Sampai di rumah, Emili hendak membuka pintu mobil tapi buru-buru dicegah oleh Danil, "Biar aku saja," ucap Danil sembari turun dari mobil dan membukakan pintu untuk Emili, tidak hanya itu, ia juga mengulurkan tangan untuk menyambut Emili lalu menggandengnua masuk . Awalnya Emili bingung, namun sedetik kemudian, ia langsung paham kalau akting sedang dimulai, yang menjadi beban hatinya, ini sungguh membuatnya gugup dan canggung. Mereka berjalan beriringan, Danil merasa, Emili tidaklah buruk sebagai istri, dari segi penampilan, Emili cukup oke, wajahnya cantik walaupun hanya dengan polesan ringan, tubuhnya juga tinggi semampai, mereka terlihat cukup serasi. Ketika mereka memasuki rumah, Danil masih menggandeng tangannya, mereka dalam posisi itu sambil mendekati Nenek Marita, Danil baru melepas Emili saat tangannya akan menyalami neneknya, kembali disusul Emili yang juga melakukan hal yang sama. "Nenek akhirnya lega melihat kamu menggandeng tangan seorang wanita," puji Nenek Marita
Read more