf ya bu." ucapku dengan santai."Oh iya, dia siapa bu?" tanyaku sambil menunjuk seorang wanita cantik di samping ibu."Oh, ini Lusi saudara sepupu Arya, dia baru datang dari Surabaya, menginap di rumah ini, soalnya mau cari kerja di kota ini." jawab ibu dengan hati-hati, takut salah bicara."Kamu sudah makan, Ra?" tanya ibu dengan nada lembut.Hm, tumben ibu bicara sangat sopan, biasanya jika bicara denganku ibu akan sangat ketus dan tidak suka padaku.PlakTepukan di bahu menyadarkan aku dari lamunan tentang wanita calon istri kedua suamiku, dan calon adik maduku."Hai, Ra, melamun aja," ini undangan nya bacalah, aini memintaku membaca undangan pernikahan tersebut.Setelah aku baca dan amati benar itu nama dan foto suamiku Arya Wiguna dengan Lusi Rahmawati, lusa adalah hari pernikahan mereka dan aku adalah salah satu pengisi acara di pernikahan tersebut, karena jadwal manggung aku di gedung yang sama pada hari dan waktu yang sama. Oh ya Allah kenapa semua harus seperti ini, baiklah Mas Arya aku akan datang dan memberikan hadiah yang tak akan pernah terlupakan oleh mu dan Istri baru serta seluruh keluarga besarmu."Iya Ai, ini memang nama dan foto suamiku, aku akan datang ke acara itu sebagai pengisi acara dan akan memberikan hadiah yang tak akan pernah terlupakan oleh suamiku," ujarku pada Aini."Benarkah Ra, aku akan menemanimu jangan sedih ya kamu wanita hebat, pastikan suamimu menyesal telah melakukan hal seperti itu," ucap Aini menyemangatiku.Aku hanya bisa tersenyum pada Aini, dia memelukku erat dan menguatkan aku, aku memang harus kuat dan tegar."Ayo sekarang kita semangat sudah waktunya kita menyanyi," kata Aini sambil menarikku menuju panggung.Perkenalkan aku Aira Maheswari, dikenal dengan nama panggung sebagai Rara si Ratu cengkok, ya aku adalah seorang penyanyi dari panggung ke panggung, aku bisa segala macam jenis lagu tak hanya dangdut, sesuai keadaan saja.Kali ini aku menyanyi untuk acara pernikahan jadi lebih banyak lagu dangdut nya, aku bersama Aini selalu dapat job yang sama, jika dia yang dapat maka akan mengajakku tapi jika aku yang dapat aku akan mengajak dia ikut denganku.Aku menjadi penyanyi untuk memenuhi kebutuhan hidupku dan keluargaku juga bayi yang ada rahimku, mas Arya memang belum tahu tentang kehamilanku yang sekarang berusia 8 minggu. Bagaimana mau tau selama dua minggu mas Arya selalu