"Mama, ini ramuan ginseng sorenya sudah siap, suhunya sudah pas untuk langsung diminum sebelum makan malam dimulai," sapa seorang pelayan muda yang tiba-tiba masuk membawa sebuah nampan perak berisi mangkuk keramik hitam kecil."Sini, biarkan aku saja yang menyuapi Mama, kamu bisa kembali ke dapur untuk membantu persiapan menu makan malam Arham," potong Zara sembari mengambil alih mangkuk keramik tersebut dengan gerakan tangan yang teramat hati-hati agar air rebusan tidak tumpah."Terima kasih, Nona Muda, Anda benar-benar sangat perhatian pada kesehatan Nyonya Besar akhir-akhir ini," puji sang pelayan sebelum akhirnya melangkah mundur keluar dari dalam kamar tidur dengan sikap hormat.Zara meniup permukaan air rebusan ginseng yang masih mengepulkan uap tipis, lalu menyodorkan sendok kecil itu ke depan bibir Lusi dengan penuh kesabaran khas seorang cucu yang sedang merawat nenek kandungnya sendiri di rumah sakit umum daerah. Lusi membuka mulutnya perlahan, membiarkan cairan pahit i
Read more