Ivan melamun memikirkan kesepakatan yang telah mereka buat, dan tanpa dia sadari Olivia sudah berdiri di hadapannya, namun kali ini wajahnya terlihat lebih cerah.“Uda lega?” tanya Ivan dan disambut dengan anggukan kepala Olivia. Ivan kemudian membukakan pintu mobil dan mempersilahkan Olivia naik.“So, sekarang kita ke mana tuan putri?”“Pulang, aku rasa permainan harus segera dimulai.” Olivia tersenyum licik.Ivan tersenyum, “Baiklah, tapi sebaiknya kita mampir beli martabak dan terang bulan dulu.”"Kamu lapar lagi?" tanya Olivia bingung karena tadi sebelum Ivan mengantar Olivia, mereka sudah makan di rumah bersama Steffany.Ivan terkekeh, "Menurut teori, untuk menarik hati seorang gadis, cara jitunya harus mendekati kedua orangtuanya dulu."Untung saja Ivan sedang fokus pada jalanan di depannya, sehingga dia tidak bisa melihat bahwa wajah Olivia sekarang merona. Fokus Olivia, dia hanya sedang menggombal.Olivia berdeham untuk mengatur nafasnya dan kemudian tertawa, "Aku rasa kamu pa
Huling Na-update : 2025-07-29 Magbasa pa