“Liv, Ivan koq uda lama ga ke sini ya? Kalian baik-baik saja kan?”“Hmm Oliv dan Ivan baik-baik aja koq, Ma. Dia lagi sibuk persiapan beasiswanya, Ma. Ada beberapa test yang harus dijalani. Belum lagi harus urus visa segala macam.”“Hmm..” Lisa mengangguk. “Mama suka kamu sama Ivan. Ivan terlihat dewasa. Dan yang paling mama suka, dia berani ngomong langsung ke papa mama untuk diberi kesempatan dekat dengan kamu. Sepertinya dia anak baik.”“Semoga, Ma.” Ucap Olivia tersenyum.“Kamu mau ke mana?”“Oliv mau main basket, Ma.” Ucap Olivia sambil mengikat tali sepatunya.“Liv..”“Sama Ivan juga koq, Ma. Oliv janjian langsung ketemuan di sana. Oliv pergi dulu ya, Ma.” Ucap Olivia sambil mengecup pipi sang mama, dan segera menaiki mobilnya.Olivia menarik nafas panjang, entah sampai kapan dia harus berbohong seperti ini. Olivia tidak sepenuhnya berbohong, ya dia memang mau bermain basket dengan anak-anak SLB, tapi soal Ivan…Sebesar apapun Olivia mencoba untuk melupakan Ivan, dia belum mampu.
Last Updated : 2025-08-08 Read more