di rumah ibunya, alasannya ibu tak mau di tinggal sendiri, itu hanyalah omong kosong belaka, sekarang aku tau dia di sana untuk persiapan pernikahan nya."Mas, boleh aku ikut menginap di rumah ibu, Satu minggu saja?" tanyaku suatu malam dua minggu sebelum mas Arya, menemani ibunya, tapi hanya penolakan yang dia jawab."Jangan sayang, bukankah kamu ada manggung selama seminggu kedepan? Takutnya ibu terganggu saat kamu pulang malam atau bahkan pagi, jangan sampai kalian berdua bertengkar, kamu sendiri tahu bagaimana ibu," mas Arya coba meyakinkan aku agar tidak ikut menginap di rumah ibunya, dia selalu tahu jadwal manggungku, jadi aku tidak bisa mengelak."Baiklah, mas, aku tidak ikut menginap sekarang tapi nanti kalau jadwal manggung tidak padat, bolehkan aku ikut menginap di rumah ibu?" tanyaku sambil menatap wajah tampan suamiku ini."Tentu saja boleh sayang, pokoknya kalau kamu sudah tak ada jadwal manggung, pasti mas ajak menginap di rumah ibu, selama yang kamu mau." ucap mas Arya sambil menjawil hidungku.💔💔💔💔💔💔💔Hari ini aku free tak ada jadwal manggung, maka aku gunakan untuk beristirahat di rumah yang mas Arya beli dengan cicilan yang kurang 5 tahun lagi. Ya aku memang memaksa mas Arya untuk keluar dari rumah Ibunya dan membeli rumah secara Kredit lima tahun lalu, uang DP dari tabunganku sebelum menikah, karena aku bisa gila bila terus ada di rumah mertua, yang kurang menyukai aku dan omongan nya yang pedas sungguh tersiksa rasanya. Ibu mertua setuju kami pindah dengan syarat gaji mas Arya di berikan pada ibu sepenuhnya setelah di kurangi cicilan rumah dan biaya keperluan mas Arya sendiri. Aku setuju saja gaji mas Arya yang tujuh juta perbulan dengan di potong cicilan rumah tiga juta, dan keperluan mas Arya dua juta. Maka sisa dua juta untuk ibunya. Keperluan keluarga kami dan orang tuaku dari hasil manggung yang kujalani dan juga hasil dari menulis cerita di platform kepenulisan, Alhamdulillah sudah lebih dari cukup.Setelah mengetahui tentang pernikahan kedua suamiku, hari ini aku sudah mempersiapkan untuk pergi dari hidup mas Arya untuk selamanya, seluruh barang-barang, pakaian, dan seluruh keperluanku. Sudah aku masukkan kedalan kardus, tas dan juga koper besar akan aku pindahkan ke rumahku sendiri yang telah aku beli setahun lalu secara cash dari hasil kerja kerasku selama ini, rumah atas nama