Dylan mengantar Viony sampai ke rumah. Ternyata kedua orang tua Viony sudah kembali pulang. Viony yang baru turun dari mobil, gadis itu bersemangat masuk ke dalam rumah.Sedangkan Dylan mengikutinya dari belakang dengan berjalan santai. "Jadi, bagaimana kondisi Papa, Ma? Kata Dokter bagaimana? Bekas operasi Papa sudah pulih, 'kan?" Gadis cantik itu sangat penasaran. "Iya, Sayang. Sudah kok," jawab Margaret tersenyum hangat. "Jangan terlalu mengkhawatirkan Papa. Kata dokter, Papa sudah pulih. Dan besok, Papa bisa kerja lagi!" seru Maxim bersemangat menatap putrinya. Viony langsung menatapnya dengan sendu. "Papa...." Gadis itu berdecak kecil. "Papa itu baru sembuh, jangan langsung bekerja dulu!" Maxim melirik Dylan hanya hanya diam menahan senyuman saat mendengar Viony menuturi papanya. "Hm, kau dengar 'kan, Dylan? Anakku ini sangat menyayangiku, kau harus bersiap-siap bila ingin menjadi suaminya." Maxim menatap Dylan sambil tertawa renyah. "Iya, Paman. Tapi apa yang dikatakan ol
続きを読む