Arham tidak memberikan respons verbal atas pembelaan diri tersebut, ia hanya mengangkat tangan kanannya sedikit, memberikan isyarat taktis pada Bagas yang berdiri di sampingnya dengan membawa sebuah laptop profesional yang terbuka. Bagas melangkah maju, memutar layar laptop ke arah Riko, menampilkan seluruh folder penyimpanan digital rahasia milik sang manajer kelab malam yang tersimpan di dalam server komputasi awan pribadinya."Semua file foto, video, serta salinan dokumen ancaman yang kamu simpan untuk memeras Gina Susanti telah resmi kami retas dan dipindahkan ke dalam server utama korporasi kami," jelas Bagas dengan intonasi profesional yang teratur tanpa emosi sedikit pun."Penghapusan total dari seluruh gawai cadangan dan kartu memori yang kamu sembunyikan di rumah selingkuhanmu juga telah selesai dilaksanakan oleh tim IT sepuluh menit yang lalu," tambah Bagas sembari menekan satu tombol hapus permanen di layar laptop hingga seluruh folder tersebut lenyap tanpa menyisakan sa
Read more