Esok paginya, apartemen mewah ini telah dipenuhi aroma sarapan sederhana yang dibuat Laras. Ada roti panggang isi telur mata sapi dan pisang goreng renyah keju.Sinar matahari pagi belum masuk, langit masih agak gelap, dan di bawah lampu dapur menciptakan siluet hangat. Saat Laras sibuk menyiapkan piring, sepasang lengan kekar melingkar lembut di pinggangnya dari belakang. Aroma aftershave sang suami yang khas menggelitik indra penciumannya."Pagi, Istriku," bisik Dirga dengan suara serak khas bangun tidur. Tangan pria itu bergerak aktif, meremas dada dan membelai lembut perut Laras yang masih rata. "Kamu tambah seksi saja, Mi."Laras terkekeh pelan, sesaat menyandarkan kepalanya ke bahu Dirga. "Mas selalu mode mesum, ya?""Ya, kenapa memangnya?" Dirga menantang, mencium puncak kepala Laras."Ya, Mas belum sembuh betul, jangan mesum dulu," goda Laras. Mengangkat kepalanya lagi.Dalam hitungan detik Dirga membalikkan tubuh Laras menghadapnya, membuat wanita itu menatapnya intens
최신 업데이트 : 2025-12-24 더 보기