Susan langsung tersenyum sumringah saat melihat kakak iparnya menghampirinya. Walaupun lampu sudah mulai redup, tapi Susan masih bisa melihat betapa gagah Eddy dengan jas dan tuxedonya, pria yang tidak pernah gagal membuatnya berhasrat. Apalagi malam ini, Eddy akan menunjukkan cintanya dengan membelikan Susan Blue Diamond Necklace. Susan melirik Elisa sejenak di sana, sebelum ia tersenyum sinis. "Ayah, Ibu, Susan," sapa Eddy saat akhirnya ia menghampiri semua orang. "Eddy, kau gagah sekali," puji Hilda. Namun, Arman hanya mengangguk tanpa mengatakan apa pun dan memilih pergi dari sana. Lagi-lagi Eddy mendengus kesal dibuatnya. "Ibu menyusul ayahmu dulu!" seru Hilda yang langsung menyusul Arman, meninggalkan Eddy dan Susan berdua saja. "Kau tampan sekali, Kak." "Dan kau juga cantik seperti biasanya." Tatapan Eddy langsung tertuju pada dada Susan yang hampir meluber keluar karena belahan dada gaunnya cukup rendah. Susan yang melihat ke mana arah tatapan Eddy langsung tersenyum ba
Read more