mamaku agar jika aku dan mas Arya berpisah maka dia tak bisa menuntut nya karena itu atas nama orang tuaku.Tin... Tin... Tin...Bunyi klakson mobil pengangkut barang datang, kupersilahkan mereka masuk untuk mengangkut semua barang-barangku, setelah selesai mengangkut dan memberikan alamat lengkap kemana barang itu di kirim.Mama dan papa juga sudah aku beri tahu kalau aku mengirim barang-barang ku kerumah mama. Aku juga sudah menceritakan pada mama tentang undangan pernikahan itu dan rencana apa yang akan aku lakukan. Hari ini aku sudah siap keluar dari rumah mas Arya dan berpisah dengan nya. Kulepas Kau dengan Ikhlas Mas Arya.Sebelum melaju meninggalkan rumah penuh kenangan itu, ku tatap rumah bangunan minimalis itu, selamat tinggal kenangan.💔💔💔💔💔💔Next?ยามโพล้เพล้ หญิงสาวคนหนึ่งก้าวมาถึงหน้าหลุมศพ“คุณคือ…?” ถังถังมองเธอด้วยแววตาสงสัย“ฉันชื่อจางลี่ เป็นผู้ป่วยมะเร็งตับอ่อน” ดวงตาของหญิงสาวแดงก่ำ “เมื่อห้าปีก่อน มูลนิธิเจียอินเป็นผู้ช่วยชีวิตฉันไว้ วันนี้ฉันมาเพื่อขอบคุณคุณแม่ของเธอ”“แม่ต้องได้ยินแน่ ๆ” ถังถังเอ่ยเสียงแผ่วเบาจางลี่วางช่อดอกไม้ลง แล้วก้มศีรษะคำนับอย่างลึกซึ้ง “คุณเสิ่นเจียอิน ขอบคุณนะคะ เพราะคุณ ฉันถึงมีชีวิตอยู่มาจนถึงวันนี้ และได้เฝ้ามองลูกของฉันเติบโตขึ้น”ภาพเหตุการณ์เช่นนี้ ถังถังเคยเห็นมานับครั้งไม่ถ้วน ทุกคนที่เคยได้รับความช่วยเหลือจากมูลนิธิล้วนจดจำชื่อของเสิ่นเจียอินไว้เสมอแม่ของเธอแลกด้วยชีวิต ไม่เพียงเพื่อความเสียใจของครอบครัว แต่ยังมอบชีวิตใหม่ให้กับผู้คนนับไม่ถ้วนค่ำคืนคืบคลานเข้ามา ถังถังลุกขึ้นในที่สุด เตรียมจะจากไปเมื่อยามราตรีมาเยือน ในที่สุดถังถังก็ลุกขึ้นเตรียมตัวจะจากไป“แม่…” เธอเหลือบมองหลุมศพเป็นครั้งสุดท้าย “แม่เคยถามว่า พวกเราจะนึกถึงแม่บ้างไหม”“คำตอบก็คือ—ทุก ๆ วัน ทุก ๆ ขณะ จนชั่วนิรันดร์”ระหว่างทางกลับบ้าน ถังถังเปิดบันทึกที่แม่ทิ้งไว้ให้ นี่คือสิ่งที่เธอได้รับมาตั้งแต่อาย
20 ปีต่อมาถังถังยืนอยู่ริมหน้าต่างกระจกบานใหญ่ของแกลเลอรี มองออกไปยังถนนนิวยอร์กอันคึกคักเบื้องหน้า เธอสืบทอดความงดงามจากมารดา และยังได้รับพรสวรรค์ด้านธุรกิจที่ติดตัวมาตั้งแต่กำเนิด ในวัย 25 ปี เธอได้กลายเป็นดาวรุ่งพุ่งแรงของวงการศิลปะไปแล้ว“ถังถัง ถึงเวลาให้สัมภาษณ์แล้วค่ะ” ผู้ช่วยเอ่ยเตือนนี่คือการสัมภาษณ์พิเศษของนิตยสาร ไทม์ ภายใต้หัวข้อ “สืบทอดกิจการแม่ — จักรวรรดิศิลปะของบุตรสาวเสิ่นเจียอิน”“ถังถัง หลายคนบอกว่าคุณเหมือนกับคุณแม่มาก” ผู้สื่อข่าวเอ่ยถาม “คุณคิดอย่างไรกับเรื่องนี้?”ถังถังนิ่งเงียบไปชั่วครู่ ก่อนเอ่ยว่า “ฉันไม่มีวันเป็นเหมือนเธอได้”“ทำไมถึงพูดแบบนั้นล่ะ?”