Andini menoleh ketika namanya dipanggil. Pria itu datang menemuinya dengan senyuman. Andini melirik dan sedikit bersembunyi dibalik pintu keluar masjid. Jangan sampai tubuhnya terlihat oleh Andra. Ya, Andini tadi melihat suaminya juga berada di tempat ini. Mengikuti kajian dari ustadz Hanan."Mau langsung pulang, Dini? Aku antar, ya!" Tawarnya tanpa ragu."Oh.. nggak usah, mas. Aku mau pergi dulu ke pasar. Mau cari barang.""Biar kutemani saja. Kasihan kamu keluar panas begini."Andini tersenyum masam dibalik cadarnya. "Nggak perlu, mas. Makasih sebelumnya."Andini buru-buru menjauhkan dirinya dari Zul dan berlari kecil menuju gerbang masjid raya ini.Dari jauh, Andra memperhatikan interaksi keduanya. Nah, dokter itu selalu mencari cara untuk mengejar istrinya.Lupakan dulu soal apa yang ingin dia pelajari dari ustadz Hanan. Sekarang Andini lebih penting.Andra ikut keluar dan mencari keberadaan Andini. Hingga sepuluh menit ia berkeliling masjid, Andra tak melihat wanita bercadar puti
Terakhir Diperbarui : 2025-12-20 Baca selengkapnya