Air sudah menggenang sampai ke lantai kamar tidur, membasahi karpet kecil di depan pintu kamar mandi.“Itu, Mas! Lihat!” tunjuk wanita itu ke arah pintu kamar mandi yang terbuka.Joko melangkah masuk ke kamar mandi yang sempit itu. Dan benar saja, itu bukan sekadar bocor. Pipa kran di wastafel patah total, mungkin karena sudah karatan. Air bertekanan tinggi menyembur keluar seperti air mancur liar, memancar ke segala arah, membasahi cermin, dinding, dan tentu saja, siapapun yang berani mendekat.“Waduh, ini sih jebol parah,” gumam Joko.Ia melihat wanita itu ikut masuk ke kamar mandi yang sempit di belakangnya, wajahnya cemas. “Bisa dibenerin nggak, Mas? Saya takut kasur saya basah semua.”“Mbak tunggu di luar saja, nanti basah lagi,” kata Joko setengah berteriak agar terdengar di atas suara semburan air.“Nggak apa-apa, Mas! Saya bantu pegangin senter atau apa, lampunya kedap-kedip kena air!” jawab wanita itu keras kepala.Joko tidak punya waktu berdebat. Ia maju, menerjang semburan
Terakhir Diperbarui : 2025-12-06 Baca selengkapnya