Home / Romansa / Cinta Tulus Istri Pengganti / Bab 113: Tidak Ada Ampun. 

Share

Bab 113: Tidak Ada Ampun. 

Author: Ucing Ucay
last update publish date: 2026-07-13 22:24:22

​Arham tidak memberikan respons verbal atas pembelaan diri tersebut, ia hanya mengangkat tangan kanannya sedikit, memberikan isyarat taktis pada Bagas yang berdiri di sampingnya dengan membawa sebuah laptop profesional yang terbuka. Bagas melangkah maju, memutar layar laptop ke arah Riko, menampilkan seluruh folder penyimpanan digital rahasia milik sang manajer kelab malam yang tersimpan di dalam server komputasi awan pribadinya.

​"Semua file foto, video, serta salinan dokumen ancaman yang kamu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Cinta Tulus Istri Pengganti   Bab 226. Pembelaan Arham. 

    ​"Sandiwara kamu bilang?!" Lusi tertawa sinis dengan suara bergetar. "Apakah ada penipu di dunia ini yang rela mempertaruhkan nyawanya sendiri menembus hujan badai di tengah malam cuma untuk mengantarkan dokumen penting perusahaan Arham yang tertinggal?! Tiga bulan lalu, saat server kantor Arham hampir bangkrut karena proyek utama terbengkalai, wanita inilah yang berlari-lari membawa berkas itu sampai bajunya basah kuyup!"​Arham tersentak kaku di tempatnya berdiri. Memori tentang malam kelam tiga bulan lalu mendadak berputar kencang di dalam pikirannya. Pria itu mengingat jelas bagaimana Zara—yang saat itu masih dikira sebagai Gina—datang ke kantornya dengan tubuh menggigil kencang dan kaki berlumpur demi menyerahkan kilas flashdisk dan berkas fisik penting yang menyelamatkan investasi ratusan miliar milik keluarga Tawfeeq.​"Wanita penipu tidak akan pernah melakukan hal sejauh itu demi orang lain!" seru Lusi seraya menepuk lengan kursi rodanya kencang. "Wanita di sebelahmu ini memba

  • Cinta Tulus Istri Pengganti   Bab 225: Intervensi Lusi yang Mengejutkan. 

    ​Dua orang petugas polisi berseragam tegap melangkah mendekati Zara. Tangan salah seorang petugas bergerak menyambar borgol besi dari sabuk kulitnya, berniat mengunci kedua pergelangan tangan wanita yang masih terduduk kaku di atas karpet mewah tersebut. Suara gemerincing logam yang dingin berdenting nyaring di dalam ruangan, memecah keheningan malam yang terasa semakin mencekik.​Gina menyunggingkan senyuman penuh kemenangan. Pipinya yang terbungkus perban tipis terangkat sedikit, memperlihatkan binar kejam yang terpancar jelas dari sepasang matanya. "Borgol kencang-kencang, Pak Polisi! Jangan biarkan wanita penipu ini melarikan diri lagi!"​Zara memejamkan mata rapat-rapat. Ia menarik napas panjang yang tersendat oleh rasa sesak di dalam dadanya, membiarkan tubuhnya pasrah saat bayangan penjara dingin mulai membayang erat di depan mata. Pasrah adalah satu-satunya hal yang tersisa, karena ia sadar tidak lagi memiliki selembar kertas pun untuk membuktikan kebenarannya.​Arham berdiri

  • Cinta Tulus Istri Pengganti   Bab 224. Tidak Ada Bukti Kuat. 

    ​Zara membeku seketika. Seluruh persetujuan di antara mereka tiga bulan lalu dilakukan secara lisan di kontrakan kumuh miliknya. Tidak ada surat kontrak di atas kertas bermaterai, tidak ada rekaman suara, dan seluruh uang tunai untuk biaya rumah sakit neneknya diserahkan secara langsung oleh Gina tanpa melalui transaksi transfer bank. Zara memang tidak punya bukti hitam di atas putih bahwa rumahnya dibakar oleh orang suruhan Gina atau bahwa Gina yang sengaja menyerahkan posisinya.​Zara menggelengkan kepalanya perlahan, membiarkan sebutir air mata kembali terjatuh menimpa lantai marmar. "Tidak ada, Arham ... Gina menyerahkan uang tunai secara langsung di dalam tas hitam untuk biaya operasi nenekku ... Semua transaksi dilakukan tanpa kuitansi atas nama Gina ...."​"Artinya kamu memang tidak punya bukti hitam di atas putih," desis Arham, suaranya terdengar sangat rapuh namun dipenuhi kekecewaan yang tak bertepi.​Gina asli tersenyum sinis di balik lipatan tangannya yang bersedekap di da

  • Cinta Tulus Istri Pengganti   Bab 223: Kebenaran yang Terbuka di Depan Arham. 

