Saat ini Arlo sudah sadar. Seluruh dirinya kembali terjebak dalam pertarungan batin.Dia memang orang dengan kemauan yang sangat kuat. Dengan memaksakan tekadnya, dia berhasil menarik keluar serangga nafsu dari sudut pusat energinya.Meskipun begitu, racun sudah menyebar ke seluruh tubuhnya. Dengan kondisi tubuhnya sekarang, racun sebanyak itu sebenarnya bukan masalah besar. Paling-paling hanya membuatnya kehilangan kesadaran selama semalam.Arlo pun melemaskan seluruh tubuhnya dan menyerah melawan kesadarannya sendiri. Dia membiarkan racun nafsu bekerja begitu saja, menganggapnya seperti tidur semalam.Tak lama kemudian, seluruh tubuhnya mulai memerah. Cahaya jernih di matanya perlahan menghilang, hanya menyisakan gejolak merah penuh gairah, sementara kesadarannya perlahan mulai lepas dari dirinya sendiri.Tepat pada saat itu, pintu kamar berbunyi. Tak lama kemudian, tubuh wanita yang lembut menyelinap masuk ke selimutnya. Harum, dingin, lembut, dan gemetar.Tangan wanita itu membelai
Read more