Tirta tersenyum licik dan berkata, "Dik Linda, namaku Tirta Hadiraja. Tapi, aku lebih suka kamu panggil aku kakanda."Linda menyahut, "Kakanda? Oke ... aku pasti mengingatmu. Terima kasih ... tadi kamu sudah bantu aku, Kakanda. Aku harus membereskan urusan penting, aku nggak bisa ikut kamu."Linda melanjutkan, "Apa kamu bisa beri aku nomor teleponmu? Setelah mereka menemukanku, aku akan menghubungimu dan membayarmu ...."Linda baru sampai di Negara Darsia, jadi dia tidak menyadari Tirta sedang memperdaya dan menggodanya. Linda mengingat nama Tirta dengan ekspresi serius dan meminta nomor teleponnya.Shazana dan lainnya sudah duduk di dalam taksi. Tirta terpaksa harus pergi. Sebelum pergi, Tirta tidak lupa berteriak kepada Linda, "Dik Linda, Kakanda nggak mau terima uangmu. Kakanda cuma ingin melindungimu! Ingat, telepon Kakanda setelah urusanmu beres!"Shazana yang duduk di kursi penumpang depan mendesak dengan ekspresi muram, "Cepat jalan! Kalau nggak, aku penggal kepalamu!"Apa daya,
อ่านเพิ่มเติม