    ​Deru sirine mobil polisi yang semakin nyaring membelah malam mendadak terhenti tepat di depan pintu gerbang utama. Pantulan pendar lampu biru dan merah menembus masuk melewati kaca jendela besar, membilas ruangan keluarga dengan warna-warna yang sangat menegangkan. Dua orang petugas keamanan bergegas membuka pintu ganda, memberi jalan bagi tiga anggota polisi berseragam lengkap dan seorang pria berkacamata yang membawa tas dokumen kulit—pengacara pribadi keluarga Tawfeeq.​Arham memutar tubuhnya perlahan, membelakangi jendela. Wajahnya yang tegap tampak kian mengeras, sepasang mata cokelat gelapnya memancarkan sorot dingin yang tidak terabaikan oleh siapa pun di dalam ruangan itu.​"Selamat malam, Pak Arham," panggil perwira polisi berpangkat inspektur seraya melangkah mendekat dan memberi hormat singkat. "Kami menerima laporan darurat terkait dugaan tindak penyekapan, penipuan, dan identitas ganda di kediaman Anda."​Arham tidak langsung menjawab. Sepasang matanya beralih menatap Za

  • Cinta Tulus Istri Pengganti   Bab 222. Kebohongan Terbongkar. 

    ​Suasana ruangan kembali henang. Arham berjalan menuju meja kecil di sudut ruangan, menyambar ponsel pintarnya lalu menekan beberapa digit nomor telepon dengan gerakan cepat. Pria itu menempelkan ponsel ke telinganya, sepasang matanya tetap mengunci gerakan Zara dengan tajam.​"Pak Budi," panggil Arham saat sambungan telepon terhubung. "Panggil seluruh tim keamanan mansion masuk ke dalam ruang keluarga sekarang juga. Dan hubungi pengacara pribadi keluarga Tawfeeq serta kepala kepolisian sektor kota."​Mendengar kata 'kepolisian', tubuh Zara gemetaran kencang. Ketakutan terbesar dalam hidupnya kini benar-benar terhampar nyata di depan mata.​"Arham ... tolong ...," bisik Zara seraya melangkah maju, mencoba menggapai lengan kemeja Arham. "Aku mohon ... jangan laporkan aku ke polisi ... Nenekku butuh aku, Arham ... Kalau aku dipenjara, siapa yang menjaga Nenek di rumah sakit?"​Arham menepis tangan Zara sebelum ujung jemari wanita itu sempat menyentuh kain kemejanya. Tepisan itu sangat d

  • Cinta Tulus Istri Pengganti   Bab 221. Surat Kontrak

    ​"Dia bayar aku buat pura-pura jadi dia selama tiga bulan!" seru Zara dengan suara serak. "Dia mau kabur ke Bali bersama Anton karena dikejar-kejar penagih utang! Dia sendiri yang memberikan baju-bajunya, mengajariku cara bicaranya, dan menyerahkan kunci rumah ini padaku!"​"Cerita macam apa itu?!" bentak Gina asli dengan nada mengejek yang sangat kasar. "Kamu pikir Arham bodoh mau percaya dengan dongeng murahanmu?! Mana buktinya kalau aku menyuruhmu?! Mana ada surat perjanjian atau bukti transfernya?!"​Kata 'bukti' yang diucapkan Gina asli memukul dada Zara seperti godam berat. Zara membeku seketika. Seluruh persetujuan di antara mereka tiga bulan lalu dilakukan secara lisan di kontrakan kumuh milik Zara. Tidak ada surat kontrak di atas kertas bermaterai, tidak ada rekaman suara, dan seluruh uang tunai untuk biaya rumah sakit neneknya diserahkan secara langsung oleh Gina tanpa melalui transaksi transfer bank.​"Aku ... aku tidak punya surat perjanjian ...," bisik Zara lemas, lututny

  • Cinta Tulus Istri Pengganti   Bab 52. Sentuhan yang Berbeda. 

    ​Sean menegakkan tubuhnya, melipat kedua tangannya di depan dada dengan dagu yang diangkat tinggi-tinggi, menatap lurus ke arah Zara dengan sepasang mata yang berkilat menantang, menanti ledakan amarah yang ia harapkan akan keluar dari mulut wanita yang paling ia benci di dalam mansion ini. Bocah i

  • Cinta Tulus Istri Pengganti   Bab 49. Batasan yang Hampir Runtuh.

    ​Sentuhan bibir Arham bergerak makin menuntut, membelenggu seluruh kesadaran Zara di dalam ruang kabin yang sempit dan remang. Pria matang itu tahu benar bagaimana cara mendominasi setiap jengkal pertahanan wanita melalui ritme ciuman yang sarat pengalaman hidup selama empat dekade. Zara merasakan

  • Cinta Tulus Istri Pengganti   Bab 17. Make Over Zara Menjadi Gina. 

    ​Jojo menarik napas dalam-dalam, mencoba meredakan debaran jantungnya akibat keterkejutan yang teramat sangat. Sebagai seorang penata rambut profesional yang sudah bertahun-tahun melayani lingkaran sosialita kelas atas, ia tahu betul bahwa pertanyaan lebih lanjut hanya akan merusak bisnisnya. Uang

  • Cinta Tulus Istri Pengganti   Bab 7. Siasat di Balik Kemewahan

    ​"Aku tidak ketakutan, Anton! Aku hanya sedang berpikir logis!" bentak Gina sembari menegakkan tubuhnya, menepis tangan Anton dari bahunya dengan kasar. Ia berdiri dari sofa, berjalan mondar-mandir di atas karpet bulu impor dengan langkah kaki yang menghentak-hentak gelisah. "Aku mencintaimu, kamu t

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status