“เพราะเธอใช้เวลา 29 ปีของชีวิต สอนให้ทุกคนรู้ว่าความรักที่แท้จริงคืออะไร ส่วนฉันต้องใช้เวลา 18 ปี กว่าจะเข้าใจได้ว่าอะไรคือความเสียใจภายหลัง”ผู้สื่อข่าวซึ่งชัดเจนว่ารู้เรื่องราวในอดีตของตระกูลนี้อยู่แล้ว จึงไม่ได้ซักถามต่อหลังจบการสัมภาษณ์ ถังถังขับรถตรงไปยังสุสาน วันนี้เป็นวันครบรอบการจากไปของเสิ่นเจียอิน และในทุก ๆ ปีเมื่อถึงวันนี้ เธอจะต้องมาเยือนเสมอหน้าหลุมศพถูกประดับไปด้วยดอกไม้สดมากมาย บางส่
หนึ่งเดือนต่อมาลู่เป่ยเฉินไปนั่งที่หน้าหลุมศพของเสิ่นเจียอินทุกวัน เขาจะพาถังถังไปด้วย แม้ว่าหนูน้อยจะไม่ค่อยเต็มใจนัก“พ่อคะ ทำไมเราต้องมาที่นี่ด้วย?” ถังถังเตะก้อนหินเล็ก ๆ ไปมา“เพราะที่นี่มีคนที่รักลูกนอนอยู่”“แต่เธอไม่เคยมาเล่นกับหนูเลย” ถังถังทำปากงอน “แม่อวี่เวยบอกว่า คนที่รักหนูจริงจะอยู่กับหนูตลอดเวลา”หัวใจของลู่เป่ยเฉินแตกสลายอีกครั้ง เขาไม่รู้จะอธิบายกับเด็กห้าขวบอย่างไร ว่าคนที่บอกว่าจะ “อยู่กับเธอตลอดไป” นั้นแท้จริงคือคนโกหก ส่วนคนที่ “ไม่ค่อยได้เล่นกับเธอ” ต่างหาก ที่รักเธอจนยอมแลกด้วยชีวิตหลินอวี่เวยถูกตัดสินจำคุกตลอดชีวิต ในศาลเธอยังพยายามแก้ตัว โบ้ยว่าทุกอย่างเป็นแผนการที่เสิ่นเจียอินวางไว้เพื่อใส่ร้ายเธอ แต่หลักฐานชัดเจนเกินกว่าจะปฏิเสธได้ ไม่มีใครเชื่อคำพูดของเธอเลยพ่อแม่ของเสิ่นเจียอินขายบ้านทิ้ง แล้วย้ายไปอยู่ฟลอริดา พวกเขาบอกว่า ทุกสิ่งทุกอย่างในนิวยอร์กจะทำให้พวกเขานึกถึงลูกสาวที่เสียไป ก่อนจากไป แม่ได้คุกเข่าอยู่หน้าหลุมศพของเสิ่นเจียอินอยู่นานแสนนาน“ถ้ามีชาติหน้า...” เธอเอ่ยเสียงสะอื้น “แม่จะรักแค่ลูกคนเดียวเท่านั้น”แกลเลอรีได้บริจาคให้กับพิพิธภ
หลังจากที่หลินอวี่เวยถูกพาตัวไป คฤหาสน์ตระกูลเสิ่นก็ตกอยู่ในความเงียบงันราวกับความตายลู่เป่ยเฉินนั่งอยู่ข้างร่างของเสิ่นเจียอิน ราวกับไร้วิญญาณ โทรศัพท์ของเขาดังขึ้นไม่หยุด ทั้งจากบรรดากรรมการ หุ้นส่วนทางธุรกิจ และนักข่าว ทุกคนต่างถามว่าเกิดอะไรขึ้น แต่เขาไม่รับสายแม้แต่สายเดียว“คุณผู้ชาย” พี่เฉินเอ่ยเตือนเสียงแผ่วเบา “คนจากสถานจัดงานศพมาถึงแล้วค่ะ”ลู่เป่ยเฉินเงยหน้าขึ้นทันที “ไม่! ห้ามพาเธอไป!”แต่เขารู้ดีว่านั่นเป็นไปไม่ได้ เสิ่นเจียอินจากไปแล้ว จากไปตลอดกาลชั้นล่าง พ่อแม่ของเสิ่นเจียอินยังคงพลิกดูหลักฐานเหล่านั้น เอกสารแต่ละฉบับ คลิปเสียงแต่ละตอน ล้วนเสมือนคมมีดที่กรีดลึกลงกลางหัวใจของพวกเขา“วันที่นี่...” แม่ชี้ไปที่ใบเสร็จการรักษา ใบหน้าเปล่งเสียงสั่นพร่า “วันคริสต์มาสปีที่แล้ว เจียอินก็ตรวจพบว่าเป็นมะเร็งแล้ว”"แต่เธอไม่เคยพูดอะไรเลย" น้ำเสียงของพ่อแก่ชราลงไปสิบปีพี่เฉินเดินเข้ามา “เพราะวันนั้นหลินอวี่เวยเกิดล้มป่วยกะทันหัน พวกคุณต่างก็อยู่ที่โรงพยาบาลคอยดูแลเธอ คุณนายไม่อยากสร้างความลำบากให้พวกคุณค่ะ”แม่ยกมือขึ้นปิดหน้า ร้องไห้ด้วยความเจ็บปวด “พวกเราได้ทำอะไรลงไป.





