Acara karaoke pun selesai, hampir seluruh peserta terbuai mimpi, termasuk Emili, ia tidur sangat nyenyak sampai terdengar dengkuran halus dari mulutnya, sedang Danil sibuk menatap layar ponsel sambil tersenyum, ia sedang berbalas pesan dengan kekasihnya Alea. Saat bus berguncang, Emili terkulai ke pundaknya, ia pun berhenti menatap ponsel dan beralih memperhatikan Emili, ia hendak mendorong kepala Emili agar berpindah, tapi ia urungkan dan malah memperbaiki posisi duduknya agar Emili merasa nyaman di pundaknya. Ia merasa gemas melihat rambut yang menutupi wajah Emili, dengan perlahan, ia rapikan rambut itu, ia tidak sadar menatap wajah Emili sambil bergumam, "Sebenarnya kamu cukup cantik." Setelah itu ia kembali beralih menatap ponsel dan kolom chat Alea masih terbuka di layar ponselnya, ia mengernyit setelah menyadari sesuatu dan berkata, "Eh, tunggu dulu! Kenapa aku melakukan ini? Ada apa denganku?" Ia heran dengan tingkahnya sendiri, bisa-bisanya ia memberi perhatian
Read more